Penjajah Israel Dilaporkan Hancurkan Masjid Terakhir di Desa Badui Gurun Negev

Ket. Foto: Pihak Berwenang Penjajah Israel Menghancurkan Masjid Terakhir di Desa Badui di Gurun Negev
Ket. Foto: Pihak Berwenang Penjajah Israel Menghancurkan Masjid Terakhir di Desa Badui di Gurun Negev Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pihak berwenang penjajah Israel pada tanggal 14 November 2024, waktu setempat, menyerbu Desa Badui Umm Al-Hiran di Gurun Negev di penjajah Israel selatan.

Pasukan penjajah Israel menghancurkan masjidnya, yang menjadi masjid terakhir dan bangunan terakhir yang tersisa di desa tersebut, menyusul penghancuran rumah-rumah penduduk sebelumnya.

Menurut laporan, polisi menahan 3 pria menjelang pembongkaran dan keberadaan mereka saat ini tidak diketahui.

Baca Juga:
Viral Momen Presiden Prabowo Kenalkan Menlu Sugiono dan Mayor Teddy ke Joe Biden di Gedung Putih Amerika Serikat

Penduduk Badui di Umm Al-Hiran, Ras Jaraba, dan juga sepuluh desa lain di dekatnya menghadapi pemindahan paksa yang mendesak karena otoritas penjajah Isarel berencana membangun kota-kota Yahudi baru di lokasi desa-desa Arab itu.

Banyak penduduk yang memilih untuk merobohkan rumah mereka sendiri untuk menghindari pengenaan biaya evakuasi dan juga pembongkaran oleh otoritas penjajah Israel.

Sementara tentara penjajah Israel merobohkan masjid seperti yang ditunjukkan dalam rekaman video yang dibagikan oleh Dewan Regional untuk Desa Badui yang Tidak Diakui di Negev, sebuah lembaga nirlaba yang mewakili komunitas terpinggirkan ini.

Baca Juga:
Penjajah Israel Hancurkan Rumah Warga Palestina di Yerusalem Timur dan Hebron

“Pembongkaran ini sebagai babak berikutnya dalam pembersihan etnis dan pengusiran orang Arab di negara ini, “ kecam seorang juru bicara dewan.

Otoritas penjajah Israel juga memerintahkan penduduk Umm Al-Hiran untuk  mengungsi paling lambat pada 24 November 2024 untuk memberi jalan untuk pembangunan kota Yahudi baru, Dror, di atas reruntuhannya.

Ras Jaraba, berdasarkan rencana yang sama, akan menjadi wilayah hukum Dimona.

Baca Juga:
2 Orang Tewas dan 2 Lainnya Terluka dalam Serangan Tentara Penjajah Israel di Timur Tulkarem

Permintaan dari penduduk kedua desa untuk diikutsertakan dalam pembangunan baru ditolak dan pihak berwenang menuntut evakuasi segera Umm Al-Hiran untuk pembangunan kota khusus Yahudi.

Gurun Negev atau Naqab merupakan rumah untuk sekitar 51 desa Arab yang tidak diakui dan terus-menerus menjadi sasaran pembongkaran menjelang rencana untuk menjadikan daerah itu sebagai daerah Yahudi dengan membangun rumah untuk komunitas Yahudi baru.

Buldozer penjajah Israel, yang dikenakan biaya kepada orang Badui, telah menghancurkan segalanya, mulai dari pohon hingga tangki air, tetapi penduduk Badui telah mencoba membangun kembali setiap saat. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pemerintah Penjajah Israel sedang Ajukan RUU yang Akan Melarang Pengibaran Bendera Palestina di Universitas yang Didanai

RUU yang akan melarang pengibaran bendera Palestina di universitas yang didanai sedang diajukan oleh pemerintah penjajah Israel.

Kementerian Telekomunikasi dan Ekonomi Digital Palestina Luncurkan Layanan Kode Pos di Google Maps

Layanan kode pos di Google Maps dilaporkan diluncurkan oleh Kementerian Telekomunikasi dan Ekonomi Digital Palestina.

Viral Momen Presiden Prabowo Kenalkan Menlu Sugiono dan Mayor Teddy ke Joe Biden di Gedung Putih Amerika Serikat

Bertemu Joe Biden, Presiden Prabowo kenalkan Menlu Sugiono dan Sekretaris Kabinet Mayor Teddy di Gedung Putih.

Penjajah Israel Hancurkan Rumah Warga Palestina di Yerusalem Timur dan Hebron

Rumah yang merupakan milik warga Palestina di Yerusalem Timur dan Hebron dilaporkan dihancurkan pasukan penjajah Israel.

2 Orang Tewas dan 2 Lainnya Terluka dalam Serangan Tentara Penjajah Israel di Timur Tulkarem

Serangan tentara penjajah Israel di pinggiran kota Ezbet al-Jarad di timur kota Yerusalem menyebabkan 2 orang tewas dan 2 lainnya terluka.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;