Pegawai Otoritas Palestina yang Berseragam Resmi Akan Ditempatkan di Persimpangan Menuju Jalur Gaza

Ket. Foto: Pegawai PA Berseragam Resmi Akan Ditempatkan di Persimpangan Menuju Gaza
Ket. Foto: Pegawai PA Berseragam Resmi Akan Ditempatkan di Persimpangan Menuju Gaza Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Media penjajah Israel mengutip sumber Mesir yang digambarkan sebagai pejabat tinggi yang mengonfirmasi bahwa penjajah Israel mengubah posisinya selama pembicaraan yang berlangsung di Kairo, Mesir, selama 2 hari terakhir.

Mereka menambahkan dengan mencatat bahwa penjajah Israel setuju bahwa karyawan Otoritas Palestina atau PA yang akan ditempatkan di persimpangan menuju Jalur Gaza akan mengenakan seragam resmi Otoritas Palestina atau PA.

“Papan tanda pA akan dipasang untuk menyoroti tanggung jawab yang akan mereka pikul terkait lalu lintas di titik persimpangan, di samping tim pengamat Eropa yang akan kembali ke titik persimpangan sesuai dengan perjanjian tahun 2005 antara penjajah Israel dan PA, yaitu 2 tahun sebelum Hamas merebut kekuasaan di Jalur Gaza,” kata mereka.

Di sisi lain, warga Palestina yang ingin kembali ke Rafah mendapati kota itu hancur.

Baca Juga:
Penjajah Israel Bunuh 19 Orang Tak Lama setelah Batas Waktu Gencatan Senjata

Petani Palestina, Abd al-Sattari mempunyai 2 rumah di Rafah, Jalur Gaza. Selama 9 bulan sejak pasukan penjajah Israel menyerbu kota selatan tersebut, dia terpaksa mengungsi.

Pria berusia 53 tahun tersebut hidup dengan harapan jika 1 rumah terkena salah satu serangan penjajah Israel, yang telah meratakan lebih dari 70 persen wilayah itu, rumah lainnya tetap berdiri untuk menampung keluarganya kembali ketika perang akhirnya berakhir.

Pada hari Minggu, bahkan sebelum gencatan senjata mulai berlaku, dia membawa putra sulungnya Mohammed dan meninggalkan seluruh keluarga mereka di tenda pengungsian mereka di al-Mawasi di pantai barat daya Jalur Gaza.

Mereka menghadapi kenyataan pahit, yakni 2 rumahnya, masing-masing di Shaboura dan Mirage, telah hancur menjadi puing-puing.

Baca Juga:
7 Warga Palestina Terluka oleh Pasukan Penjajah Israel di Luar Penjara Ofer

Harapan Abd untuk dapat kembali ke keadaan normal telah hancur.

Bahkan sebelum gencatan senjata dimulai, ratusan keluarga bergegas kembali ke Rafah, setelah melarikan diri setelah invasi penjajah Israel, dengan beberapa barang bawaan mereka dikemas ke dalam kendaraan, kereta yang ditarik oleh hewan, dan sepeda. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Penjajah Israel Bunuh 19 Orang Tak Lama setelah Batas Waktu Gencatan Senjata

Tidak lama setelah gencatan senjata dijadwalkan dimulai, penjajah Israel membunuh 19 warga sipil di Jalur Gaza dan melukai 36 lainnya.

7 Warga Palestina Terluka oleh Pasukan Penjajah Israel di Luar Penjara Ofer

Dalam serangan yang dilakukan personel keamanan penjajah Israel, setidaknya 7 warga Palestina terluka di luar Penjara Ofer.

Pemukim Penjajah Israel Serbu Sejumlah Desa Palestina di Tepi Barat dan Membakar Properti

Puluhan serangan terjadi ketika pemukim penjajah Israel menyerbu desa-desa Palestina dan membakar properti di Tepi Barat.

Kementerian Keuangan Penjajah Israel Umumkan Pendudukan Menderita Kerugian Besar Akibat Perang Gaza

Pendudukan, disebutkan Kemenkeu penjajah Israel, menderita kerugian yang besar akibat perang yang pecah di Jalur Gaza.

Pasukan Polisi Akan Dikerahkan di Semua Provinsi Gaza Segera setelah Gencatan Senjata Berlaku

Pasukan polisi, disebutkan Kementerian Dalam Negeri Gaza, akan dikerahkan di semua provinsi Gaza setelah gencatan senjata.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;