Militer Penjajah Israel Umumkan Divisi Baru untuk Operasi di Perbatasan dengan Yordania

Ket. Foto: Divisi Baru untuk Operasi di Perbatasan dengan Yordania Dibentuk Penjajah Israel
Ket. Foto: Divisi Baru untuk Operasi di Perbatasan dengan Yordania Dibentuk Penjajah Israel Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Militer penjajah Israel dilaporkan mengumumkan divisi baru untuk operasi perbatasan dengan Yordania.

Militer penjajah Israel menyampaikan misi divisi baru tersebut adalah untuk memperkuat pertahanan wilayah perbatasan dan menghentikan penyelundupan senjata sambil menjaga perbatasan yang damai dan memperkuat kerja sama dengan tentara Yordania.

Diketahui bahwa penjajah Israel dan Yordania menandatangani perjanjian damai pada tahun 1994 dan mempunyai hubungan keamanan yang erat.

Baca Juga:
Warga Sipil di Baalbek Lebanon Diperintahkan Penjajah Israel Mengungsi sebelum Serangan Udara

Di bulan Agustus lalu, sebuah serangan oleh seorang pengemudi truk bersenjata menewaskan 3 penjaga perbatasan penjajah Israel di jembatan perbatasan Jembatan Raja Hussein (Allenby) antara Tepi Barat yang diduduki dan Yordania.

Di sisi lain, Iran mengaku telah membunuh separatis yang terkait dengan penjajah Israel.

Media pemerintah Iran melaporkan bahwa agen intelijen membunuh seorang anggota kelompok separatis yang dituduh mempunyai hubungan dengan penjajah Israel dan menangkap 2 lainnya di barat laut negara tersebut.

Baca Juga:
Petani Palestina di Tepi Barat Diserang oleh Pemukim Penjajah Israel saat sedang Memetik Buah Zaitun

“Agen dinas intelijen menewaskan salah satu anggota utama kelompok teroris ini dan 2 orang lainnya ditangkap,” kata televisi pemerintah.

Disebutkan juga senjata mereka telah disita.

Dikatakan mereka terdeteksi mencoba memasuki provinsi Azerbaijan Barat Iran dari wilayah semi-otonom Kurdi di Irak utara yang merupakan tempat beberapa kelompok Kurdi Iran yang diasingkan bermarkas dengan tujuan menyebabkan kerusuhan, teror, dan ketidakamanan.

Baca Juga:
Sejumlah Warga Palestina Dilaporkan Diculik oleh Pasukan Penjajah Israel di Tepi Barat

Tidak disebutkan secara rinci kelompok mana yang menjadi anggotanya dan hanya disebutkan bahwa itu adalah kelompok yang berafiliasi dengan rezim Zionis, yang merujuk pada penjajah Israel.

Di sisi lain, pejabat Departemen Luar Negeri AS telah mengidentifikasi hampir 500 insiden potensial di mana warga sipil terluka akibat senjata yang dipasok AS selama serangan militer penjajah Israel di Jalur Gaza.

Tetapi tidak ada tindakan lebih lanjut yang diambil terhadap semua insiden itu, 3 sumber, termasuk dengan seorang pejabat AS yang mengetahui masalah itu, mengatakan pekan ini.

Baca Juga:
109 Orang Tewas dan Lebih dari 40 Hilang dalam Serangan Penjajah Israel di Beit Lahia Gaza Utara

Insiden itu, beberapa di antaranya mungkin melanggar hukum humaniter internasional, menurut sumber itu, telah tercatat sejak 7 Oktober tahun lalu. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Warga Sipil di Baalbek Lebanon Diperintahkan Penjajah Israel Mengungsi sebelum Serangan Udara

Penjajah Israel memerintahkan warga sipil di Baalbek yang terletak di Lebanon timur untuk segera mengungsi sebelum serangan udara.

Petani Palestina di Tepi Barat Diserang oleh Pemukim Penjajah Israel saat sedang Memetik Buah Zaitun

Pemukim penjajah Israel menyerang petani Palestina di sebelah timur Qalqilya, Tepi Barat utara, ketika sedang memetik buah zaitun.

Sejumlah Warga Palestina Dilaporkan Diculik oleh Pasukan Penjajah Israel di Tepi Barat

Pasukan pendudukan penjajah Israel menculik sejumlah warga Palestina di Tepi Barat selama serangan fajar dan juga serangan pagi.

109 Orang Tewas dan Lebih dari 40 Hilang dalam Serangan Penjajah Israel di Beit Lahia Gaza Utara

Serangan penjajah Israel di Beit Lahia yang terletak di Jalur Gaza utara menyebabkan 109 orang meninggal dan lebih dari 40 orang hilang.

Hizbullah Umumkan Sheikh Naim Qassem Telah Terpilih sebagai Sekretaris Jenderal yang Baru

Sheikh Naim Qassem dilaporkan telah terpilih sebagai sekretaris jenderal Hizbullah yang baru menggantikan Hassan Nasrallah.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;