Pasukan Polisi Akan Dikerahkan di Semua Provinsi Gaza Segera setelah Gencatan Senjata Berlaku

Ket. Foto: Setelah Gencatan Senjata Berlaku, Pasukan Polisi Akan Dikerahkan di Semua Provinsi Gaza
Ket. Foto: Setelah Gencatan Senjata Berlaku, Pasukan Polisi Akan Dikerahkan di Semua Provinsi Gaza Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Kementerian Dalam Negeri Gaza menyampaikan pihaknya akan mulai mengerahkan pasukan polisi di semua provinsi Gaza segera setelah perjanjian gencatan senjata mulai berlaku.

Dalam pernyataannya, Kementerian Dalam Negeri mengatakan pihaknya mengimbau kepada seluruh warga negara untuk menjaga keamanan properti publik dan pribadi, serta menghindari segala tindakan yang dapat membahayakan nyawa mereka.

“Dan untuk bekerja sama dengan petugas dan anggota kepolisian, badan keamanan, dan layanan,” ujar mereka pada tanggal 18 Januari 2025 waktu setempat.

Kementerian tersebut menggambarkan perang selama 15 bulan tersebut sebagai kejahatan paling besar yang dilakukan terhadap orang-orang yang tidak berdaya di zaman modern.

Baca Juga:
WHO Dilaporkan Berencana Mendatangkan Rumah Sakit Siap Pakai ke Jalur Gaza

“Keteguhan hati rakyat kita yang legendaris di Jalur Gaza telah menggagalkan semua tujuan perang kriminal pemusnahan dan rakyat kita telah menegaskan kembali bahwa mereka lebih layak untuk bertahan hidup dan membangun masa depan generasi mereka daripada pendudukan biadab yang pasti akan lenyap,” kata mereka.

Di sisi lain, dengan waktu kurang dari 24 jam hingga gencatan senjata berlaku di Jalur Gaza, warga Palestina akhirnya menanti waktu istirahat dari pemboman tanpa henti yang telah menghancurkan tanah air mereka.

“Tetapi militer penjajah Israel kemungkinan akan terus melancarkan serangan mereka hingga menit terakhir,” ucap Hassan Barari, Profesor hubungan internasional di Universiitas Qatar.

Dia menambahkan sebelumnya hal ini pernah terlihat.

Baca Juga:
Otoritas Palestina Menyatakan Telah Selesaikan Semua Persiapan untuk Memikul Tanggung Jawab Penuh di Jalur Gaza

“Ada sebagian pemerintah penjajah Israel yang ingin menghukum Palestina,” tuturnya.

Tetapi begitu gencatan senjata dimulai pada hari Minggu, dia memperkirakan semuanya akan berjalan dengan lancar, setidaknya untuk minggu pertama.

Dia menambahkan Benjamin Netanyahu tidak ingin segera membahayakan gencatan senjata dan merusak momen untuk Presiden terpilih AS, Donald Trump, yang telah mengambil keuntungan dari kesepakatan itu dan mulai menjabat pada hari Senin.

Di sisi lain, pejabat pemerintahan Biden menekan organisasi pelacar kelaparan, FEWS NET, untuk melunakkan kesimpulannya bahwa kelaparan sedang terjadi di Jalur Gaza bulan Desember lalu dan menuntut kelompok itu menarik laporannya ketika menolak untuk mematuhinya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

WHO Dilaporkan Berencana Mendatangkan Rumah Sakit Siap Pakai ke Jalur Gaza

Rumah sakit siap pakai direncanakan didatangkan WHO ke Jalur Gaza dalam 2 bulan ke depan setelah gencatan senjata di Jalur Gaza.

Otoritas Palestina Menyatakan Telah Selesaikan Semua Persiapan untuk Memikul Tanggung Jawab Penuh di Jalur Gaza

Semua persiapan untuk memikul tanggung jawab penuh di Jalur Gaza telah diselesaikan oleh Otoritas Palestina atau PA.

WHO Sebut Setidaknya 10 Miliar Dolar AS Diperlukan untuk Membangun Kembali Sistem Kesehatan Gaza

Untuk membangun kembali sistem kesehatan Gaza yang hancur, WHO menyebutkan setidaknya 10 miliar dolar AS diperlukan.

Tentara Penjajah Israel Lukai 3 Remaja Palestina dalam Serangan di Kamp Pengungsi Askar Tepi Barat

Dalam serangan di Kamp Pengungsi Askar di timur Nablus, Tepi Barat, tentara penjajah Israel melukai 3 remaja Palestina.

Pemukim Penjajah Israel Dilaporkan Membakar Sebuah Kendaraan di Dekat Hebron Tepi Barat

Sebuah kendaraan milik warga Palestina dibakar oleh pemukim ekstremis penjajah Israel di dekat Hebron, Tepi Barat, Palestina.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;