Pemimpin Senior Pemukim Penjajah Israel Desak Kabinet untuk Evakuasi Penduduk Kamp Pengungsi Palestina

Ket. Foto: Pemimpin Senior Pemukim Penjajah Israel Mendesak Kabinet Keamanan untuk Mengevakuasi Penduduk Kamp Pengungsi Palestina
Ket. Foto: Pemimpin Senior Pemukim Penjajah Israel Mendesak Kabinet Keamanan untuk Mengevakuasi Penduduk Kamp Pengungsi Palestina Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Para pemimpin senior pemukim penjajah Israel telah mendesak kabinet keamanan untuk mengevakuasi penduduk kamp pengungsi Palestina dan wilayah lain yang mereka putuskan sebagai benteng kelompok bersenjata.

Tuntutan para pemukim itu mencakup pembongkaran besar-besaran dan operasi militer yang serupa dengan yang dilakukan di Jalur Gaza, yang mereka gambarkan sebagai strategi untuk memerangi kelompok bersenjata Palestina ‘persis seperti yang telah kami lakukan di Jalur Gaza’.

Dalam surat yang ditujukan kepada kabinet keamanan penjajah Israel, Yisrael Ganz, Kepala Dewan Yesha, bersama dengan 14 walikota penjajah Israel dari otoritas pemukiman dan juga dewan regional juga mengusulkan pembatasan pergerakan warga Palestina di jalan-jalan utama Tepi Barat karena masalah keamanan.

Seruan ini muncul setelah Menteri Pertahanan penjajah Israel, Israel Katz, memerintahkan militer penjajah Israel untuk meningkatkan pertahanan di pemukiman Tepi Barat dan jalan-jalan utama.

Baca Juga:
Otoritas Pendudukan Penjajah Israel Hancurkan 6 Rumah Palestina di Kota Anata Yerusalem

Dia mengutip potensi ancaman dari ‘agen teroris Islam ekstremis’ yang menunjukkan mereka mungkin terinspirasi oleh keberhasilan warga Suriah baru-baru ini dalam menggulingkan rezim Assad.

Di bulan Agustus, ketika menjabat sebagai menteri luar negeri, Katz menganjurkan relokasi sementara warga Palestina di Tepi Barat selama operasi ‘anti-teror’ skala besar di bagian utara wilayah yang diduduki.

Dalam surat mereka, para pemimpin pemukiman mengklalim meningkatnya kekerasan di Tepi Barat membutuhkan tindakan yang tegas dan juga agresif.

“Penduduk yang tinggal di zona yang diidentifikasi dengan terorisme dengan fokus pada kamp pengungsi dan kompleks teror yang dikenal harus dipindahkan,” ujar mereka.

Baca Juga:
Penembakan Penjajah Israel Tewaskan Kakek Ikonik Gaza yang Bernama Khaled Nabhan

Mereka menambahkan setelah memindahkan penduduk, infrastruktur terorisme harus dibongkar persis seperti yang telah pihaknya lakukan di Jalur Gaza, artinya setiap bangunan yang dituduh harus dihancurkan, setiap teroris harus dihancurkan.

“Bentuk pertempuran, dari penyerbuan hingga operasi darat, akan memberikan tekanan yang efektif dan menuntut harga yang signifikan dari organisasi teroris,” pungkasnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Otoritas Pendudukan Penjajah Israel Hancurkan 6 Rumah Palestina di Kota Anata Yerusalem

Sebanyak 6 rumah warga Palestina di kota Anata, Yerusalem yang diduduki, dihancurkan oleh otoritas pendudukan penjajah Israel.

Penembakan Penjajah Israel Tewaskan Kakek Ikonik Gaza yang Bernama Khaled Nabhan

Kakek ikonik Gaza yang bernama Khaled Nabhan dilaporkan tewas akibat penembakan penjajah Israel di Jalur Gaza, Palestina.

2 Tentara Penjajah Israel Ditolak Masuk ke Australia setelah Diminta Mengisi Dokumen tentang Peran dalam Kejahatan Perang

Australia menolak masuk 2 tentara penjajah Israel setelah diminta mengisi dokumen tentang peran dalam kejahatan perang.

Brigade Al Qassam Sebut Tentara Penjajah Israel Sengaja Mengebom Lokasi untuk Membunuh Tawanan di dalamnya

Tentara penjajah Israel disebutkan Brigade Al Qassam sengaja mengebom lokasi untuk membunuh tawanan yang ada di dalamnya.

Pemerintah Penjajah Israel Setujui Rencana untuk Tambah Jumlah Pemukim di Dataran Tinggi Golan

Rencana untuk menambah jumlah pemukim di Dataran Tinggi Golan dikabarkan disetujui oleh pemerintah penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;