Amerika Serikat Dilaporkan Menjatuhkan Sanksi kepada Sejumlah Pejabat Hamas

Ket. Foto: Pada hari ke-411 Genosida Jalur Gaza, AS Menjatuhkan Sanksi kepada Sejumlah Pejabat Hamas
Ket. Foto: Pada hari ke-411 Genosida Jalur Gaza, AS Menjatuhkan Sanksi kepada Sejumlah Pejabat Hamas Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Amerika Serikat telah menjatuhkan sanksi kepada sejumlah pejabat senior Hamas.

Langkah tersebut diumumkan oleh Departemen Keuangan Amerika Serikat.

Menurut laporan, Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri atau OFAC Departemen Keuangan Amerika Serikat menunjuk 6 pejabat senior Hamas, termasuk dengan perwakilan kelompok teroris di luar negeri, seorang anggota senior sayap militer Hamas Brigade Al-Qassam, dan individu yang terlibat dalam mendukung upaya penggalangan dana dan juga penyelundupan senjata ke Jalur Gaza.

Baca Juga:
Seorang Perwira Cadangan di IDF Melarikan Diri dari Siprus untuk Menghindari Penuntutan Hukum atas Tuduhan Kejahatan Perang

“Pejabat yang menjadi sasaran dalam sayap militer Hamas adalah pemimpin veteran Abd Al-Rahman Ismail Abd Al-Rahman Ghanimat yang saat ini tinggal di Turki,” kata mereka.

Amerika Serikat menuduhnya bertanggung jawab atas berbagai serangan terhadap penjajah Israel.

Selain Ghanimat, sanksi itu mencakup Basem Naim, Ghazi Ahmad, Musa Akari, Salama Mari, dan Mohammad Nazzal.

Baca Juga:
Pengadilan Distrik Yerusalem Perintahkan Otoritas Palestina untuk Memberikan Kompensasi kepada Keluarga Pemukim

Pelaksana Tugas Wakil Menteri Keuangan atau Wamenkeu untuk Terorisme dan Intelijen Keuangan, Bradley T. Smith, mengklaim bahwa Hamas terus bergantung pada pejabat kunci yang tampaknya mempunyai peran yang sah dan berhadapan dengan publik dalam kelompok itu tetapi memfasilitasi kegiatan teroris mereka.

“Mewakili kepentingan mereka di luar negeri dan juga mengoordinasikan pengiriman uang dan barang ke Jalur Gaza,” tuturnya.

Sanksi itu diumumkan pada hari ke-411 genosida penjajah Israel di Jalur Gaza yang didukung oleh Amerika Serikat dan Eropa.

Baca Juga:
Rabi Ekstremis Penjajah Israel Dilaporkan Mendesak Pemberantasan Umat Islam

Penjajah Israel terus membombardir warga sipil tanpa ampun dan menghalangi masuknya bantuan kemanusiaan yang menyebabkan kekurangan gizi dan kelaparan, terutama di Jalur Gaza utara.

Di sisi lain, 2 pengacara Maroko menyerukan peningkatan koordinasi hukum internasional untuk menangkap dan juga mengadili Perdana Menteri penjajah Israel, Benjamin Netanyahu, dan lainnya di ICC atas tuduhan melakukan genosida di Jalur Gaza.

Permohonan ini disampaikan dalam surat yang ditujukan kepada Mekkaoui Benaissa, yang merupakan Sekretaris Jenderal Persatuan Pengacara Arab (ALU) oleh Abdel Rahim El Jamai, Presiden Asosiasi Pengacara Maroko, dan pengacara Khaled El Sefiani. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Seorang Perwira Cadangan di IDF Melarikan Diri dari Siprus untuk Menghindari Penuntutan Hukum atas Tuduhan Kejahatan Perang

Untuk menghindari penuntutan hukum atas tuduhan kejahatan perang, seorang perwira cadangan di IDF melarikan diri dari Siprus.

Pengadilan Distrik Yerusalem Perintahkan Otoritas Palestina untuk Memberikan Kompensasi kepada Keluarga Pemukim

Otoritas Palestina atau PA diperintahkan oleh Pengadilan Distrik Yerusalem untuk memberikan kompensasi kepada keluarga pemukim.

Rabi Ekstremis Penjajah Israel Dilaporkan Mendesak Pemberantasan Umat Islam

Rabi ekstremis penjajah Israel, Zamir Cohen, telah melancarkan serangan terhadap Nabi Muhammad, umat Islam dan Islam.

Serangan Penjajah Israel di Beit Lahiya di Jalur Gaza Utara Tewaskan 8 Warga Palestina

Menurut laporan, setidaknya 8 warga Palestina tewas dalam serangan udara penjajah Israel di kota utara Beit Lahiya.

Pasukan Penjajah Israel Serang Staf Palestina setelah Menyerbu Sekolah di Lembah Yordan Utara

Seorang staf Palestina diserang oleh pasukan penjajah Israel setelah menyerbu sekolah yang berada di Lembah Yordan utara.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;