WHO Sebut Setidaknya 10 Miliar Dolar AS Diperlukan untuk Membangun Kembali Sistem Kesehatan Gaza

Ket. Foto: WHO Menyatakan Dibutuhkan 10 Miliar Dolar AS untuk Membangun Kembali Sistem Kesehatan Gaza
Ket. Foto: WHO Menyatakan Dibutuhkan 10 Miliar Dolar AS untuk Membangun Kembali Sistem Kesehatan Gaza Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Penilaian WHO menemukan setidaknya 10 miliar USD kemungkinan akan diperlukan untuk membangun kembali sistem perawatan kesehatan Gaza yang hancur selama 5 hingga 7 tahun ke depan.

Rik Peeperkorn, perwakilan WHO di Palestina, mengatakan kepada wartawan bahwa kebutuhannya sangat besar.

Perkiraan awal biaya untuk membangun kembali sektor kesehatan saja adalah bahkan lebih dari 3 miliar USD untuk 1,5 tahun pertama dan kemudian benar-benar 10 miliar USD untuk 5 hingga 7 tahun.

Di sisi lain, dokter Palestina berharap gencatan senjata dapat menghidupkan kembali rumah sakit di Jalur Gaza yang hancur.

Baca Juga:
Tentara Penjajah Israel Lukai 3 Remaja Palestina dalam Serangan di Kamp Pengungsi Askar Tepi Barat

Di koridor remang-remang RS al-Amal di Khan Younis barat, salah satu dari 17 fasilitas perawatan kesehatan yang beroperasi sebagian di Jalur Gaza, rasa harapan yang langka mencengkeram para staf dan pasien.

Para mediator telah mengumumkan gencatan senjata antara Hamas dan penjajah Israel untuk mengakhiri perang 15 bulan di Jalur Gaza dan meski kabinet penjajah Israel belum menyetujui kesepakatan itu, optimismenya menular.

Untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan, konsultan ortophedi, Dr. Khaled Ayyad, berbicara dengan percaya diri ketika dia meyakinkan pasien bahwa mereka akan segera menerima pengobatan dan prosedur yang sangat mereka butuhkan dan rumah sakit tidak dapat menyediakannya karena pembatasan penjajah Israel terhadap pengiriman bantuan ke Jalur Gaza.

“Kami telah melakukan hal yang mustahil. Kami harus melakukan improvisasi dalam menangani kasus-kasus yang cakupannya sangat serius dan jumlahnya sangat banyak dan dalam jangka waktu yang sangat lama untuk dapat sampai sejauh ini,” ujarnya.

Baca Juga:
Pemukim Penjajah Israel Dilaporkan Membakar Sebuah Kendaraan di Dekat Hebron Tepi Barat

Bersama dengan staf medis dan pasien lainnya, dia dipaksa oleh tentara penjajah Israel untuk meninggalkan jabatannya di RS al-Quds yang dikelola oleh Bulan Sabit Merah Palestina di Kota Gaza sebulan setelah perang dimulai di tanggal 7 Oktober 2023.

Dokter bedah berusia 53 tahun tersebut sejak itu telah beroperasi di al-Amal, mengandalkan apa yang dia gambarkan sebagai kemampuan minimal. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Tentara Penjajah Israel Lukai 3 Remaja Palestina dalam Serangan di Kamp Pengungsi Askar Tepi Barat

Dalam serangan di Kamp Pengungsi Askar di timur Nablus, Tepi Barat, tentara penjajah Israel melukai 3 remaja Palestina.

Pemukim Penjajah Israel Dilaporkan Membakar Sebuah Kendaraan di Dekat Hebron Tepi Barat

Sebuah kendaraan milik warga Palestina dibakar oleh pemukim ekstremis penjajah Israel di dekat Hebron, Tepi Barat, Palestina.

Akan Mulai Berlaku pada Hari Minggu, Penjajah Israel dan Hamas Sepakati Gencatan Senjata

Penjajah Israel dan Hamas telah mencapai kesepakatan gencatan senjata yang akan mulai berlaku pada hari Minggu mendatang.

Penjajah Israel Tangkap Pemuda yang Memasang Poster Anti Genosida di Dekat Yerusalem

Pemuda berusia 21 tahun yang memasang poster anti genosida di dekat Yerusalem ditangkap oleh polisi penjajah Israel.

Lebih dari 13 Ribu Siswa Palestina Tewas dan 657 Guru serta Administrator Terbunuh Sejak Dimulainya Perang

Sebanyak 13.177 siswa Palestina dan 657 guru serta administrator terbunuh sejak perang dimulai di Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;