Seorang Pelaut Lebanon Diculik oleh Pasukan Komando Angkatan Laut yang Diduga Orang Penjajah Israel

Ket. Foto: Pasukan Komando Angkatan Laut yang Diduga Merupakan Orang Penjajah Israel Menculik Seorang Pelaut Lebanon
Ket. Foto: Pasukan Komando Angkatan Laut yang Diduga Merupakan Orang Penjajah Israel Menculik Seorang Pelaut Lebanon Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Sebuah sumber militer Lebanon pada hari Sabtu, tanggal 2 November 2024, waktu setempat, mengatakan pasukan komando angkatan laut tidak dikenal yang diduga orang penjajah Israel menculik seorang pelaut di kota pesisir Batroun, lebih dari sebulan setelah perang penjajah Israel di Lebanon.

Sumber militer tersebut mengatakan kepada media bahwa pasukan komando angkatan laut menculik seorang warga sipil.

“Penyelidikan sedang dilakukan untuk menentukan apakah operasi tersebut dilakukan oleh penjajah Israel,” katanya.

Baca Juga:
Menteri Penjajah Israel Sebut Tentaranya Akan Tetap Berada di Jalur Gaza selama Bertahun-Tahun

Saat dihubungi oleh media, militer penjajah Israel menyampaikan mereka sedang memeriksa laporan insiden itu.

Kantor berita nasional resmi Lebanon, NNA, menyebutkan pasukan militer tidak dikenal melakukan pendaratan laut di Pantai Batroun, selatan Tripoli, pada Jumat dini hari, 1 November 2024.

“Pasukan itu pergi dengan semua senjata dan peralatannya ke sebuah chalet dekat pantai dan menculik seorang pria Lebanon dan berlayar ke laut lepas dengan speedboat,” ujar mereka.

Baca Juga:
Mossad Penjajah Israel Dilaporkan Terlibat dalam Skandal Spionase di Italia

Seorang kenalan korban penculikan mengindentifikasi dia sebagai mahasiswa Institut Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Maritim atau MARSAT di Batroun.

Dia mengatakan dia dibawa dari perumahan mahasiswa di dekat institut Batroun tetapi merupakan penduduk kota Qmatiyeh yang sebagian besar penduduknya Syiah di selatan.

“Dia sedang menyelesaikan kursus untuk menjadi kapten laut,” ucapnya seraya menambahkan pria tersebut berusia tiga puluhan dan dikenal baik oleh staf pengajar di pusat itu.

Baca Juga:
Seorang Perwira Penjajah Israel Meninggal Karena Luka-Luka yang Dideritanya di Jalur Gaza Selatan

Kota Batroun yang mayoritas penduduknya Kristen relatif terlindungi dari perang penjajah Israel dengan Hizbullah yang telah menghantam Lebanon selatan, Lembah Bekaa timur, dan pinggiran selatan Beirut.

Perang yang telah terjadi sejak tanggal 23 September 2024 tersebut telah menewaskan lebih dari 1.900 orang di Lebanon meski jumlah sebenarnya kemungkinan lebih tinggi karena adanya kesenjangan data. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Menteri Penjajah Israel Sebut Tentaranya Akan Tetap Berada di Jalur Gaza selama Bertahun-Tahun

Menteri Keuangan penjajah Israel menyampaikan tentara penjajah Israel akan tetap berada di Jalur Gaza selama bertahun-tahun.

Mossad Penjajah Israel Dilaporkan Terlibat dalam Skandal Spionase di Italia

Badan intelijen luar negeri penjajah Israel, Mossad, dilaporkan terlibat dalam skandal spionase yang menargetkan perdana menteri Italia.

Seorang Perwira Penjajah Israel Meninggal Karena Luka-Luka yang Dideritanya di Jalur Gaza Selatan

Seorang pemimpin peleton penjajah Israel tewas karena luka-luka yang dideritanya selama pertempuran di Gaza selatan.

Kantor UNRWA di Kamp Pengungsi Nur Shams di Tepi Barat Dirusak Parah oleh Buldozer Penjajah Israel

Buldozer penjajah Israel melakukan kerusakan parah terhadap kantor UNRWA di Kamp Pengungsi Nur Shams di Tepi Barat.

Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menembakkan Gas Air Mata ketika Siswa Palestina Meninggalkan Sekolah di Tepi Barat

Gas air mata ditembakkan oleh pasukan penjajah Israel ke arah siswa Palestina yang meninggalkan sekolah di Tepi Barat.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;