Tim Khusus Membersihkan Persenjataan dan Rudal yang Tidak Meledak di Semua Provinsi Jalur Gaza

Ket. Foto: Tim Khusus Membersihkan Persenjataan dan Rudal yang Tidak Meledak di Jalur Gaza
Ket. Foto: Tim Khusus Membersihkan Persenjataan dan Rudal yang Tidak Meledak di Jalur Gaza Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Kantor Media Pemerintah Gaza menyampaikan tim khusus telah membersihkan persenjataan dan rudal yang tidak meledak di semua provinsi di Jalur Gaza selama beberapa hari terakhir.

Dalam sebuah pernyataan di Telegram, Kantor Media Pemerintah Gaza menyatakan pihaknya menyerukan kepada rakyat Palestina untuk lebih berhati-hati, waspada selama pergerakan sehari-hari.

“Kami juga mengimbau rakyat Palestina untuk menjauhi benda-benda yang mencurigakan dan segera memberitahu pihak berwenang yang berwenang,” katanya.

Dalam pernyataan yang terpisah disebutkan lebih dari 5.500 pegawai pemerintah bekerja untuk memfasilitasi pemulangan ratusan ribu orang terlantar dari provinsi selatan dan tengah ke utara Jalur Gaza.

Baca Juga:
Tank Penjajah Israel Menembaki Warga Palestina yang Kembali ke Rumah di Lingkungan Zeitoun Selatan Kota Gaza

Di sisi lain, MSF atau Dokter Lintas Batas menyatakan membersihkan persenjataan yang belum meledak yang tersebar di antara puing-puing rumah di Jalur Gaza akan memakan waktu bertahun-tahun dan akan menghambat proses pembangunan kembali.

Pascale Coissard, yang mendukung koordinator darurat MSF, mengatakan orang-orang berusaha membangun kembali dari reruntuhan.

“Rafah hancur, rumah-rumah, toko-toko, jalan-jalan, dan fasilitas kesehatan hancur serta sistem listrik dan air rusak,” ujarnya.

Dia menambahkan daerah tersebut juga tidak aman karena artileri yang belum meledak berserakan di sisa-sisa bangunan, yang akan memakan waktu bertahun-tahun untuk dibersihkan.

Baca Juga:
5 Pekerja Migran Indonesia di Malaysia Jadi Korban Penembakan Brutal Otoritas Setempat, Satu Orang Meninggal, Begini Kronologinya

“Layanan kesehatan, termasuk bantuan kemanusiaan lainnya dan pembangunan kembali kota dibutuhkan agar kehidupan dapat kembali ke Rafah tetapi masih terlalu berbahaya untuk orang-orang untuk kembali di sebagian besar wilayah,” ucapnya.

Dia menekankan meski suara bom telah tidak terdengar lagi tetapi bahaya tetap ada.

Nadia Abo Mallouh, yang mendukung koordinator medis MSF yang dahulu bekerja di RS Emirati, menyebutkan sangat sulit untuk kembali ke tempat yang dahulu penuh dengan kehidupan.

“Kami bahkan tidak dapat mengenali jalan-jalan di mana RS Emirati berada,” akunya.

Baca Juga:
2 Tentara Cadangan Penjajah Israel Ditangkap atas Dugaan Menjadi Mata-Mata Iran

Dia melanjutkan sungguh menyedihkan melihat rumah sakit yang dulunya membawa kehidupan ke bumi ini benar-benar kosong, tidak ada tanda-tanda kehidupan, semuanya hancur. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Tank Penjajah Israel Menembaki Warga Palestina yang Kembali ke Rumah di Lingkungan Zeitoun Selatan Kota Gaza

Warga Palestina yang kembali ke rumah mereka di lingkungan Zeitoun, selatan Kota Gaza, ditembaki oleh tank penjajah Israel.

5 Pekerja Migran Indonesia di Malaysia Jadi Korban Penembakan Brutal Otoritas Setempat, Satu Orang Meninggal, Begini Kronologinya

Insiden penembakan PMI di Malaysia menuai kecaman dari DPR, mendesak penyelidikan dan pertanggungjawaban.

2 Tentara Cadangan Penjajah Israel Ditangkap atas Dugaan Menjadi Mata-Mata Iran

2 prajurit cadangan penjajah Israel berusia 21 tahun dituduh dan ditangkap menjadi mata-mata Iran dengan imbalan pembayaran.

Ribuan Warga Palestina yang Mengungsi Mulai Kembali ke Jalur Gaza Utara melalui Jalan Rashid

Dengan melalui Jalan Rashid di Jalur Gaza tengah, ribuan warga Palestina yang mengungsi mulai kembali ke Jalur Gaza utara.

Pasukan Penjajah Israel Perketat Prosedur Pemeriksaan di Gerbang Masjid Al Aqsa

Prosedur pemeriksaan di gerbang Masjid Al Aqsa diperketat oleh pasukan penjajah Israel setelah warga Palestina datang.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;