Otoritas Penjajah Israel Melarang 4 Jurnalis Palestina Memasuki Masjid Al Aqsa

Ket. Foto: Otoritas Penjajah Israel Dilaporkan Melarang 4 Jurnalis Palestina Memasuki Masjid Al Aqsa
Ket. Foto: Otoritas Penjajah Israel Dilaporkan Melarang 4 Jurnalis Palestina Memasuki Masjid Al Aqsa Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Otoritas pendudukan penjajah Israel pada hari Kamis, tanggal 13 Februari 2025 waktu setempat, memutuskan untuk melarang 4 jurnalis Yerusalem memasuki Masjid Al Aqsa.

Dalam sebuah pernyataan, Kegubernuran Yerusalem menyampaikan bahwa otoritas pendudukan telah memutuskan untuk melarang 4 jurnalis Palestina memasuki Masjid Al Aqsa saat bulan suci Ramadan mendekat.

Otoritas pendudukan penjajah Israel memutuskan sebelumnya untuk memulai prosedur pengasingan 3 tahanan Yerusalem di luar kota Yerusalem ke Tepi Barat.

Di sisi lain, Perdana Menteri Palestina, Dr. Mohammad Mustafa, pada tanggal 13 Februari 2025 waktu setempat, menerima Presiden Estonia, Alar Karis, di kantornya di Ramallah, di mana keduanya membahas perkembangan terkini di Palestina dan cara-cara untuk meningkatkan kerja sama bilateral antara kedua negara.

Baca Juga:
Lebih dari 2.300 Anak Dirawat Karena Kekurangan Gizi Akut di Jalur Gaza sejak Bulan Januari

Selama pertemuan itu, Mustafa menguraikan upaya pemerintah dalam bantuan kemanusiaan, tanggap darurat, dan pemulihan awal di Jalur Gaza melalui ruang operasi pemerintah untuk Jalur Gaza.

Dia menyoroti perannya dalam mengoordinasikan upaya di lapangan untuk memastikan pengiriman dan juga distribusi bantuan yang adil, penyediaan tempat tinggal sementara, pemulihan layanan penting, perbaikan rumah yang rusak sebagai bagian dari tahap pertama dan juga kolaborasi berkelanjutan dengan mitra internasional untuk mengembangkan rencana.

Dia memberi penjelasan kepada Presiden Estonia tentang situasi di Tepi Barat termasuk Yerusalem di tengah agresi berkelanjutan oleh pasukan dan pemukim penjajah Israel, khususnya di kota-kota utara, kota kecil, desa-desa, dan kamp-kamp pengungsi, tempat penghancuran terus berlanjut.

Dia juga membahas perang keuangan yang sedang berlangsung dan kendala-kendala yang diberlakukan pada Pemerintah Palestina oleh penjajah Israel yang menghambat kemampuannya untuk memenuhi kewajibannya kepada rakyat Palestina.

Baca Juga:
Pejuang Palestina Terlibat dalam Konfrontasi dengan Pasukan Penjajah Israel di 2 Kamp Pengungsi Tepi Barat

“Kami menggunakan semua jalur politik dan diplomatik untuk mengakhiri pendudukan, meraih hak-hak sah rakyat kami, mewujudkan negara merdeka sesuai dengan resolusi dan legitimasi internasional, serta menyatukan kembali Tepi Barat dan Jalur Gaza di bawah negara Palestina,” pungkasnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Lebih dari 2.300 Anak Dirawat Karena Kekurangan Gizi Akut di Jalur Gaza sejak Bulan Januari

Karena menderita kekurangan gizi akut, lebih dari 2.300 anak dilaporkan dirawat di Jalur Gaza sejak tanggal 1 Januari 2025.

Pejuang Palestina Terlibat dalam Konfrontasi dengan Pasukan Penjajah Israel di 2 Kamp Pengungsi Tepi Barat

Konfrontasi terjadi antara pasukan penjajah Israel dengan pejuang Palestina di 2 kamp pengungsi di Tepi Barat yang diduduki.

Seorang Pemuda Palestina Terluka oleh Peluru Tajam Akibat Tembakan Pasukan Penjajah Israel di Selatan Hebron

Akibat tembakan pasukan penjajah Israel, seorang pemuda Palestina terluka oleh peluru tajam di selatan Hebron, Palestina.

Penjajah Israel Menghancurkan Jalan dari Tanah Desa Yasuf di Sebelah Timur Salfit

Jalan dari tanah Desa Yasuf yang terletak di sebelah timur Salfit mulai dihancurkan oleh pendudukan penjajah Israel.

Pasukan Penjajah Israel Menghancurkan Sebuah Rumah 2 Lantai di Sebelah Barat Ramallah Tepi Barat

Sebuah rumah 2 lantai milik warga Palestina dihancurkan oleh pasukan penjajah Israel di sebelah barat Ramallah, Tepi Barat.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;