Hamas Sebut Belum Menutup Pintu Negosiasi Meski Penjajah Israel Kembali Membombardir Jalur Gaza

Ket. Foto: Hamas Belum Menutup Pintu Negosiasi
Ket. Foto: Hamas Belum Menutup Pintu Negosiasi Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Seorang pejabat Hamas, Taher al-Nono, menyampaikan kelompoknya belum menutup pintu negosiasi meski penjajah Israel kembali membombardir Jalur Gaza.

Menurut laporan tanggal 19 Maret 2025 waktu setempat, dia mengatakan kepada media melalui telepon dari Kairo, Mesir, bahwa Hamas tidak menutup pintu untuk berunding tetapi bersikeras tidak perlu ada perjanjian baru.

“Mengapa kita harus mengajukan proposal (baru) sementara perjanjian (gencatan senjata) telah ditandatangani dengan pihak internasional bertindak sebagai penjamin?” tanyanya.

Dia menambahkan ada juga resolusi Dewan Keamanan (PBB) dan Hamas telah menanggapi secara positif semua upaya yang dilakukan terhadap mereka.

Baca Juga:
Seorang Pemuda Palestina Tewas selama Serangan Pasukan Penjajah Israel di Nablus

“Netanyahulah yang telah menarik diri dari kesepakatan itu. Netanyahulah yang menutup mata terhadap kesepakatan itu. Oleh sebab itu, Netanyahulah, bukan Hamas atau perlawanan (Palestina) yang harus ditekan untuk mematuhinya,” ujarnya.

Dia juga menyebutkan bahwa penjajah Israel tidak memiliki pembenaran atas tindakan mereka, baik di masa lalu maupun saat ini.

“Mereka terus melanggar perjanjian yang telah mereka tandatangani,” ucapnya.

Pembaruan militer penjajah Israel terbaru mengklaim bahwa tentara menyerang lokasi militer Hamas pada malam hari di Jalur Gaza utara di mana persiapan sedang dilakukan untuk menembakkan proyektil ke wilayah penjajah Israel.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Membunuh Seorang Pemuda Palestina selama Serangan di Qalqilya

Dalam pernyataan yang dikeluarkan, disebutkan selain itu, angkatan laut penjajah Israel menyerang beberapa kapal di wilayah pesisir Jalur Gaza.

“Kapal-kapal ini dimaksudkan untuk digunakan dalam kegiatan teroris oleh Hamas dan Jihad Islam,” ungkap mereka.

Di sisi lain, banyak penduduk Jalur Gaza memilih untuk tidak mengikuti perintah pengungsian paksa penjajah Israel.

Diketahui bahwa pasukan penjajah Israel terus menargetkan wilayah baru di seluruh Jalur Gaza, termasuk bagian selatan, tengah, dan utara.

Baca Juga:
Otoritas Penjajah Israel Menghancurkan Sebuah Rumah yang sedang Dibangun di Daerah Al-Arayesh

Selama beberapa jam terakhir, mereka menjatuhkan selebaran di bagian utara Jalur Gaza, khususnya Beit Hanoon, yang meminta warga Palestina untuk mengungsi.

Kali ini, banyak warga Palestina, terutama mereka yang berada di Beit Hanoon dan wilayah utara lainnya, memutuskan untuk tidak mengungsi karena mereka mengatakan tidak akan kehilangan apapun dan menolak untuk mengulangi perjalanan pengungsian. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Seorang Pemuda Palestina Tewas selama Serangan Pasukan Penjajah Israel di Nablus

Selama serangan pasukan penjajah Israel di Nablus, seorang pemuda Palestina tewas dan beberapa lainnya terluka serta ditahan.

Pasukan Penjajah Israel Membunuh Seorang Pemuda Palestina selama Serangan di Qalqilya

Seorang pemuda Palestina dilaporkan dibunuh oleh pasukan penjajah Israel selama serangan yang mereka lakukan di Kota Qalqilya.

Otoritas Penjajah Israel Menghancurkan Sebuah Rumah yang sedang Dibangun di Daerah Al-Arayesh

Sebuah rumah yang sedang dibangun milik warga Palestina di daerah Al-Arayesh dihancurkan oleh otoritas penjajah Israel.

Lebih dari 300 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Besar-Besaran Penjajah Israel terhadap Jalur Gaza

Serangan besar-besaran dilakukan oleh penjajah Israel terhadap Jalur Gaza yang menyebabkan lebih dari 300 warga Palestina tewas.

OCHA Sebut Orang Tua di Jalur Gaza Berjuang untuk Memberi Makan Anak-Anak Mereka Lagi

OCHA atau badan kemanusiaan PBB menyatakan orang tua di Jalur Gaza kesulitan memberi makan anak-anak mereka kembali.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;