Beberapa Paramedis Bulan Sabit Merah Palestina Terluka oleh Tembakan Penjajah Israel di Rafah

Ket. Foto: Beberapa Paramedis Bulan Sabit Merah Palestina Terluka oleh Penjajah Israel di Rafah
Ket. Foto: Beberapa Paramedis Bulan Sabit Merah Palestina Terluka oleh Penjajah Israel di Rafah Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Bulan Sabit Merah Palestina mengumumkan pada hari Minggu, tanggal 23 Maret 2025 waktu setempat, bahwa beberapa paramedisnya terluka oleh tembakan penjajah Israel saat dikepung oleh pasukan penjajah Israel di Rafah, Jalur Gaza selatan.

Dalam pernyataan singkatnya, Bulan Sabit Merah Palestina mengonfirmasi bahwa pasukan penjajah Israel mengepung beberapa ambulansnya saat mereka menanggapi serangan di daerah Al-Hashaheen, Rafah.

Pernyataan itu juga mencatat bahwa beberapa petugas medis terluka selama penyerangan tersebut dan komunikasi dengan tim terputus.

Paramedis masih terkepung dan tidak dapat dihubungi tanpa ada informasi paling baru yang diberikan hingga beberapa jam yang lalu.

Baca Juga:
Seorang Pemimpin Senior Hamas Tewas dalam Serangan di Khan Younis saat Beribadah

Di sisi lain, Vicky Cohen, yang putranya, Nimrod, ditawan di Jalur Gaza, telah menyatakan rasa frustasinya terhadap prioritas perang pemerintah penjajah Israel dengan menyatakan pemerintah lebih fokus pada menyingkirkan Hamas dan mengejar agenda politik dalam negeri daripada memulangkan para korban penculikan.

“Negara telah kembali berperang tetapi tidak berperang untuknya, melainkan berperang untuk hal-hal lain,” ujarnya.

Dia menambahkan pemerintah telah menyerah pada mereka (para tawanan).

“Bagi mereka, kembali bertempur adalah tentang membalas dendam kepada Hamas dan menggulingkan Hamas,” ucapnya.

Baca Juga:
Tentara Penjajah Israel Perintahkan Evakuasi Penuh Lingkungan Tal Al-Sultan di Rafah

Dia mengatakan selama setahun mereka belum berhasil menggulingkan Hamas.

“Bagaimana mereka akan berhasil sekarang?” tanyanya.

Di sisi lain, militer penjajah Israel menyebutkan mereka telah mencegat rudal di luar wilayah penjajah Israel jadi tidak ada bahaya bagi penduduk Tel Aviv dan wilayah Yerusalem yang lebih luas.

Tetapi ini sangat merusak karena ini berbicara tentang jantung ekonomi penjajah Israel dan gangguan di Bandara Ben Gurion, bandara utama di penjajah Israel.

Baca Juga:
Wali Kota Metula di Utara Penjajah Israel Meminta Pemerintah untuk Bertindak Tegas setelah Serangan Roket

Dampak ekonomi dari hal ini cukup tinggi dan orang penjajah Israel mengira hal ini telah berakhir ketika gencatan senjata di Lebanon dan Jalur Gaza dicapai.

Sekarang mereka kembali ke rutinitas di mana mereka harus memperhatikan peringatan untuk menuju tempat perlindungan terdekat guna berlindung saat alarm berbunyi karena meskipun rudal tidak menimbulkan dampak, tetap ada ketakutan akan pecahan peluru. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Seorang Pemimpin Senior Hamas Tewas dalam Serangan di Khan Younis saat Beribadah

Serangan penjajah Israel di Khan Younis, Jalur Gaza, menewaskan seorang pemimpin senior Hamas, Salah al-Bardawil.

Tentara Penjajah Israel Perintahkan Evakuasi Penuh Lingkungan Tal Al-Sultan di Rafah

Evakuasi penuh lingkungan Tal Al-Sultan di Rafah, Jalur Gaza selatan, telah diperintahkan oleh tentara pendudukan penjajah Israel.

Wali Kota Metula di Utara Penjajah Israel Meminta Pemerintah untuk Bertindak Tegas setelah Serangan Roket

Pemerintah dan komando militer diminta Wali Kota Metula, penjajah Israel, untuk bertindak tegas setelah serangan roket yang terjadi.

5 Anak Palestina Tewas dan Beberapa Lainnya Terluka dalam Serangan Udara Penjajah Israel di Lingkungan al-Tuffah Kota Gaza

Serangan udara penjajah Israel di lingkungan al-Tuffah, Kota Gaza, menyebabkan 5 orang anak Palestina meninggal dunia.

Penjajah Israel Ledakkan Satu-Satunya Rumah Sakit Khusus Kanker di Jalur Gaza

Satu-satunya rumah sakit khusus kanker di Jalur Gaza diledakkan oleh penjajah Israel dan juga sekolah kedokteran yang bersebelahan.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;