WFP Tidak Dapat Membawa Bantuan Makanan ke Jalur Gaza selama Hampir 2 Minggu

Ket. Foto: WFP Tidak Dapat Membawa Makanan ke Gaza selama Hampir 2 Minggu
Ket. Foto: WFP Tidak Dapat Membawa Makanan ke Gaza selama Hampir 2 Minggu Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – WFP atau Program Pangan Dunia mengatakan pihaknya tidak dapat membawa bantuan makanan ke Jalur Gaza sejak tanggal 2 Maret 2025 karena penjajah Israel menutup semua titik penyeberangan untuk pasokan kemanusiaan dan komersial.

Menurut WFP, stok makanan saat ini di Jalur Gaza akan mampu mendukung dapur dan toko roti yang aktif hingga satu bulan.

“Sementara paket makanan siap saji dapat mendukung 550.000 orang selama 2 minggu,” kata mereka.

WFP juga menambahkan pihaknya semakin prihatin terhadap kekurangan pangan di Tepi Barat yang diduduki di mana aktivitas militer, pengungsian, dan pembatasan pergerakan mengganggu pasar dan membatasi akses terhadap pangan.

Baca Juga:
Penjajah Israel Menyerbu Situs Arkeologi Tell Ma’in di Masafer Yatta Selatan Hebron

“Gangguan ini dan memburuknya kondisi ekonomi selama setahun terakhir memberikan tekanan pada harga,” ujar mereka.

WFP melanjutkan dengan meningkatnya pengungsian dan pengangguran, bahkan bahan makanan pokok menjadi tidak terjangkau bagi banyak keluarga.

Di sisi lain, pasukan penjajah Israel dilaporkan menyerbu halaman Masjid Al Aqsa yang terletak di Yerusalem Timur yang diduduki saat warga Palestina berkumpul untuk salat subuh hari Jumat, tanggal 14 Maret 2025 waktu setempat.

Pihak berwenang penjajah Israel telah memberlakukan pembatasan ketat terhadap warga Palestina dari Tepi Barat yang diduduki untuk bepergian ke Masjid Al Aqsa untuk berdoa selama bulan Ramadhan.

Baca Juga:
Penjajah Israel Membakar 3 Rumah Warga Palestina dan 2 Kendaraan di Desa Duma Selatan Nablus

Telah terjadi pula serangan harian oleh ratusan pemukim penjajah Israel ke kompleks masjid itu sejak bulan Ramadhan dimulai pada tanggal 1 Maret 2025.

Di sisi lain, pengadilan penjajah Israel di Yerusalem telah memerintahkan pembebasan seorang pria penjajah Israel yang dituduh menembak seorang pekerja kota Palestina ke dalam tahanan rumah.

Media penjajah Israel mengutip para saksi menyampaikan pria Palestina, Ahmad Nijam, ditembak di kaki di pusat kota Yerusalem pada hari Rabu ketika segerombolan ekstremis muda Yahudi yang meneriakkan ‘Matilah Orang Arab’ menyerangnya.

Tetapi Hakim David Shaul Gabai Richter memutuskan bahwa meski insiden itu melibatkan penggunaan senjata, dia tidak percaya bahwa terdakwa dapat dianggap sebagai penjahat. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Penjajah Israel Menyerbu Situs Arkeologi Tell Ma’in di Masafer Yatta Selatan Hebron

Situs arkeologi Tell Ma’in yang terletak di Masafer Yatta, selatan Hebron, diserbu oleh penjajah Israel dan melakukan ritual Talmud.

Penjajah Israel Membakar 3 Rumah Warga Palestina dan 2 Kendaraan di Desa Duma Selatan Nablus

3 rumah warga Palestina dan 2 kendaraan yang berada di Desa Duma, selatan Nablus, dilaporkan dibakar oleh penjajah Israel.

Pasukan Penjajah Israel Tembaki Rumah-Rumah Warga Palestina di Kota Gaza

Rumah-rumah milik warga Palestina yang terletak di lingkungan Shujaeya, Kota Gaza, ditembaki oleh pasukan penjajah Israel.

Mayoritas Mantan Tahanan, Pasukan Penjajah Israel Menahan 12 Warga Palestina dari Kota Hebron

Sebanyak 12 warga Palestina dari Kota Hebron dengan sebagian besar adalah tahanan yang dibebaskan ditahan oleh penjajah Israel.

Sekelompok Penjajah Israel Menyerbu Situs Arkeologi yang Terletak di Pinggiran Barat Daya Artah

Situs arkeologi Putri Yacoub yang terletak di pinggiran barat daya Artah di selatan Tulkarm diserbu oleh sekelompok penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;