Penjajah Israel Menghancurkan Jalan dari Tanah Desa Yasuf di Sebelah Timur Salfit

Ket. Foto: Penjajah Israel Menghancurkan Jalan di Sebelah Timur Salfit
Ket. Foto: Penjajah Israel Menghancurkan Jalan di Sebelah Timur Salfit Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Penjajah Israel mulai menghancurkan jalan dari tanah Desa Yasuf, sebelah timur Salfit.

Wael Abu Madi, kepala dewan desa di Yasuf, menyampaikan kepada media bahwa para pemukim mulai membangun jalan tanah dari tanah desa utara Yasuf menuju kota Beita dan Huwara di Kegubernuran Nablus pada tanggal 11 Februari 2025 waktu setempat.

Dia menunjukkan jalan ini akan menelan puluhan dunam tanah warga yang ditanami pohon zaitun sambil mencatat bahwa desa itu telah menjadi sasaran serangan sengit oleh penjajah dalam beberapa tahun terakhir dan penargetan langsung tanah warga dan properti pribadi.

Sementara itu, Menteri Keuangan penjajah Israel sayap kanan, Bezalel Smotrich, menyampaikan dalam pidatonya di sebuah lembaga Haredi bahwa listrik dan air di Jalur Gaza perlu diputus sepenuhnya dan bantuan kemanusiaan dibatalkan.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Menghancurkan Sebuah Rumah 2 Lantai di Sebelah Barat Ramallah Tepi Barat

“Kita harus mengancam bahwa jika terjadi sesuatu pada sandera manapun, penjajah Israel akan menduduki 5 persen Jalur Gaza,” ujarnya.

Dia juga mengklaim mendapatkan dukungan penuh dari Donald Trump mengingat pernyataan terbarunya tentang kembali bertempur di Jalur Gaza.

Dia menyebutkan militer penjajah Israel siap menduduki sebagian wilayah Jalur Gaza, terutama di utara, dalam ‘beberapa jam’ jika ada perintah dari eselon politik.

“Jalur Gaza akan kembali menjadi bagian dari negara penjajah Israel karena ini adalah negara kami dan ini adalah satu-satunya cara untuk menjamin keselamatan warga negara penjajah Israel dan keamanannya,” ucapnya.

Baca Juga:
Seorang Warga Palestina Tewas dan 1 Lainnya Terluka Parah oleh Pasukan Penjajah Israel di Barat Rafah

Dia mengatakan tidak ada undang-undang yang dapat memaksa kaum Yahudi ultra-Ortodoks untuk menjalani dinas militer.

Di sisi lain, Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza melaporkan otoritas penjajah Israel menghalangi lebih banyak evakuasi medis dari penyeberangan Rafah ke selatan, bahkan menolak perjalanan untuk mereka yang sebelumnya menerima izin keamanan.

Kemenkes mengatakan di antara daftar pasien hari ini terdapat seorang anak berusia 16 tahun penderita kanker yang ditolak perjalanannya dan pendamping pasien kanker lainnya juga ditolak perjalanannya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pasukan Penjajah Israel Menghancurkan Sebuah Rumah 2 Lantai di Sebelah Barat Ramallah Tepi Barat

Sebuah rumah 2 lantai milik warga Palestina dihancurkan oleh pasukan penjajah Israel di sebelah barat Ramallah, Tepi Barat.

Seorang Warga Palestina Tewas dan 1 Lainnya Terluka Parah oleh Pasukan Penjajah Israel di Barat Rafah

Pasukan penjajah Israel membunuh seorang warga sipil Palestina dan menyebabkan seorang lainnya terluka parah di barat Rafah.

Pasukan Penjajah Israel Keluarkan Perintah Pembongkaran terhadap Sebuah Rumah yang sedang Dibangun di Timur Betlehem

Perintah pembongkaran dikeluarkan pasukan penjajah Israel terhadap sebuah rumah yang sedang dibangun di sebelah timur Betlehem.

Pasukan Penjajah Israel Memperluas Perintah Penembakan Terbuka di Tepi Barat

Perintah penembakan terbuka diperluas oleh pasukan penjajah Israel yang menyebabkan peningkatan korban sipil Palestina.

Pasukan Penjajah Israel Menyita Sejumlah Buku Palestina dari Perpustakaan Ilmiah di Yerusalem

Sejumlah buku Palestina dari Perpustakaan Ilmiah di Yerusalem yang diduduki disita oleh pasukan pendudukan penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;