Hamas Kutuk Tindakan Dinas Keamanan Palestina yang Targetkan Pejuang Perlawanan di Tepi Barat

Ket. Foto: Hamas Mengutuk Tindakan Dinas Keamanan Palestina yang Menargetkan Pejuang Perlawanan
Ket. Foto: Hamas Mengutuk Tindakan Dinas Keamanan Palestina yang Menargetkan Pejuang Perlawanan Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Hamas mengutuk tindakan Dinas Keamanan Palestina yang menargetkan pejuang perlawanan Palestina dan mereka yang dicari oleh pendudukan penjajah Israel di seluruh Tepi Barat, khususnya di Kegubernuran Jenin.

Dalam pernyataannya, Hamas juga berduka atas tewasnya Rebhi Shalabi yang dibunuh oleh Dinas Keamanan PA di Kamp Pengungsi Jenin.

“Pendekatan memalukan Dinas Keamanan PA memicu pertikaian internal yang harus dihindari oleh rakyat Palestina pada tahap sensitif ini,” ucap mereka.

Dia menyerukan kepada faksi-faksi Palestina dan kekuatan-kekuatan nasional, lembaga-lembaga politik, hukum dan HAM, untuk mengambil sikap tegas terhadap penganiayaan dan serangan-serangan oleh aparat keamanan PA terhadap rakyat Palestina dan para pejuang perlawanan, khususnya di Jenin, dan untuk mengakhiri pelanggaran-pelanggaran berat ini yang memengaruhi tatanan nasional dan masyarakat.

Baca Juga:
Tentara Penjajah Israel Membakar Truk Pengangkut Barang di Lingkungan Zeitoun Kota Gaza

Di sisi lain, Menteri Keuangan penjajah Israel, Bezalel Smotrich, mengatakan penjajah Israel akan menolak perjanjian normalisasi apa pun dengan Arab Saudi jika itu mengharuskan pembentukan negara Palestina.

“Jika itu merupakan hal yang tidak dapat ditawar, kesepakatan ini akan gagal,” katanya.

Tahun lalu, Tel Aviv dan Riyadh terlibat mendalam dalam pembicaraan untuk menormalisasi hubungan, dalam suatu proses yang didukung oleh Washington dan dipuji sebagai potensi perubahan besar di kawasan itu.

Tetapi setelah mengalami banyak penundaan dan juga ketidaksepakatan, pembicaraan akhirnya gagal setelah penjajah Israel melancarkan kampanye pemboman baru di Jalur Gaza dan invasi militer ke Jalur Gaza yang terkepung, yang digambarkan sebagai genosida oleh Amnesty International.

Baca Juga:
Serangan Udara Penjajah Israel di Tepi Barat Dilaporkan Tewaskan 2 Warga Palestina

“Saya yakin pemerintahan Trump yang akan datang memahami kewajiban untuk memastikan keberadaan penjajah Israel di masa depan dengan menolak solusi 2 negara,” tuturnya kepada media.

Menurut media, sikap ini kontras dengan pemerintahan Biden dan upaya internasional, yang mendukung pemberdayaan PA atau Otoritas Palestina untuk akhirnya memerintah Jalur Gaza setelah perang.

Smotrich dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menentang penguatan PA, menyamakannya dengan Hamas. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Tentara Penjajah Israel Membakar Truk Pengangkut Barang di Lingkungan Zeitoun Kota Gaza

Penjajah Israel dilaporkan membakar sebuah truk pengangkut barang ketika mengangkut barang di lingkungan Zeitoun, Kota Gaza.

Serangan Udara Penjajah Israel di Tepi Barat Dilaporkan Tewaskan 2 Warga Palestina

2 orang warga Palestina dikabarkan tewas dalam serangan udara yang dilakukan oleh penjajah Israel di Tubas, Tepi Barat.

Tewaskan 50 Orang, Penjajah Israel Serang Jalur Distribusi Tepung Jalur Gaza

Penjajah Israel menyerang jalur distribusi tepung Jalur Gaza dan diketahui bahwa hal tersebut menyebabkan 50 orang tewas.

Jihad Islam Palestina Sebut Penjajah Israel Memanfaatkan Situasi Suriah untuk Perluas Pendudukan

Penjajah Israel disebutkan Jihad Islam Palestina memanfaatkan situasi Suriah untuk memperluas pendudukan mereka.

Lebih dari 4.000 Amputasi serta 2.000 Kasus Cedera Tulang Belakang dan Otak Tercatat di Gaza Sejak Perang

Lebih dari 2.000 kasus cedera tulang belakang dan otak serta lebih dari 4.000 amputasi terjadi di Jalur Gaza, Palestina, sejak perang dimula

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;