Seorang Koki Asal Gaza Dilaporkan Tewas Akibat Serangan Pesawat Tak Berawak Penjajah Israel

Ket. Foto: Koki Asal Gaza Tewas Akibat Serangan Pesawat Tak Berawak Penjajah Israel
Ket. Foto: Koki Asal Gaza Tewas Akibat Serangan Pesawat Tak Berawak Penjajah Israel Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Mahmoud Almadhoun, yang merupakan koki asal Gaza salah satu pendiri Gaza Soup Kitchen, tewas oleh serangan pesawat tak berawak penjajah Israel saat dia melakukan kunjungan rutin ke RS Kamal Adwan di Jalur Gaza utara, tempat dia memberi makan orang-orang terlantar yang mencari perlindungan.

Mahmoud Almadhoun adalah salah satu dari 300.000 warga Palestina yang masih tinggal di Beit Lahiya, sebelah utara Jalur Gaza, sebuah wilayah yang menurut PBB tengah menghadapi bencana kelaparan.

Dengan rumah, toko roti, lahan pertanian, peternakan ayam, dan armada penangkapan ikan mereka dihancurkan oleh militer penjajah Israel, Mahmoud Almadhoun dan keluarganya terpaksa bergantung pada pakan ternak untuk bertahan hidup.

Baca Juga:
Warga Palestina Kecam Keputusan Penjajah Israel untuk Menyita Pengeras Suara dari Masjid

Di bulan Februari lalu, dia memutuskan untuk memulai Dapur Umum Gaza menggunakan apa pun yang dapat mereka dapatkan karena hampir tidak ada bantuan yang memasuki wilayah itu, dengan Anera dan World Central Kitchen menghentikan operasinya setelah serangan penjajah Israel menargetkan konvoi mereka.

Pada hari pertama, dia dan timnya memberi makan 120 keluarga.

Sejak saat itu, dapur tersebut telah menyediakan makanan hangat dan air minum kepada warga Palestina sementara penjajah Israel terus melancarkan serangannya.

Baca Juga:
Seorang Anak Meninggal Karena Kekurangan Oksigen dan Pasokan Medis di Jalur Gaza Utara

Dalam sebuah opini untuk media di bulan April, Mahmoud Almadhoun menulis bahwa dia dan keluarganya akan memberi makan tetangga mereka selama mereka bisa.

“Kami akan terus mengabdi pada masyarakat kami, mengingat bahwa ketika semua hal telah gegal untuk Palestina, tanah kami tidak gagal,” ujarnya.

Dia meninggalkan 7 orang anak, yang termuda baru berusia 2 minggu dan yang tertua baru pulih dari cedera yang disebabkan oleh quadcopter penjajah Israel.

Baca Juga:
WFP Umumkan Penutupan Toko Roti di Jalur Gaza Tengah Akibat Penjajah Israel Halangi Pasokan

Dia juga menjadi viral di bulan September lalu setelah video dirinya memberi makan kerumunan warga Palestina yang lapar dipublikasikan secara daring.

Dapur Umum Gaza juga telah menjadi klinik untuk merawat anak-anak yang menderita infeksi kulit.

Klinik ini menjadi penyelamat untuk RS Kamal Adwan yang telah mengalami serangan gencar dari penjajah Israel selama beberapa minggu terakhir. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Warga Palestina Kecam Keputusan Penjajah Israel untuk Menyita Pengeras Suara dari Masjid

Keputusan penjajah Israel untuk menyita pengeras suara dari masjid di kota-kota Arab di penjajah Israel dikecam oleh warga Palestina.

Seorang Anak Meninggal Karena Kekurangan Oksigen dan Pasokan Medis di Jalur Gaza Utara

Karena kekurangn oksigen dan juga pasokan medis di tengah pengepungan, seorang anak meninggal di Jalur Gaza utara.

WFP Umumkan Penutupan Toko Roti di Jalur Gaza Tengah Akibat Penjajah Israel Halangi Pasokan

Penutupan toko roti di Jalur Gaza tengah diumumkan oleh WFP akibat penjajah Israel menghalangi pasokan ke Jalur Gaza.

Seorang Anggota Pertahanan Sipil Palestina Tewas dalam Serangan Udara Penjajah Israel di Jalur Gaza Utara

Serangan udara penjajah Israel menewaskan seorang anggota Pertahanan Sipil Palestina di Kamp Pengungsi Jabalia di Jalur Gaza utara.

Militer Penjajah Israel Tewaskan 3 Pekerja Bantuan dalam Serangan Mematikan di Khan Younis

3 pekerja bantuan kemanusiaan World Central Kitchen tewas dalam serangan yang mematikan di Khan Younis, di Jalur Gaza selatan.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;