Kemenkes Sebut Mayat-Mayat Menguap ketika Penjajah Israel Menggunakan Senjata Terlarang di Jalur Gaza

Ket. Foto: Mayat-Mayat Menguap saat Penjajah Israel Menggunakan Senjata Terlarang di Gaza
Ket. Foto: Mayat-Mayat Menguap saat Penjajah Israel Menggunakan Senjata Terlarang di Gaza Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Dr Munir Al-Bursh, yang merupakan Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza, mengatakan penjajah Israel menggunakan senjata yang dilarang secara internasional dan ada kesaksian bahwa beberapa mayat telah diuapkan.

Dr Munir Al-Bursh menyampaikan ada jenis luka bakar yang belum pernah dilihat sebelumnya.

Dr Munir Al-Bursh menekankan minimnya obat-obatan di wilayah itu mengakibatkan para korban meninggal di jalanan.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Mencabut Sekitar 150 Pohon Zaitun di Sebelah Timur Betlehem Tepi Barat

Dia menyerukan penyelidikan internasional terhadap senjata misterius yang digunakan oleh penjajah Israel dalam perang melawan Jalur Gaza, khususnya di bagian utara Jalur Gaza.

Penjajah Israel telah memberlakukan pengepungan yang ketat terhadap Jalur Gaza sejak bulan Oktober 2024, melarang masuknya makanan, air, obat-obatan, dan kebutuhan pokok lainnya yang menyebabkan kelaparan buatan manusia.

Di sisi lain, Hamas menyampaikan bahwa 33 sandera di Jalur Gaza telah tewas selama perang hampir 14 bulan antara kelompok Palestina dan penjajah Israel di daerah kantong tersebut tanpa menyebutkan kewarganegaraan mereka.

Baca Juga:
Seorang Koki Asal Gaza Dilaporkan Tewas Akibat Serangan Pesawat Tak Berawak Penjajah Israel

“Sandera lainnya telah hilang,” ujar mereka.

Dalam sebuah pernyataan yang ditujukan kepada penjajah Israel Hamas menyebutkan dengan berlanjutnya perang gila ‘Anda’, ‘Anda’ dapat kehilangan sandera ‘Anda’ selamanya.

“Lakukan apa yang harus Anda lakukan sebelum terlambat,” pungkas mereka.

Baca Juga:
Warga Palestina Kecam Keputusan Penjajah Israel untuk Menyita Pengeras Suara dari Masjid

Hamas menerbitkan sebuah vide yang disebutkan merinci kapan dan bagaimana para sandera dibunuh dan menyalahkan Perdana Menteri penjajah Israel, Benjamin Netanyahu, atas nasib mereka.

Militer penjajah Israel tidak segera berkomentar yang terjadi ketika serangan militer penjajah Israel terus berlanjut di Jalur Gaza.

Hamas telah menyerukan diakhirinya perang dan penarikan total penjajah Israel dari Jalur Gaza sebagai bagian dari kesepakatan untuk membebaskan sandera yang tersisa.

Baca Juga:
Seorang Anak Meninggal Karena Kekurangan Oksigen dan Pasokan Medis di Jalur Gaza Utara

Netanyahu telah menyatakan perang akan terus berlanjut sehingga Hamas dibasmi dan tidak lagi menjadi ancaman untuk penjajah Israel. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pasukan Penjajah Israel Mencabut Sekitar 150 Pohon Zaitun di Sebelah Timur Betlehem Tepi Barat

Sekitar 150 pohon zaitun di Desa Al-Minya, yang terletak di sebelah timur Betlehem di Tepi Barat, dicabut oleh pasukan penjajah Israel.

Seorang Koki Asal Gaza Dilaporkan Tewas Akibat Serangan Pesawat Tak Berawak Penjajah Israel

Serangan pesawat tak berawak penjajah Israel menewaskan seorang koki asal Jalur Gaza salah satu pendiri Gaza Soup Kitchen.

Warga Palestina Kecam Keputusan Penjajah Israel untuk Menyita Pengeras Suara dari Masjid

Keputusan penjajah Israel untuk menyita pengeras suara dari masjid di kota-kota Arab di penjajah Israel dikecam oleh warga Palestina.

Seorang Anak Meninggal Karena Kekurangan Oksigen dan Pasokan Medis di Jalur Gaza Utara

Karena kekurangn oksigen dan juga pasokan medis di tengah pengepungan, seorang anak meninggal di Jalur Gaza utara.

WFP Umumkan Penutupan Toko Roti di Jalur Gaza Tengah Akibat Penjajah Israel Halangi Pasokan

Penutupan toko roti di Jalur Gaza tengah diumumkan oleh WFP akibat penjajah Israel menghalangi pasokan ke Jalur Gaza.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;