Tentara Penjajah Israel Lukai 3 Remaja Palestina dalam Serangan di Kamp Pengungsi Askar Tepi Barat

Ket. Foto: 3 Remaja Palestina Dilukai Tentara Penjajah Israel di Tepi Barat
Ket. Foto: 3 Remaja Palestina Dilukai Tentara Penjajah Israel di Tepi Barat Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – 3 remaja Palestina terluka oleh tembakan tentara penjajah Israel selama serangan di Kamp Pengungsi Askar, timur Nablus, Tepi Barat yang diduduki.

PRCS atau Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina menyatakan stafnya memindahkan korban luka ke rumah sakit setelah bentrokan terjadi antara militer penjajah Israel dan warga Palestina.

“Tentara melukai remaja Palestina berusia 14 dan 18 tahun di bagian pinggul dan seorang berusia 17 tahun di lutut,” ujar sumber-sumber kepada media pada tanggal 16 Januari 2025 waktu setempat.

Di sisi lain, Recep Tayyip Erdogan, Presiden Turkiye, mendesak masyarakat internasional untuk menegakkan kewajibannya terhadap rakyat Gaza.

Baca Juga:
Pemukim Penjajah Israel Dilaporkan Membakar Sebuah Kendaraan di Dekat Hebron Tepi Barat

Dalam konferensi pers bersama dengan mitranya dari Mongolia, Ukhnaa Khurelsukh di Ankara, dia menyatakan pemerintah penjajah Israel tidak boleh dibiarkan melanggar gencatan senjata.

“Dunia harus memenuhi tanggung jawab hukum dan moralnya terhadap warga Jalur Gaza,” katanya.

Dia melanjutkan meski kehilangan lebih dari 50.000 martir, sebagian besar wanita dan anak-anak, Gaza tidak menyerah, tidak dapat ditaklukkan, dan warga Gaza tidak tunduk kepada para penindas.

Dia menyampaikan sebagai aliansi kemanusiaan, harus bekerja lebih keras, terutama sejak saat ini, untuk memastikan kepatuhan terhadap gencatan senjata dan juga menyembuhkan luka di Jalur Gaza.

Baca Juga:
Akan Mulai Berlaku pada Hari Minggu, Penjajah Israel dan Hamas Sepakati Gencatan Senjata

Dia mengatakan Turkiye meyakini perundingan damai untuk negara Palestina yang merdeka dan berdaulat dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya harus dimulai sesegera mungkin.

Sementara itu, seorang pengacara wanita Palestina, yang baru-baru ini dibebaskan setelah setahun di penjara penjajah Israel meski tidak ada tuduhan terhadapnya, telah menyoroti penindasan, penganiayaan, dan penggeledahan yang dialami oleh tahanan wanita setiap hari.

Pengacara tersebut, yang bernama Diyala Ayesh, ditangkap oleh pasukan penjajah Israel di tanggal 17 Januari 2024 di sebuah pos pemeriksaan militer di Betlehem.

Dia berbicara kepada media tentang kesulitan berat yang dihadapi oleh para wanita dalam tahanan.

Baca Juga:
Penjajah Israel Tangkap Pemuda yang Memasang Poster Anti Genosida di Dekat Yerusalem

Dia ditahan di bawah penahanan administratif di Penjara Damon di penjajah Israel utara selama setahun penuh tanpa tuduhan sebelum dibebaskan. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pemukim Penjajah Israel Dilaporkan Membakar Sebuah Kendaraan di Dekat Hebron Tepi Barat

Sebuah kendaraan milik warga Palestina dibakar oleh pemukim ekstremis penjajah Israel di dekat Hebron, Tepi Barat, Palestina.

Akan Mulai Berlaku pada Hari Minggu, Penjajah Israel dan Hamas Sepakati Gencatan Senjata

Penjajah Israel dan Hamas telah mencapai kesepakatan gencatan senjata yang akan mulai berlaku pada hari Minggu mendatang.

Penjajah Israel Tangkap Pemuda yang Memasang Poster Anti Genosida di Dekat Yerusalem

Pemuda berusia 21 tahun yang memasang poster anti genosida di dekat Yerusalem ditangkap oleh polisi penjajah Israel.

Lebih dari 13 Ribu Siswa Palestina Tewas dan 657 Guru serta Administrator Terbunuh Sejak Dimulainya Perang

Sebanyak 13.177 siswa Palestina dan 657 guru serta administrator terbunuh sejak perang dimulai di Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Terparah Sepanjang Sejarah! Kebakaran Hebat di California Tewaskan 25 Orang sampai Hari Kedelapan, Begini Kondisinya Sekarang

Kebakaran Palisades dan Eaton hanguskan ribuan hektare. Angin kencang hambat pemadaman, warga diminta tetap siaga.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;