Otoritas Penjajah Israel Memaksa 2 Warga Palestina di Yerusalem untuk Menghancurkan Rumah Mereka Sendiri

Ket. Foto: Otoritas Penjajah Israel Memaksa 2 Warga Palestina untuk Menghancurkan Rumah di Yerusalem
Ket. Foto: Otoritas Penjajah Israel Memaksa 2 Warga Palestina untuk Menghancurkan Rumah di Yerusalem Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Otoritas pendudukan penjajah Israel memaksa 2 warga Palestina di Yerusalem untuk menghancurkan rumah mereka sendiri pada tanggal 8 Februari 2025 waktu setempat di lingkungan Jabal al-Mukabber dan Umm Tuba untuk menghindari denda selangit yang dijatuhkan oleh pendudukan.

Warga Jabal al-Mukabber, Omar Walid Bashir, melaporkan pemerintah kota penjajah Israel memaksanya untuk merobohkan sebagian rumahnya yang dia tinggali bersama dengan istri dan juga 2 putrinya.

Bangunan itu, yang merupakan ruangan seluas 35 meter persegi, telah menjadi tempat berlindung mereka selama beberapa waktu.

Dalam kasus yang serupa, warga Palestina lainnya terpaksa merobohkan rumahnya di lingkungan Umm Tuba, sebelah selatan Yerusalem.

Baca Juga:
2 Anak Palestina Tewas Akibat Runtuhnya Tembok Beton yang Dihantam Pesawat Tempur Penjajah Israel di Kota Gaza

Rumah seluas 110 meter persegi itu dihuni oleh 8 anggota keluarga.

Kebijakan penjajah Israel yang memaksa warga Palestina untuk merobohkan rumah mereka sendiri untuk merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk mengggusur penduduk Palestina di Yerusalem Timur dan mencegah pembangunan di wilayah tertentu.

Tindakan ini telah menyebabkan kesulitan yang meluas untuk keluarga Palestina yang menghadapi tekanan dan beban keuangan yang meningkat dari otoritas pendudukan.

Di sisi lain, para profesional medis yang datang ke Jenewa dari seluruh dunia menyuarakan keprihatinan mereka terhadap Dr. Hussam Abu Safiya, direktur Rumah Sakit Kamal Adwan di Jalur Gaza, yang ditahan oleh penjajah Israel selama serangan pada tanggal 27 Desember 2024 di fasilitas itu.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Menyerang Kru Ambulans di Kota Beita Selatan Nablus Tepi Barat

Tidak ada informasi tebaru tentang keselamatan atau kesejahteraannya. Banyak yang khawatir dia akan mengalami nasib yang sama dengan Dr. Adnan Al-Bursh, seorang ahli bedah ortopedi terkemuka, yang meninggal dalam tahanan penjajah Israel di bulan April, 4 bulan setelah ditangkap selama invasi darat ke kamp pengungsi Jabalya.

“Kami sangat, sangat takut akan hal itu,” kata Dr. Semia Sadfi Charbonnier, seorang dokter umum di Jenewa kepada media, mengacu pada laporan penyiksaan yang dilakukan terhadap Abu Safiya di tahanan penjajah Israel. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

2 Anak Palestina Tewas Akibat Runtuhnya Tembok Beton yang Dihantam Pesawat Tempur Penjajah Israel di Kota Gaza

Akibat runtuhnya tembok beton yang dihantam pesawat tempur penjajah Israel di Kota Gaza, 2 anak Palestina dikabarkan tewas.

Pasukan Penjajah Israel Menyerang Kru Ambulans di Kota Beita Selatan Nablus Tepi Barat

Kru ambulans diserang oleh pasukan penjajah Israel selama penggerebekan di kota Beita, selatan Nablus, Tepi Barat.

Kementerian Pendidikan Palestina Meminta PBB untuk Melindungi Sekolah di Tepi Barat dari Serangan Penjajah Israel

PBB diminta oleh Kementerian Pendidikan Palestina untuk melindungi sekolah di Tepi Barat dari serangan penjajah Israel.

Seorang Anak Kecil Palestina Meninggal Akibat Tembakan Tentara Penjajah Israel di Sebelah Timur Tulkarem

Karena luka yang dideritanya akibat tembakan penjajah Israel, seorang anak kecil Palestina di kota Kafr Al-Labad meninggal.

Penjajah Israel Ekstremis Mendirikan Pos Kolonial Baru di Lembah Yordan Utara

Pos kolonial baru didirikan oleh penjajah Israel ekstremis di sebelah timur pos pemeriksaan militer Tayasir, Lembah Yordan utara.

Berita Terkini

wave

10 HP Terbaik yang Akan Hadir di 2026: Spesifikasi, Fitur AI, dan Perbandingan Lengkap

Sedang mencari HP terbaik 2026? Simak daftar 10 smartphone terbaru dari Samsung, Xiaomi, Google, Vivo hingga OPPO lengkap dengan fitur AI

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali


See All
; ;