Sebuah Keluarga Palestina Menderita Mati Lemas Akibat Menghirup Gas Beracun Penjajah Israel di Deir Istiya

Ket. Foto: Sebuah Keluarga Palestina Menderita Mati Lemas Akibat Menghirup Gas Beracun Penjajah Israel
Ket. Foto: Sebuah Keluarga Palestina Menderita Mati Lemas Akibat Menghirup Gas Beracun Penjajah Israel Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Sebuah keluarga Palestina, termasuk seorang bayi, menderita mati lemas akibat menghirup gas beracun yang ditembakkan oleh pasukan penjajah Israel selama serangan mereka di kota Deir Istiya, barat laut Salfit.

Abdul Rahim Zidane, Wali Kota Deir Istiya, melaporkan tentara penjajah Israel menyerbu daerah yang berdekatan dengan pintu masuk kota dan menembakkan bom gas beracun ke rumah-rumah warga yang menyebabkan sebuah keluarga menderita sesak nafas, termasuk dengan seorang bayi yang berusia 4 bulan.

“Pasukan penjajah Israel menargetkan kota tersebut berulang kali dan melanjutkan serangan terhadap warga dan properti mereka, menutup pintu masuk utama, dan mencegah warga bergerak,” katanya.

Di sisi lain, rumah sakit dan petugas medis di Mesir sedang melakukan persiapan untuk merawat orang-orang yang terluka dari Jalur Gaza setelah perbatasan dibuka kembali dengan wilayah Palestina dalam beberapa hari mendatang.

Baca Juga:
Kehancuran di Kompleks Medis Al-Shifa di Jalur Gaza Telah Melampaui 95 Persen Karena Genosida Penjajah Israel

Setidaknya 15 ambulans terlihat berbaris dan menunggu di sisi Mesir di perbatasan Rafah.

Khaled Megawer, Gubernur wilayah Sinai Utara, Mesir, menyampaikan jika jumlah pasien yang melintasi perbatasan ketika dibuka kembali dalam beberapa hari mendatang terbukti terlalu besar, mereka akan dipindahkan ke rumah sakit di Kairo, Mesir, atau wilayah lain di Mesir.

Sebelum perbatasan Rafah direbut oleh pasukan penjajah Israel dan ditutup sebagai bagian dari blokade penjajah Israel terhadap Jalur Gaza, sekitar 800 pasien Palestina dari wilayah itu dirawat di rumah sakit Mesir di seberang perbatasan di Sinai Utara.

“Produk kebersihan dan obat-obatan saat ini sedang dikirim ke Jalur Gaza untuk membantu penduduk,” terang Ahmed Abdullah, Koordinator Darurat di Rafah untuk Bulan Sabit Merah Mesir.

Baca Juga:
Beberapa Nelayan Palestina Terluka oleh Tembakan Pasukan Penjajah Israel di Laut Khan Younis Selatan Jalur Gaza

Sementara itu, pasukan penjajah Israel menghancurkan aula salat Al-Taqwa di Desa Sur Baher, selatan kota Yerusalem.

Sumber-sumber lokal melaporkan pasukan penjajah Israel kotamadya, disertai oleh petugas polisi, menyerbu Desa Sur Baher, mengepung sebuah bangunan, kemudian menyerbu lantai atas tempat aula salat Al-Taqwa berada dan menghancurkannya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Kehancuran di Kompleks Medis Al-Shifa di Jalur Gaza Telah Melampaui 95 Persen Karena Genosida Penjajah Israel

Karena genosida penjajah Israel, kehancuran di Kompleks Medis Al-Shifa di Jalur Gaza dilaporkan telah melampaui 95 persen.

Beberapa Nelayan Palestina Terluka oleh Tembakan Pasukan Penjajah Israel di Laut Khan Younis Selatan Jalur Gaza

Tembakan pasukan penjajah Israel membuat beberapa nelayan Palestina terluka di laut Khan Younis, selatan Jalur Gaza, Palestina.

Wali Kota Sebut Rafah Sangat Berbahaya, Warga Palestina Sebaiknya Tidak Terburu-Buru Kembali

Wali Kota Rafah, Ahmed al-Soufi, menyatakan Rafah sangat berbahaya dan karena itu sebaiknya warga tidak terburu-buru kembali.

Tim Khusus Membersihkan Persenjataan dan Rudal yang Tidak Meledak di Semua Provinsi Jalur Gaza

Persenjataan dan rudal penjajah Israel yang tidak meledak dibersihkan oleh tim khusus di semua provinsi di Jalur Gaza.

Tank Penjajah Israel Menembaki Warga Palestina yang Kembali ke Rumah di Lingkungan Zeitoun Selatan Kota Gaza

Warga Palestina yang kembali ke rumah mereka di lingkungan Zeitoun, selatan Kota Gaza, ditembaki oleh tank penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Gurita Tambang Ilegal: Oknum Polisi Edi Jaya Diduga Lebarkan Sayap hingga ke Desa Maleali

Tidak hanya di Mentawa Sausu Torono, Oknum polisi Edi Jaya diduga juga mulai masuk merambah ke Desa Maleali.

Rapor Merah AKBP Hendrawan: Dinilai Gagal Total Disiplinkan Anggota Penyusup Bisnis PETI dan Solar Ilegal

Kapolres Parigi moutong, Hendrawan dinilai gagal mendisiplinkan internal dalam jajarannya berkaitan keterlibatan PETI di Parimo.

Kongkalikong Tambang Ilegal? Menyoal Isu Hubungan Kekerabatan Kasat Reskrim Parigi Moutong dan Aktor PETI

Siapa Andre? Bos PETI yang disebut-sebut memiliki hubungan darah dengan Kasat Reskrim Parigi Moutong Anugerah S Tarigan.

Inilah Sinopsis Film Horor Komedi Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Melanjutkan Petualangan Mendebarkan dari Lima Sahabat

Geng Sekawan Limo kembali dalam film baru, mengisahkan petualangan mereka di Gunung Klawih yang penuh kelucuan dan ketakutan

Dugaan Kerabat Dekat Kasatreskrim Parigi Moutong Terlibat PETI Kebal Hukum, Propam Polda Turun Tangan

Kabid Propam Polda Sulteng Roy Satya Putra, S.I.K. berikan perhatian khusus terkait dugaan skandal Kasatreskrim Parigi moutong, Tarigan.


See All
; ;