Seorang Perwira Cadangan di IDF Melarikan Diri dari Siprus untuk Menghindari Penuntutan Hukum atas Tuduhan Kejahatan Perang

Ket. Foto: Seorang Perwira Cadangan di IDF Dilaporkan Melarikan Diri dari Siprus
Ket. Foto: Seorang Perwira Cadangan di IDF Dilaporkan Melarikan Diri dari Siprus Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Seorang perwira cadangan di IDF telah melarikan diri dari Siprus untuk menghindari penuntutan hukum atas tuduhan kejahatan perang.

Menurut laporan, tentara tersebut, yang bernama Elisha Livman, sedang berlibur bersama istrinya ke Siprus tetapi pergi setelah Yayasan Hind Rajab Belgia menerbitkan klip video dirinya yang bertempur di Jalur Gaza.

Dalam salah satu klip Elisha Livman mengatakan ‘Kami tidak akan berhenti hingga kami membakar seluruh Jalur Gaza’.

Baca Juga:
Pengadilan Distrik Yerusalem Perintahkan Otoritas Palestina untuk Memberikan Kompensasi kepada Keluarga Pemukim

Livman menerima panggilan mendesak dari Kementerian Luar Negeri penjajah Israel yang bertemu dengan Kementerian Kehakiman dan memutuskan bahwa perwira itu harus segera meninggalkan Siprus sebelum dia dituduh melakukan kejahatan perang dan genosida.

Situs web Hind Rajab Foundation menerangkan organisasi itu telah mengajukan pengaduan resmi kepada otoritas Siprus dengan memberikan banyak bukti terhadap Livman, termasuk rekaman video yang memperlihatkan dia membakar rumah dan juga properti warga sipil di Jalur Gaza.

Yayasan itu juga merujuk pada unggahan petugas penjajah Israel itu di media sosialnya selama kunjungannya ke Siprus di mana dia menghasut kekerasan terhadap sebuah restoran Lebanon.

Baca Juga:
Rabi Ekstremis Penjajah Israel Dilaporkan Mendesak Pemberantasan Umat Islam

Penjajah Israel juga telah mengajukan pengaduan terhadap 1.000 tentaranya ke Mahkamah Kriminal Internasional atas tuduhan melakukan genosida di Jalur Gaza, selain kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Laporan mengemukakan bahwa Livman menceritakan fakta bahwa dia dan istrinya sedang bepergian ke Siprus untuk berlibur.

“Pengumuman ini menjadi dasar untuk organisasi pro-Palestina, termasuk kelompok Belgia March 30, untuk mengajukan surat perintah penangkapan,” bunyi laporan itu.

Baca Juga:
Serangan Penjajah Israel di Beit Lahiya di Jalur Gaza Utara Tewaskan 8 Warga Palestina

Ditambahkan bahwa kelompok itu melacak tentara penjajah Israel dengan maksud untuk mengadili mereka di Eropa atas tuduhan kejahatan perang.

Hingga kini, penjajah Israel masih melakukan genosida di Jalur Gaza dan menyebabkan puluhan ribu orang tewas. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pengadilan Distrik Yerusalem Perintahkan Otoritas Palestina untuk Memberikan Kompensasi kepada Keluarga Pemukim

Otoritas Palestina atau PA diperintahkan oleh Pengadilan Distrik Yerusalem untuk memberikan kompensasi kepada keluarga pemukim.

Rabi Ekstremis Penjajah Israel Dilaporkan Mendesak Pemberantasan Umat Islam

Rabi ekstremis penjajah Israel, Zamir Cohen, telah melancarkan serangan terhadap Nabi Muhammad, umat Islam dan Islam.

Serangan Penjajah Israel di Beit Lahiya di Jalur Gaza Utara Tewaskan 8 Warga Palestina

Menurut laporan, setidaknya 8 warga Palestina tewas dalam serangan udara penjajah Israel di kota utara Beit Lahiya.

Pasukan Penjajah Israel Serang Staf Palestina setelah Menyerbu Sekolah di Lembah Yordan Utara

Seorang staf Palestina diserang oleh pasukan penjajah Israel setelah menyerbu sekolah yang berada di Lembah Yordan utara.

Warga Gaza Menjual Pakaian yang Diambil dari Reruntuhan Karena Sangat Membutuhkan Uang

Pakaian yang diambil dari reruntuhan-reruntuhan dilaporkan dijual oleh warga Jalur Gaza karena sangat memerlukan uang.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;