Menteri Keuangan Penjajah Israel Umumkan Penyitaan 5.930,5 Hektare Tanah di Tepi Barat

Ket. Foto: Menkeu Penjajah Israel Mengumumkan Penyitaan 5.930,5 Hektare Tanah di Tepi Barat
Ket. Foto: Menkeu Penjajah Israel Mengumumkan Penyitaan 5.930,5 Hektare Tanah di Tepi Barat Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menteri Keuangan penjajah Israel, Bezalel Smotrich, mengumumkan penyitaan 24.000 dunum atau 5.930,5 hektare wilayah Tepi Barat yang diduduki, mengklasifikasinnya sebagai tanah negara.

Hal tersebut disampaikan oleh Pusat Informasi Palestina.

Media penjajah Israel menyampaikan pengumuman ini adalah langkah dramatis yang diharapkan akan memengaruhi perencanaan regional dan juga mengubah wajah kawasan.

Baca Juga:
Penjajah Israel Secara Intensif Menggunakan Fosfor Putih di Wilayah Selatan Lebanon

“Tepat pada waktunya, hari ini kami menyelesaikan proses rumit untuk mengumumkan 24.000 dunum tanah negara baru di Tepi Barat,” ujar Smotrich.

Dia melanjutkan proses ini menciptakan rangkaian pemukiman, membangun cadangan lahan untuk penjajah Israel untuk membangun pemukiman, infrastruktur, dan jalan.

“Serta menjamin kami akan terus memperkuat pemukiman dan kami akan tetap di sini,” ungkapnya.

Baca Juga:
Pemukim Yahudi Pasang Kawat Berduri di Sekitar Rumah Warga Palestina di Lembah Yordan Utara

Dalam sebuah tweet, dia menulis lebih dari 23.000 dunum tanah untuk kepentingan pemukiman di Yosh.

Menurut media penjajah Israel, pemukiman ilegal Ma’ale Adumim di sebelah timur Yerusalem yang diduduki akan diperluas sekitar 2.600 dunum atau 642 hektare ke selatan untuk menciptakan rantai pemukiman yang terhubung dengan pemukiman ilegal Kedar.

Pemukiman ilegal lainnya seperti Migdal Oz dan Susya di Tepi Barat selatan dan Yafif di Lembah Yordan juga akan diperluas.

Baca Juga:
Hamas Terima Usulan Mesir untuk Membentuk Komite Gabungan Palestina guna Mengelola Gaza Pasca Perang

Deklarasi ini mencakup hampir setengah dari tanah yang dinyatakan sebagai ‘tanah negara’ sejak tahun 1993 ketika Perjanjian Oslo ditandatangani.

Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Jerman pada hari Jumat, tanggal 6 Desember 2024, waktu setempat, membela kunjungan kontroversial Inspektur Jenderal Angkatan Bersenjata Jerman (Bundeswehr), Jenderal Carsten Breuer, ke penjajah Israel dalam menghadapi tuduhan kejahatan perang PBB.

Wakil Juru Bicara Kementerian Pertahanan, Natalie Jenning, mengungkapkan pertama-tama, dia ingin mengatakan bahwa dia tidak ingin mengadopsi penilaian terhadap istilah penjahat perang.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menyerbu dan Melepaskan Tembakan ke dalam RS Turki di Tepi Barat

Hal tersebut disampaikannya menanggapi pertanyaan selama jumpa pers mengapa Breuer bertemu dengan Kepala Staf Angkatan Darat penjajah Israel, Herzi Halevy, ketika penjajah Israel dituduh melakukan kejahatan perang oleh Komisi Penyelidikan Internasional Independen PBB mengenai Wilayah Palestina yang Diduduki. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Penjajah Israel Secara Intensif Menggunakan Fosfor Putih di Wilayah Selatan Lebanon

Fosfor putih digunakan secara intensif oleh penjajah Israel di wilayah selatan Lebanon yang sesuai dengan zona yang ditandai oleh tentaranya

Pemukim Yahudi Pasang Kawat Berduri di Sekitar Rumah Warga Palestina di Lembah Yordan Utara

Pemukim Yahudi ekstremis diketahui memasang kawat berduri di sekitar rumah-rumah milik warga Palestina di Lembah Yordan utara.

Hamas Terima Usulan Mesir untuk Membentuk Komite Gabungan Palestina guna Mengelola Gaza Pasca Perang

Usulan Mesir untuk membentuk komite gabungan Palestina untuk mengelola Jalur Gaza setelah perang diterima Hamas.

Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menyerbu dan Melepaskan Tembakan ke dalam RS Turki di Tepi Barat

Rumah Sakit Turki yang terletak di Tubas, Tepi Barat, dikabarkan diserbu oleh pasukan penjajah Israel yang juga melepaskan tembakan.

Stasiun Oksigen Penting di Rumah Sakit Gaza Utara Berhenti Beroperasi di Tengah Serangan Penjajah Israel

Sebuah stasiun oksigen penting di RS Kamal Adwan yang terletak di Jalur Gaza utara berhenti beroperasi di tengah serangan penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;