Pasukan Penjajah Israel Menyita Sejumlah Buku Palestina dari Perpustakaan Ilmiah di Yerusalem

Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel Menyita Buku-Buku Palestina dari Perpustakaan Ilmiah di Yerusalem
Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel Menyita Buku-Buku Palestina dari Perpustakaan Ilmiah di Yerusalem Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pasukan penjajah Israel menyita sejumlah buku Palestina dan menahan 2 saudara kandung selama penggerebekan mereka di Perpustakaan Ilmiah di Jalan Salah al-Din di Yerusalem yang diduduki.

Sumber-sumber lokal melaporkan bahwa pasukan penjajah Israel menyerbu perpustakaan dan menahan pemiliknya, 2 bersaudara Mahmoud dan Ahmed Mona dengan dalih mengganggu ketertiban umum dan menjual buku-buku yang menghasut serta menyita buku-buku yang berkaitan dengan Palestina pada tanggal 10 Februari 2025 waktu setempat.

Patut dicatat bahwa pasukan penjajah Israel menutup Perpustakaan Yerusalem di Pasar Khan al-Zeit di Kota Tua Yerusalem seminggu yang lalu dan menahan pemiliknya, Hisham al-Akramawi, dengan dalih yang sama, yaitu menjual buku-buku yang digambarkan sebagai sesuatu yang menghasut.

Di sisi lain, mantan penasihat Timur Tengah untuk Departemen Pertahanan AS, Jasmine El-Gamal, mengatakan Hamas sebagai sebuah organisasi, sebagai sebuah ideologi, tidak dapat dihancurkan secara militer.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Menyerang Seorang Remaja Palestina di Masafer Yatta Selatan Hebron

Dalam wawancaranya dengan media, dia menyatakan Benjamin Netanyahu tampaknya menghindari diskusi mengenai kesediaan penjajah Israel untuk melakukan negosiasi dengan itikad baik pada tahap kedua.

“Fase kedua adalah saat penjajah Israel harus membuat konsesi yang sangat signifikan yang bertentangan dengan keinginan mitra koalisi ekstremis sayap kanan Netanyahu, yakni penarikan pasukan penjajah Israel dari Jalur Gaza dan komitmen untuk mengakhiri perang secara permanen,” katanya.

Benjamin Netanyahu baru-baru ini menyatakan Donald Trump sepenuhnya setuju dengannya.

“Kami akan melakukan segalanya untuk memulangkan semua sandera tetapi Hamas tidak akan ada di sana,” ujarnya.

Baca Juga:
Seorang Wanita Hamil Palestina Dibunuh Pasukan Penjajah Israel selama Serangan di Kamp Nour Shams

Dia menambahkan pihaknya akan melenyapkan Hamas dan akan memulangkan sandera.

Menurutnya, ini adalah arahan yang dia berikan kepada delegasi.

“Sampaikan ini kepada para mediator dan tuntutlah hal itu,” ucapnya.

Netanyahu menyatakan delegasi penjajah Israel sedang dikirim ke Doha, Qatar, untuk memulai pembicaraan mengenai tahap kedua perjanjian gencatan senjata di Jalur Gaza.

Baca Juga:
Puluhan Pemukim Penjajah Israel Dilaporkan Menyerbu Kompleks Masjid Al Aqsa

Tetapi pemimpin oposisi Yair Lapid menuntut agar delegasi diberikan otoritas penuh untuk menyelesaikan kesepakatan yang mengindikasikan bahwa mereka telah diberi arahan yang menyatakan sebaliknya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pasukan Penjajah Israel Menyerang Seorang Remaja Palestina di Masafer Yatta Selatan Hebron

Seorang remaja Palestina diserang oleh pasukan penjajah Israel dan terluka karenanya di Masafer Yatta, selatan Hebron.

Seorang Wanita Hamil Palestina Dibunuh Pasukan Penjajah Israel selama Serangan di Kamp Nour Shams

Pasukan penjajah Israel membunuh seorang wanita hamil Palestina selama serangan mereka di kamp Nour Shams.

Puluhan Pemukim Penjajah Israel Dilaporkan Menyerbu Kompleks Masjid Al Aqsa

Kompleks penjajah Israel kembali diserbu oleh puluhan pemukim penjajah Israel dan melakukan ritual Talmud di sana.

Benjamin Netanyahu Sebut Palestina Dapat Memiliki Negara di Arab Saudi

Benjamin Netanyahu menyampaikan Palestina dapat memiliki negara di Arab Saudi dan bahwa Saudi mempunyai banyak tanah di sana.

Otoritas Penjajah Israel Memaksa 2 Warga Palestina di Yerusalem untuk Menghancurkan Rumah Mereka Sendiri

2 warga Palestina di Yerusalem dipaksa oleh otoritas penjajah Israel untuk menghancurkan rumah mereka sendiri.

Berita Terkini

wave

10 HP Terbaik yang Akan Hadir di 2026: Spesifikasi, Fitur AI, dan Perbandingan Lengkap

Sedang mencari HP terbaik 2026? Simak daftar 10 smartphone terbaru dari Samsung, Xiaomi, Google, Vivo hingga OPPO lengkap dengan fitur AI

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali


See All
; ;