Kantor UNRWA di Kamp Pengungsi Nur Shams di Tepi Barat Dirusak Parah oleh Buldozer Penjajah Israel

Ket. Foto: Kantor UNRWA di Tepi Barat Dirusak Parah oleh Buldozer Penjajah Israel
Ket. Foto: Kantor UNRWA di Tepi Barat Dirusak Parah oleh Buldozer Penjajah Israel Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Kepala UNRWA, Philippe Lazzarini, mengatakan buldozer penjajah Israel merusak parah kantor UNRWA di Kamp Pengungsi Nur Shams di Tepi Barat.

Philippe Lazzarini menyampaikan kantor UNRWA tersebut tidak dapat digunakan lagi.

“Kantor UNRWA itu adalah pusat penyediaan layanan dasar untuk lebih dari 14.000 pengungsi Palestina di kamp itu, termasuk pendidikan untuk anak-anak, sanitasi, kesehatan, dan juga perlindungan sosial,” katanya.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menembakkan Gas Air Mata ketika Siswa Palestina Meninggalkan Sekolah di Tepi Barat

Dia menambahkan selama serangan militernya, tentara penjajah Israel juga menghancurkan jalan, jaringan listrik, dan sistem air di kamp tersebut.

Di sisi lain, serangan roket dari Lebanon ke penjajah Israel utara menewaskan 4 pekerja asing dan 3 warga penjajah Israel, yang menjadi serangan lintas batas paling mematikan di penjajah Israel sejak menginvasi Lebanon.

Beberapa jam kemudian, militer penjajah Israel melaporkan serangan 25 roket dari Lebanon yang menghantam kebun zaitun di pinggiran kota pelabuhan Haifa di penjajah Israel utara.

Baca Juga:
Palestina Tuduh Penjajah Israel Menyita Tanah di Yerusalem Timur untuk Memaksa Penduduk Meninggalkan Kota

Magen David Adom, yang merupakan organisasi medis darurat penjajah Israel, mengatakan serangan tersebut menewaskan seorang pria yang berusia 30 tahun dan seorang wanita berusia 60 tahun dan melukai 2 orang lainnya.

“Pihak berwenang membahayakan mereka dengan mengizinkan mereka bekerja di sepanjang perbatasan tanpa perlindungan yang layak,” ujar Hotline untuk Pengungsi dan Migran, yang merupakan sebuah organisasi penjajah Israel yang mengadvokasi pekerja asing.

Di sisi lain, setidaknya 10 orang, yang sebagian besar merupakan warga sipil, tewas dalam serangan udara di wilayah Qusayr, Suriah, yang berbatasan dengan Lebanon, tempat penjajah Israel menyampaikan serangan tersebut mengenai depot senjata Hizbullah.

Baca Juga:
Militer Penjajah Israel Umumkan Divisi Baru untuk Operasi di Perbatasan dengan Yordania

Kantor berita resmi SANA mengatakan agresi penjajah Israel menargetkan wilayah Qusayr di pedesaan selatan Homs yang mengakibatkan kerusakan material pada kota industri dan beberapa lingkungan pemukiman.

Observatorium Suriah untuk HAMa atau SOHR, pemantau perang yang berpusat di Inggris, menyatakan 3 serangan menargetkan kota Qusayr, tempat Hizbullah beroperasi dan kemudian melaporkan serangan lebih lanjut di daerah itu. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menembakkan Gas Air Mata ketika Siswa Palestina Meninggalkan Sekolah di Tepi Barat

Gas air mata ditembakkan oleh pasukan penjajah Israel ke arah siswa Palestina yang meninggalkan sekolah di Tepi Barat.

Palestina Tuduh Penjajah Israel Menyita Tanah di Yerusalem Timur untuk Memaksa Penduduk Meninggalkan Kota

Penjajah Israel dituduh oleh Palestina menyita tanah di Yerusalem Timur untuk memaksa penduduk untuk meninggalkan kota.

Militer Penjajah Israel Umumkan Divisi Baru untuk Operasi di Perbatasan dengan Yordania

Militer penjajah Israel dikabarkan mengumumkan pembentukan divisi baru untuk operasi perbatasan dengan Yordania.

Warga Sipil di Baalbek Lebanon Diperintahkan Penjajah Israel Mengungsi sebelum Serangan Udara

Penjajah Israel memerintahkan warga sipil di Baalbek yang terletak di Lebanon timur untuk segera mengungsi sebelum serangan udara.

Petani Palestina di Tepi Barat Diserang oleh Pemukim Penjajah Israel saat sedang Memetik Buah Zaitun

Pemukim penjajah Israel menyerang petani Palestina di sebelah timur Qalqilya, Tepi Barat utara, ketika sedang memetik buah zaitun.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;