Pejuang Palestina Terlibat dalam Konfrontasi dengan Pasukan Penjajah Israel di 2 Kamp Pengungsi Tepi Barat

Ket. Foto: Pejuang Palestina Bentrok dengan Pasukan Penjajah Israel di 2 Kamp Pengungsi di Tepi Barat
Ket. Foto: Pejuang Palestina Bentrok dengan Pasukan Penjajah Israel di 2 Kamp Pengungsi di Tepi Barat Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pejuang Palestina terlibat dalam konfrontasi dengan pasukan penjajah Israel yang menyerang di 2 kamp pengungsi di Tepi Barat yang diduduki.

Menurut laporan pada tanggal 12 Februari 2025 waktu setempat, video yang dipublikasikan oleh media lokal dari Kamp Nur Shams menunjukkan alat peledak dan bom suara dikerahkan di area itu sementara suara tembakan terdengar.

Sebelumnya, pasukan penjajah Israe menggunakan pengeras suara untuk memperingatkan penduduk kamp agar meninggalkan kamp.

Konfrontasi juga meletus di Kamp Arroub setelah tentara penjajah Israel dan kendaraan lapis baja memasuki berbagai lingkungan, menahan sejumlah besar orang dan melakukan interogasi.

Baca Juga:
Seorang Pemuda Palestina Terluka oleh Peluru Tajam Akibat Tembakan Pasukan Penjajah Israel di Selatan Hebron

“Pasukan penjajah Israel menyebarkan selebaran berisi ancaman kepada warga di Arroub dan menembakkan peluru dan tabung gas air mata ke rumah-rumah penduduk meski tidak ada korban jiwa yang dilaporkan,” kata kantor berita Wafa.

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal Liga Arab, Ahmed Aboul Gheit, menolak segala bentuk pemindahan warga Palestina dari Jalur Gaza dan Tepi Barat dan menyebutnya tidak dapat diterima bagi kawasan itu.

Di KTT Pemerintah Dunia di Dubai, dia menyatakan fokus saat ini adalah Jalur Gaza dan besok akan beralih ke Tepi Barat dengan tujuan mengosongkan Palestina dari penduduk historisnya.

“Ini tidak dapat diterima oleh dunia Arab yang telah menentang gagasan ini selama 100 tahun,” ujarnya.

Baca Juga:
Penjajah Israel Menghancurkan Jalan dari Tanah Desa Yasuf di Sebelah Timur Salfit

Dia mengomentari rencana Donald Trump untuk memindahkan warga Palestina keluar dari Jalur Gaza yang telah dikutuk secara luas di dunia Arab.

Dia menyebutkan setelah melawan selama 100 tahun, bangsa Arab tidak akan menyerah dengan cara apapun sekarang karena tidak mengalami kekalahan politik, militer atau budaya.

Di sisi lain, juru bicara kantor urusan kemanusiaan PBB telah berbicara kepada media menyatakan kondisi masih sangat buruk di Kota Gaza.

“Situasi masyarakat sangat sulit. Kami telah bekerja tanpa henti sejak gencatan senjata dimulai karena kami telah mampu melakukannnya dan memprioritaskan pertemuan yang paling penting,” ucapnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Seorang Pemuda Palestina Terluka oleh Peluru Tajam Akibat Tembakan Pasukan Penjajah Israel di Selatan Hebron

Akibat tembakan pasukan penjajah Israel, seorang pemuda Palestina terluka oleh peluru tajam di selatan Hebron, Palestina.

Penjajah Israel Menghancurkan Jalan dari Tanah Desa Yasuf di Sebelah Timur Salfit

Jalan dari tanah Desa Yasuf yang terletak di sebelah timur Salfit mulai dihancurkan oleh pendudukan penjajah Israel.

Pasukan Penjajah Israel Menghancurkan Sebuah Rumah 2 Lantai di Sebelah Barat Ramallah Tepi Barat

Sebuah rumah 2 lantai milik warga Palestina dihancurkan oleh pasukan penjajah Israel di sebelah barat Ramallah, Tepi Barat.

Seorang Warga Palestina Tewas dan 1 Lainnya Terluka Parah oleh Pasukan Penjajah Israel di Barat Rafah

Pasukan penjajah Israel membunuh seorang warga sipil Palestina dan menyebabkan seorang lainnya terluka parah di barat Rafah.

Pasukan Penjajah Israel Keluarkan Perintah Pembongkaran terhadap Sebuah Rumah yang sedang Dibangun di Timur Betlehem

Perintah pembongkaran dikeluarkan pasukan penjajah Israel terhadap sebuah rumah yang sedang dibangun di sebelah timur Betlehem.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;