Serangan Penjajah Israel di Gaza Menewaskan Lebih dari 70 Orang Termasuk Seorang Bayi yang Baru Lahir

Ket. Foto: Serangan Terbaru Penjajah Israel di Jalur Gaza Menyebabkan Lebih dari 70 Orang Tewas
Ket. Foto: Serangan Terbaru Penjajah Israel di Jalur Gaza Menyebabkan Lebih dari 70 Orang Tewas Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pengeboman terbaru penjajah Israel terhadap Jalur Gaza berlanjut untuk hari ketiga berturut-turut dengan lebih dari 70 orang tewas dalam serangan yang terjadi sebelum fajar termasuk dengan seorang bayi yang baru lahir.

Menurut pejabat kesehatan di daerah tersebut, setidaknya 71 orang tewas pada Rabu malam dan Kamis dini hari waktu setempat di Jalur Gaza selatan dan utara.

Banyak orang lainnya yang terluka dalam serangan penjajah Israel tersebut.

“Sedikitnya 20 orang tewas di Khan Younis di selatan setelah pasukan penjajah Israel menyerang beberapa rumah di daerah itu,” kata kantor berita Palestina.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Tutup Jalan Utama di Jalur Gaza dan Mencegah Warga Palestina Melintasinya

Sementara itu, di Jalur Gaza utara, serangan terhadap rumah keluarga di lingkungan as-Sultan di sebelah barat Beit Lahiya menewaskan sedikitnya 7 orang.

Sumber menyampaikan serangan penjajah Israel di Jalur Gaza semakin intensif terutama saat fajar ketika sedikitnya 11 bangunan tempat tinggal diratakan oleh pasukan penjajah Israel.

“Kami mengetahui bahwa jumlah korban tewas dari warga Palestina telah meningkat tajam menjadi sebanyak 71 warga Palestina,” ucapnya.

Dia menambahkan di antara para korban yang terbunuh hari Kamis, tanggal 20 Maret 2025 waktu setempat, terdapat seorang bayi baru lahir, anak-anak, dan perempuan.

Baca Juga:
Penjajah Israel Dilaporkan Membakar Tenda-Tenda Badui yang Terletak di Daerah Wadi al-Matwi

Dia menyatakan ada pendekatan strategis yang jelas yang digunakan penjajah Israel yang tidak memberikan peringatan apapun kepada warga sipil sebelum menyerang gedung-gedung tempat mereka berlindung.

Sebelumnya, seorang staf asing PBB tewas dan 5 pekerja lainnya terluka dalam serangan udara penjajah Israel di lokasi PBB di Jalur Gaza tengah.

Kepala bantuan kemanusiaan PBB, Tom Fletcherm menggambarkan serangan tersebut sebagai ‘menyebalkan’.

Dia menyebutkan serangan itu menargetkan kompleks PBB yang jelas ditunjuk di Jalur Gaza dan PBB menuntut jawaban sementara sementara ‘kami berduka bersama keluarga rekan kami’.

Baca Juga:
Hamas Sebut Belum Menutup Pintu Negosiasi Meski Penjajah Israel Kembali Membombardir Jalur Gaza

“Hukum kemanusiaan telah jelas. Warga sipil, termasuk staf PBB dan pekerja kemanusiaan, tidak boleh menjadi sasaran. Komunitas internasional harus bergabung dengan kami dalam menuntut penyelidikan dan akuntabilitas yang sesungguhnya,” ujarnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pasukan Penjajah Israel Tutup Jalan Utama di Jalur Gaza dan Mencegah Warga Palestina Melintasinya

Jalan utama di Jalur Gaza, Jalan Salah al-Din, ditutup oleh pasukan penjajah Israel dan mencegah warga Palestina melintasinya.

Penjajah Israel Dilaporkan Membakar Tenda-Tenda Badui yang Terletak di Daerah Wadi al-Matwi

Tenda-tenda Badui yang terletak di daerah Wadi al-Matwi, dikabarkan dibakar oleh para penjajah Israel yang juga menyerang komunitas.

Hamas Sebut Belum Menutup Pintu Negosiasi Meski Penjajah Israel Kembali Membombardir Jalur Gaza

Pintu negosiasi belum ditutup oleh Hamas meski penjajah Israel kembali melakukan serangan terhadap Jalur Gaza, Palestina.

Seorang Pemuda Palestina Tewas selama Serangan Pasukan Penjajah Israel di Nablus

Selama serangan pasukan penjajah Israel di Nablus, seorang pemuda Palestina tewas dan beberapa lainnya terluka serta ditahan.

Pasukan Penjajah Israel Membunuh Seorang Pemuda Palestina selama Serangan di Qalqilya

Seorang pemuda Palestina dilaporkan dibunuh oleh pasukan penjajah Israel selama serangan yang mereka lakukan di Kota Qalqilya.

Berita Terkini

wave

Akhirnya Tampil di Bioskop Indonesia, Inilah Sinopsis Crocodile Tears, Film yang Tayang di Festival Film Internasional Toronto 202

Film Crocodile Tears yang tayang di Festival Film Internasional Toronto 2024 akhirnya akan tayang di bioskop Indonesia, berikut sinopsisnya

Hanya Karena Talang Jumbo Besi Tidak Dihadirkan, Kejari Parigi Moutong Tolak Pelimpahan Tahap II Kasus PETI Karya Mandiri

Penegakan hukum terhadap Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Karya Mandiri, Parigi Moutong, menemui jalan buntu karena talang jumbo

Jadi Tontonan Keluarga di Hari Lebaran, Inilah Sinopsis Pelangi di Mars, Film Hybrid Animasi dan Live Action Pertama Indonesia

Pelangi di Mars adalah film hybrid yang menggabungkan animasi dan pemeran manusia, mengangkat isu kerusakan lingkungan

Inilah Sinopsis Film Korea Pavane yang akan Segera Hadir di Netflix, Menawarkan Kisah Cinta dan Kasih Sayang

Pavane adalah film Korea yang sebentar lagi akan tampil di Netflix, menceritakan kisah tentang cinta dan penyembuhan emosional

Inilah Sinopsis Laut Bercerita yang Akan Dibintangi Reza Rahardian, Adaptasi dari Novel Sejarah Legendaris

Laut Bercerita adalah proyek film besar yang akan dibintangi Reza Rahardian, berkisah tentang seorang aktivis di era reformasi


See All
; ;