Asosiasi Dokter Palestina di Eropa Telah Kumpulkan Lebih dari 150 Ribu USD untuk Mendukung Mahasiswa Kedokteran di Gaza

Ket. Foto: PalMed Telah Mengumpulkan Lebih dari 150 Ribu USD untuk Mendukung Mahasiswa Kedokteran di Jalur Gaza
Ket. Foto: PalMed Telah Mengumpulkan Lebih dari 150 Ribu USD untuk Mendukung Mahasiswa Kedokteran di Jalur Gaza Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Asosiasi Dokter Palestina di Eropa yang dikenal sebagai PalMed telah mengumpulkan lebih dari 150.000 USD untuk mendukung mahasiswa kedokteran di Jalur Gaza melalui inisiatif Pendidikan Kedokteran Gaza.

Jumlah tersebut terkumpul dalam sebuah konferensi yang diadakan di Royal College of Physicians di London.

Di bawah tajuk ‘Menghidupkan Kembali Pendidikan Kedokteran di Gaza: Tantangan dan Solusi’, berbagai kesulitan signifikan yang dihadapi infrastruktur pendidikan kedokteran di Gaza disoroti dalam konferensi itu, termasuk blokade yang terus berlangsung hingga sekarang dan penghancuran sistematis fasilitas kesehatan serta pendidikan.

Baca Juga:
Lebanon Tangguhkan Kelas Tatap Muka di Wilayah Beirut hingga Akhir Desember

Acara itu menampilkan diskusi panel dan juga menampilkan presentasi akademis yang menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi internasional dalam mendukung pendidikan kedokteran.

“Dengan berpartisipasi hari ini, Anda sedang mengipasi apa yang dinamakan api harapan, tidak hanya untuk para mahasiswa dan anggota fakultas, tetapi juga untuk seluruh masyarakat Jalur Gaza,” kata Ketua Konferensi, Dr. Hossam Al-Din Adwan, seorang konsultan bedah di Rumah Sakit Universitas Wirral di Inggris, kepada para peserta.

Tokoh-tokoh internasional terkemuka diketahui turut hadir, termasuk Profesor Mads Gilbert dari Norwegia, yang terkenal karena dukungan kemanusiaannya untuk Gaza, dan Dr. Hussam Zomlot, Duta Besar Palestina untuk Inggris, yang menekankan peran penting pendidikan dalam ketahanan Palestina.

Baca Juga:
Pemerintah Penjajah Israel Menjatuhkan Sanksi terhadap Surat Kabar Tertua Karena Artikelnya yang Merugikan Penjajah Israel

Dr. Riyad Misharqa, Ketua Dewan Penasihat PalMed juga memuji tekad dan keunggulan mahasiswa kedokteran Gaza dengan menekankan peran inisiatif itu dalam memastikan masa depan mereka dan keberlanjutan sekolah kedokteran Gaza.

Mahasiswa dari Gaza mengikuti konferensi daring. Lina Abu Hein menggambarkan kesulitan dan bahaya sehari-hari yang harus mereka hadapi, khususnya saat bepergian ke rumah sakit untuk pelatihan klinis.

Dia juga menyoroti sumber daya penting yang diperlukan untuk mendukung pendidikan mereka.

Baca Juga:
Pemerintah Penjajah Israel Menunjuk Sekutu Netanyahu sebagai Duta Besar untuk Amerika Serikat

Tariq Abdel Jawad, yang merupakan ketua komite keterlibatan mahasiswa dalam inisiatif pendidikan kedokteran, berbagi pengalaman pribadinya dan peran yang telah dia dan rekan-rekannya mainkan di rumah sakit selama perang.

Dalam kesempatan tersebut, dia menekankan dukungan internasional memberi mereka harapan dan motivasi untuk melanjutkan pendidikan dan mengabdi kepada masyarakat. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Lebanon Tangguhkan Kelas Tatap Muka di Wilayah Beirut hingga Akhir Desember

Kelas tatap muka di wilayah Beirut, Lebanon, ditangguhkan oleh Lebanon hingga akhir bulan Desember tahun 2024 mendatang.

Pemerintah Penjajah Israel Menjatuhkan Sanksi terhadap Surat Kabar Tertua Karena Artikelnya yang Merugikan Penjajah Israel

Pemerintah penjajah Israel menjatuhkan sanksi terhadap surat kabar tertua di penjajah Israel karena artikelnya yang merugikan.

Pemerintah Penjajah Israel Menunjuk Sekutu Netanyahu sebagai Duta Besar untuk Amerika Serikat

Sekutu Benjamin Netanyahu, Yechiel Leiter, ditunjuk oleh pemerintah penjajah Israel sebagai duta besar untuk Amerika Serikat.

Tentara Penjajah Israel Membantu Pemimpin Pemukim Ekstremis Memasuki Gaza Guna Survei Lokasi Pemukiman

Pemimpin pemukim ekstremis dibantu oleh tentara penjajah Israel untuk memasuki Jalur Gaza guna mensurvei lokasi pemukiman.

UNRWA Terbitkan Peta Terperinci yang Menggambarkan Bencana Kemanusiaan di Jalur Gaza

Peta terperinci yang menggambarkan bencana kemanusiaan yang terjadi di Jalur Gaza dilaporkan diterbitkan oleh UNRWA.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;