Stasiun Oksigen Penting di Rumah Sakit Gaza Utara Berhenti Beroperasi di Tengah Serangan Penjajah Israel

Ket. Foto: Sebuah Stasiun Oksigen Penting di Jalur Gaza Utara Berhenti Beroperasi
Ket. Foto: Sebuah Stasiun Oksigen Penting di Jalur Gaza Utara Berhenti Beroperasi Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Sumber medis menyampaikan sebuah stasiun oksigen penting di Rumah Sakit Kamal Adwan di Jalur Gaza utara berhenti beroperasi kemarin, tanggal 4 Desember 2024, di tengah serangan mematikan penjajah Israel di daerah tersebut.

Sumber tersebut mengatakan bahwa stasiun oksigen telah berhenti total karena kerusakan pada jalur pasokan.

“Perbaikan pabrik atau stasiun oksigen itu tampaknya ‘mustahil’ karena ‘serangan gencar penjajah Israel di sekitar rumah sakit, termasuk dengan serangan pesawat tanpa awak dari pesawat quadcopter’,” katanya.

Baca Juga:
Seorang Warga Palestina Lansia Dipukuli hingga Tewas oleh Tentara Penjajah Israel di Tepi Barat

Dia memperingatkan adanya ancaman yang serius terhadap nyawa pasien di rumah sakit jika stasiun tersebut tidak diperbaiki.

Tentara penjajah Israel telah mengintesifkan serangannya di Jalur Gaza utara sejak tanggal 3 Desember 2024, khususnya di Beit Lahia.

Menurut para saksi, pesawat tak berawak penjajah Israel menyerang rumah-rumah warga sipil dan rumah sakit, banyak di antaranya tidak berfungsi dan beroperasi di bawah kapasitas minimal.

Baca Juga:
Kendaraan Militer Penjajah Israel Menabrak Seorang Remaja Palestina di Dekat Nablus Tepi Barat

Direktur Rumah Sakit Kamal Adwan, Hussam Abu Safiya, menyatakan tentara penjajah Israel menembaki fasilitas tersebut 5 kali tanggal 3 Desember 2024, melukai 3 staf medis yang bertugas.

Krisis kemanusiaan di Jalur Gaza telah sangat membebani layanan perawatan kesehatan, menyebabkan banyak pasien tidak dapat mengakses perawatan medis mendesak yang mereka butuhkan.

Di sisi lain, Otoritas Klan Palestina di Jalur Gaza telah meminta kepada rakyat Palestina agar tidak mempercayai pernyataan palsu yang dikaitkan dengan mukhtar, klan, dan suku di daerah kantong tersebut dalam bentuk anonim dan tidak dikaitkan dengan individu klan mana pun yang diketahui.

Baca Juga:
Palestina Uraikan Rencana Pemulihan Awal untuk Gaza Pasca Perang

Aakif Al-Masry, yang merupakan Komisaris Jenderal otoritas tersebut, menyatakan negara pendudukan dan agen-agennya mempromosikan pernyataan-pernyataan tersebut dengan tujuan merusak front internal dan menyebarkan perselisihan dan kebingungan dalam masyarakat Palestina.

Dia menekankan para anggota klan di Jalur Gaza adalah jalur nasional yang dikenal dan tidak berafiliasi dengan partai politik Palestina mana pun.

Dia mengatakan mereka mempunyai tujuan yang sama dengan rakyat Palestina. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Seorang Warga Palestina Lansia Dipukuli hingga Tewas oleh Tentara Penjajah Israel di Tepi Barat

Tentara penjajah Israel dilaporkan memukuli seorang warga Palestina lanjut usia hingga tewas di sebelah selatan Nablus, Tepi Barat.

Kendaraan Militer Penjajah Israel Menabrak Seorang Remaja Palestina di Dekat Nablus Tepi Barat

Seorang remaja Palestina dilaporkan ditabrak oleh kendaraan militer penjajah Israel di kota Beita, Tepi Barat, dekat Nablus.

Palestina Uraikan Rencana Pemulihan Awal untuk Gaza Pasca Perang

Perdana Menteri Palestina mengumumkan pemerintahnya telah mengembangkan rencana pemulihan awal untuk Gaza pasca perang.

Seorang Dosen Penjajah Israel Diskors setelah Penculikan dan Penyerangan Warga Palestina

Setelah penculikan dan penyerangan warga Palestina di Lembah Yordan, seorang dosen penjajah Israel dilaporkan mendapatkan skors.

Pemukim dan Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menyerbu Makam Nabi Yusuf di Nablus Tepi Barat

Makam Nabi Yusuf di Nablus, Tepi Barat, dikabarkan diserbu oleh pemukim dan pasukan pendudukan penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;