Utusan Palestina untuk PBB Berharap Konferensi Jenewa tentang Konflik Timur Tengah Akan Berlangsung Secepat Mungkin

Ket. Foto: Utusan Palestina untuk PBB, Riyad Mansour, Berharap Konferensi Jenewa Mengenai Konflik Timur Tengah Akan Dilangsungkan Secepatnya
Ket. Foto: Utusan Palestina untuk PBB, Riyad Mansour, Berharap Konferensi Jenewa Mengenai Konflik Timur Tengah Akan Dilangsungkan Secepatnya Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Utusan Palestina untuk PBB, Riyad Mansour, di New York menyampaikan dia berharap konferensi Jenewa tentang konflik Timur Tengah akan berlangsung secepat mungkin.

Pernyataan Riyad Mansour muncul setelah Presiden Swiss, Viola Amherd, mengatakan pada awal pekan bahwa sebuah konferensi tentang konflik itu akan diadakan di Jenewa dalam beberapa bulan mendatang.

“Saya tahu bahwa delegasi kami di Jenewa, bersama dengan pemerintah Swiss, sedang menentukan tanggal dan rincian penyelenggaraan konferensi ini,” katanya dalam sebuah pertemuan di Jenewa dengan ACANU atau Asosiasi Koresponden Terakreditasi untuk PBB atau ACANU.

Baca Juga:
Seorang Pelaut Lebanon Diculik oleh Pasukan Komando Angkatan Laut yang Diduga Orang Penjajah Israel

Mengacu pada Konvensi Jenewa Keempat, dia menyatakan saat terjadi kejahatan yang besarnya seperti yang terjadi di Jalur Gaza dan juga Tepi Barat, dengan kekerasan dari para pemukim terhadap penduduk sipil, maka semua negara, anggota Konvensi Jenewa Keempat dan juga hukum humaniter internasional harus memastikan penghormatan terhadap ketentuan-ketentuan Konvensi Jenewa Keempat setiap saat.

Dia mengungkapkan jadi pihaknya berharap negara-negara yang akan segera bertemu untuk menanggapi seruan Majelis Umum untuk menghasilkan sebuah dokumen, sebuah posisi yang akan berkontribusi untuk menghentikan pelanggaran terhadap rakyat Palestina, pelanggaran HAM mereka di wilayah yang diduduki, khususnya di Jalur Gaza.

Dia menambahkan bahwa itulah cara para penyelenggara akan berkontribusi dalam cara mereka untuk memperpendek umur pendudukan ilegal ini dan juga mengakhirinya.

Baca Juga:
Menteri Penjajah Israel Sebut Tentaranya Akan Tetap Berada di Jalur Gaza selama Bertahun-Tahun

Terkait dengan pembentukan gencatan senjata, dia menyatakan Palestina menyambut baik upaya apa pun.

“Kami melakukan segala upaya untuk segera melakukan gencatan senjata karena kami ingin menyelamatkan nyawa,” ucapnya.

Dia menekankan gencatan senjata tidak hanya akan menyelamatkan nyawa warga Palestina, tetapi juga nyawa warga penjajah Israel, termasuk dengan para sandera, karena kelanjutan perang juga mengancam nyawa mereka.

Baca Juga:
Mossad Penjajah Israel Dilaporkan Terlibat dalam Skandal Spionase di Italia

Penjajah Israel terus melancarkan serangan terhadap Jalur Gaza sejak bulan Oktober 2023 meski ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata segera. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Seorang Pelaut Lebanon Diculik oleh Pasukan Komando Angkatan Laut yang Diduga Orang Penjajah Israel

Pasukan komando angkatan laut yang diduga adalah orang penjajah Israel menculik seorang pelaut Lebanon di sebuah kota pesisir.

Menteri Penjajah Israel Sebut Tentaranya Akan Tetap Berada di Jalur Gaza selama Bertahun-Tahun

Menteri Keuangan penjajah Israel menyampaikan tentara penjajah Israel akan tetap berada di Jalur Gaza selama bertahun-tahun.

Mossad Penjajah Israel Dilaporkan Terlibat dalam Skandal Spionase di Italia

Badan intelijen luar negeri penjajah Israel, Mossad, dilaporkan terlibat dalam skandal spionase yang menargetkan perdana menteri Italia.

Seorang Perwira Penjajah Israel Meninggal Karena Luka-Luka yang Dideritanya di Jalur Gaza Selatan

Seorang pemimpin peleton penjajah Israel tewas karena luka-luka yang dideritanya selama pertempuran di Gaza selatan.

Kantor UNRWA di Kamp Pengungsi Nur Shams di Tepi Barat Dirusak Parah oleh Buldozer Penjajah Israel

Buldozer penjajah Israel melakukan kerusakan parah terhadap kantor UNRWA di Kamp Pengungsi Nur Shams di Tepi Barat.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;