Kontroversi Gus Miftah Jadi Sorotan Internasional, PM Malaysia Kecam Sikap Angkuh yang Merusak Citra Tokoh Agama

Gus Miftah mengakui kesalahan setelah mendapat kritik keras dari PM Malaysia dan masyarakat Indonesia.
Gus Miftah mengakui kesalahan setelah mendapat kritik keras dari PM Malaysia dan masyarakat Indonesia. Source: Foto/Tangkap layar Instagram @fakta.indo

Internasional, gemasulawesi - Kontroversi yang melibatkan Gus Miftah, seorang tokoh agama ternama Indonesia, baru-baru ini menarik perhatian luas, baik di dalam negeri maupun internasional. 

Kejadian bermula dari komentar yang dilontarkan oleh Miftah, yang menjadikan seorang pedagang es teh bernama Sunhaji sebagai bahan candaan dalam ceramahnya. 

Komentar tersebut langsung menuai kecaman dari berbagai pihak, termasuk Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, yang menyebut tindakan Miftah sebagai contoh sikap sombong dan angkuh yang tidak layak dikeluarkan oleh seorang tokoh agama.

Dalam pernyataannya, Anwar Ibrahim mengungkapkan keprihatinannya terhadap komentar tersebut, mengingat Miftah adalah seorang pendakwah yang dihormati banyak orang. 

Baca Juga:
Komentari Jokowi yang Mengunjungi Presiden Prabowo di Kertanegara, Rocky Gerung: Pasti Bukan Sekedar Makan Malam

Anwar menegaskan bahwa seorang tokoh agama seharusnya bisa menunjukkan contoh sikap rendah hati dan menghargai mereka yang bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarga. 

"Komentar semacam itu hanya akan merendahkan dan menambah jarak antara masyarakat dengan tokoh agama. Kita harus lebih berhati-hati dalam berbicara, terutama ketika kita tahu bahwa setiap kata kita memiliki dampak yang besar," kata Anwar, dikutip pada Sabtu, 7 Desember 2024.

Reaksi keras dari PM Malaysia ini langsung disambut oleh banyak pihak di Indonesia, baik dari kalangan netizen maupun tokoh agama lainnya. 

Di media sosial, banyak warganet yang mengkritik keras tindakan Miftah, dengan menyebutnya tidak pantas dilakukan oleh seorang pendakwah. 

Baca Juga:
Viral Manager di Bangka Sekap Ibu dan Anak Bayi di Kandang Anjing, Kapolda Babel Pastikan Akan Usut Tuntas Kasus

Miftah, yang dikenal dengan gaya dakwah yang blak-blakan, akhirnya mengeluarkan permintaan maaf terbuka kepada publik atas komentarnya yang dianggap menyinggung banyak pihak. 

Dalam pernyataannya, ia mengakui kesalahannya dan menyatakan bahwa komentar tersebut tidak bermaksud merendahkan profesi pedagang, tetapi hanya sebatas guyonan yang tidak tepat. 

"Saya minta maaf jika ada pihak yang merasa tersinggung, saya mengakui bahwa saya salah dan akan lebih berhati-hati lagi dalam berbicara," ujarnya.

Meskipun permintaan maaf ini telah disampaikan, kontroversi masih menyisakan perdebatan panjang di kalangan masyarakat.

Baca Juga:
Viral Dua Pria di Sleman Yogyakarta Nekat Mencuri Burung Siang Bolong, Pelaku Babak Belur Ditangkap Warga

Banyak pihak yang menilai bahwa komentar tersebut tidak hanya menyinggung individu, tetapi juga dapat merusak citra seorang tokoh agama yang seharusnya memberikan teladan. 

Sehingga, kejadian ini menjadi pelajaran penting mengenai pentingnya sikap bijaksana dalam berucap, apalagi bagi mereka yang memiliki pengaruh besar terhadap masyarakat. 

Selain itu, polemik ini juga mengingatkan kita semua bahwa perkataan yang diucapkan oleh tokoh agama harus mengedepankan rasa hormat dan saling menghargai. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Seorang Perwira Senior Penjajah Israel Ditangkap Karena Sengaja Mengabaikan Informasi tentang Serangan Pemukim

Karena sengaja mengabaikan informasi intelijen tentang serangan pemukim, seorang perwira senior penjajah Israel ditangkap.

Penjajah Israel Klaim Telah Membunuh Pejuang Senior Hamas

Pejuang senior Hamas dilaporkan telah dibunuh oleh tentara penjajah Israel yang bekerja sama dengan badan intelijen Shin Bet.

Menteri Keuangan Penjajah Israel Umumkan Penyitaan 5.930,5 Hektare Tanah di Tepi Barat

Penyitaan 5.930,5 hektare tanah di Tepi Barat yang diduduki diumumkan oleh Menteri Keuangan penjajah Israel, Bezalel Smotrich.

Penjajah Israel Secara Intensif Menggunakan Fosfor Putih di Wilayah Selatan Lebanon

Fosfor putih digunakan secara intensif oleh penjajah Israel di wilayah selatan Lebanon yang sesuai dengan zona yang ditandai oleh tentaranya

Pemukim Yahudi Pasang Kawat Berduri di Sekitar Rumah Warga Palestina di Lembah Yordan Utara

Pemukim Yahudi ekstremis diketahui memasang kawat berduri di sekitar rumah-rumah milik warga Palestina di Lembah Yordan utara.

Berita Terkini

wave

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal


See All
; ;