Viral Manager di Bangka Sekap Ibu dan Anak Bayi di Kandang Anjing, Kapolda Babel Pastikan Akan Usut Tuntas Kasus

Tangkap layar video momen Kapolda Babel menemui korban penyekapan yang merupakan seorang ibu dan anak bayi
Tangkap layar video momen Kapolda Babel menemui korban penyekapan yang merupakan seorang ibu dan anak bayi Source: (Foto/Instagram/@humas_poldakep.babel)

Bangka, gemasulawesi - Kasus penyekapan seorang ibu bernama Nadya dan bayinya yang berusia 1 tahun 2 bulan di sebuah kandang anjing di Desa Maras Senang, Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka, menggemparkan publik.

Penyekapan itu diduga dilakukan oleh seorang manajer perusahaan yang menuduh suami Nadya, seorang sopir di perusahaan tersebut, telah mencuri solar.

Kejadian bermula pada 5 Desember 2024, ketika Nadya dipanggil ke perusahaan untuk dimintai keterangan mengenai keberadaan suaminya yang dilaporkan kabur.

Selama penyekapan, Nadya bersama anaknya ditempatkan di sebuah ruangan kecil yang sebelumnya digunakan sebagai kandang anjing.

Baca Juga:
Viral Dua Pria di Sleman Yogyakarta Nekat Mencuri Burung Siang Bolong, Pelaku Babak Belur Ditangkap Warga

Video yang menunjukkan kondisi Nadya dan anaknya di tempat tersebut viral di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun X @neVerAl0nely pada 7 Desember 2024.

Dalam video itu, terlihat mereka berada di ruangan sempit dengan beberapa barang berserakan. Mirisnya, selama disekap, keduanya tidak diberi makanan maupun minuman.

Kejadian ini segera menuai kecaman publik, mendorong pihak kepolisian untuk bertindak cepat.

Kapolda Bangka Belitung, Inspektur Jenderal Hendro Pandowo, mengonfirmasi bahwa Nadya dan anaknya telah berhasil dievakuasi oleh pihak kepolisian.

Baca Juga:
Punya Gelar Sarjana Perikanan, Polisi Tangkap Influencer Kecantikan Ria Agustina Saat Tangani 7 Pasien di Riau Tanpa Izin Medis

Dalam video yang diunggah akun resmi Instagram Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung, Nadya dan anaknya terlihat berada di ruangan Polres Bangka dengan pendampingan dari tim kepolisian.

Kapolda, bersama Dirreskrimum, Dirreskrimsus, dan Kabid Humas, langsung menemui ibu dan anak tersebut pada Sabtu pagi, 7 Desember 2024.

Kapolda Hendro menyatakan bahwa kesehatan Nadya dan anaknya telah diperiksa, dan keduanya mendapatkan pendampingan dari tim kesehatan serta pengacara.

"Yang pertama, kita lakukan pengecekan kesehatan terhadap Ibu dan anaknya dan alhamdulillah sampai sekarang masih ada Tim Kesehatan kita didampingi pengacara," ujar Hendro.

Baca Juga:
KPU Makassar Berhasil Tuntaskan Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara Pilkada 2024

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya telah menetapkan satu orang tersangka berinisial GM setelah melakukan gelar perkara.

GM, yang merupakan manajer perusahaan, kini telah ditahan dan akan menghadapi proses hukum lebih lanjut.

Kapolda Babel memastikan kasus ini akan diselesaikan hingga tuntas untuk menjunjung tinggi keadilan. "Keadilan harus dijunjung tinggi, makanya proses penyidikan sampai dengan nanti berkas perkara dikirim ke kejaksaan, tuntas," ujar Kapolda.

Kasus ini menjadi perhatian serius, mengingat dampak psikologis yang dialami Nadya dan bayinya akibat penyekapan tersebut. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Viral Dua Pria di Sleman Yogyakarta Nekat Mencuri Burung Siang Bolong, Pelaku Babak Belur Ditangkap Warga

Aksi pencurian burung yang dilakukan dua orang pria di Ngaglik Sleman menghebohkan warga setempat, pelaku berhasil ditangkap warga

Raup Rp2 Miliar per Bulan! Jaringan Judi Online Internasional di Tangerang Selatan Terbongkar, Tujuh Orang Diamankan

Operasi polisi bongkar situs judi daring internasional Djarum Toto. Tujuh pelaku yang raih keuntungan miliaran setiap bulan ditangkap.

Punya Gelar Sarjana Perikanan, Polisi Tangkap Influencer Kecantikan Ria Agustina Saat Tangani 7 Pasien di Riau Tanpa Izin Medis

Influencer kecantikan Ria Beauty ditangkap di Riau. Polisi bongkar praktik ilegal tangani pasien tanpa izin medis resmi.

KPU Makassar Berhasil Tuntaskan Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara Pilkada 2024

Rekapitulasi penghitungan perolehan suara Pilkada serentak tahun 2024 dilaporkan berhasil dituntaskan oleh KPU Kota Makassar.

Pemkot Palu Sebut Kolaborasi Lintas Sektor Perlu Dilakukan Guna Menjaga Stabilitas Ekonomi Daerah dari Dampak HKBN

Kolaborasi lintas sektor perlu dilakukan untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah dari dampak Hari Besar Keagamaan Nasional.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;