Sekelompok Penjajah Israel Menyerbu Situs Arkeologi yang Terletak di Pinggiran Barat Daya Artah

Ket. Foto: Penjajah Israel Dilaporkan Menyerbu Situs Arkeologi Putri Yacoub
Ket. Foto: Penjajah Israel Dilaporkan Menyerbu Situs Arkeologi Putri Yacoub Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Sekelompok penjajah Israel menyerbu situs arkeologi Putri Yacoub atau Banat Yacoub yang terletak di pinggiran barat daya Artah, selatan Tulkarem, pada hari Kamis pagi, tanggal 13 Maret 2025 waktu setempat, di bawah perlindungan ketat dari pasukan penjajah Israel.

Sumber-sumber lokal melaporkan bahwa para penjajah itu menjelajahi situs arkeologi itu di bawah tindakan pengamanan ketat yang diberlakukan oleh pasukan penjajah Israel untuk mengamankan jalan masuk mereka.

Hal ini terjadi saat penjajah Israel terus meningkatkan agresinya terhadap Kota Tulkarm dan 2 kamp pengungsiannya.

Diketahui bahwa para penjajah Israel baru-baru ini mengintensifkan serangan mereka terhadap situs-situs bersejarah dan arkeologi di Tepi Barat di tengah meningkatnya serangan mereka terhadap warga dan properti mereka.

Baca Juga:
Tentara Penjajah Israel Menghancurkan Infrastruktur di Kota Qabatiya Selatan Jenin

Di sisi lain, Perdana Menteri penjajah Israel, Benjamin Netanyahu, dilaporkan telah berteriak kepada para hakim selama persidangan korupsinya yang menyebabkan mereka memerintahkannya untuk diam sementara upaya untuk menghukumnya atas berbagai tuduhan terus berlanjut.

Benjamin Netanyahu menghadiri hari ke-17 kesaksiannya dalam persidangan korupsi yang telah berlangsung lama di mana dia menghadapi 3 kasus korupsi terpisah yang diajukan sejak tahun 2019 yang mencakup tuduhan penyuapan, penipuan, dan pelanggaran kepercayaan.

Netanyahu dilaporkan oleh sejumlah media telah meminta hakim untuk mengizinkannya menjelaskan secara lebih rinci argumen-argumen balasanya atas beberapa tuduhan terhadapnya dengan mengatakan jaksa penuntut negara hidup di alam semesta alternatif dan mengatakan kepada mereka bahwa ‘kalian telah menempatkan saya dalam neraka’.

Ketegangan semakin memanas saat para hakim meminta Netanyahu untuk bergegas dan melewatkan tanggapannya terhadap beberapa tuduhan yang kemudian dia pukul dengan tinjunya di atas meja dan protes yang menyebabkan seorang hakim menyuruhnya untuk mengecilkan suaranya.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Mendirikan Pos Pemeriksaan Militer di Pintu Masuk Timur Kota Beit Fajjar

“Saya biasanya orang yang sangat terkendali tetapi ada hal yang tidak dapat diterima di sini,” ujar Netanyahu kepada Hakim Rivka Friedman-Feldman di Pengadilan Distrik Tel Aviv. (*/Mey)

...

Tags

Artikel Terkait

wave

Tentara Penjajah Israel Menghancurkan Infrastruktur di Kota Qabatiya Selatan Jenin

Infrastruktur yang terdapat di Kota Qabatiya, selatan Jenin, seperti jalan dan kios dilaporkan dihancurkan oleh tentara penjajah Israel.

Pasukan Penjajah Israel Mendirikan Pos Pemeriksaan Militer di Pintu Masuk Timur Kota Beit Fajjar

Pos pemeriksaan militer dilaporkan didirikan oleh pasukan penjajah Israel di pintu masuk timur Kota Beit Fajjar, selatan Betlehem.

Pasukan Penjajah Israel Meledakkan Beberapa Bagian Rumah di Kota Qalqilya

Beberapa bagian rumah milik warga Palestina yang terletak di Qalqilya dilaporkan diledakkan oleh pasukan penjajah Israel.

Buldozer Penjajah Israel Hancurkan 2 Ruang Pamer Kendaraan di Dekat Desa Surda Utara Ramallah

2 ruang pamer kendaraan di dekat Desa Surda, utara Ramallah, dihancurkan oleh penjajah Israel menggunakan buldozer.

Penjajah Israel Dilaporkan Menyerang Warga Sipil Palestina di Selatan Hebron

Warga sipil Palestina dan harta benda mereka diserang oleh penjajah Israel di selatan Hebron di bawah perlindungan pasukan.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;