Tentara Penjajah Israel Perintahkan Evakuasi Penuh Lingkungan Tal Al-Sultan di Rafah

Ket. Foto: Tentara Penjajah Israel Memerintahkan Evakuasi Penuh Lingkungan Tal Al-Sultan
Ket. Foto: Tentara Penjajah Israel Memerintahkan Evakuasi Penuh Lingkungan Tal Al-Sultan Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Tentara penjajah Israel telah memerintahkan evakuasi penuh lingkungan Tal Al-Sultan di Rafah, Jalur Gaza selatan, menuntut penduduk di daerah itu untuk segera meninggalkan rumah mereka dan juga menuju utara ke wilayah al-Mawasi.

Dalam unggahan di media sosial pada hari Minggu, 23 Maret 2025 waktu setempat, tentara pendudukan menginstruksikan mereka yang berada di lingkungan Tal Al-Sultan untuk mengungsi dan berjalan kaki ke wilayah yang disebut ‘wilayah kemanusiaan’ di wilayah al-Mawasi.

Wilayah al-Mawasi adalah wilayah yang telah menyaksikan banyak pembantaian warga sipil tak berdosa oleh tentara penjajah Israel sejak dimulainya perang genosida pada bulan Oktober 2023.

Wilayah al-Mawasi juga kekurangan infrastruktur penting, termasuk air dan layanan dasar karena merupakan wilayah yang tak berpenghuni.

Baca Juga:
Wali Kota Metula di Utara Penjajah Israel Meminta Pemerintah untuk Bertindak Tegas setelah Serangan Roket

Wilayah ini menghadapi krisis kesehatan dan juga lingkungan yang parah dengan penyakit dan epidemi yang menyebar.

Keluarga-keluarga Palestina yang mengungsi menghadapi kesulitan besar dalam merelokasi orang-orang lanjut usia, pasien, dan kebutuhan pokok mereka, terutama karena pendudukan itu menghalangi pergerakan kendaraan.

Di sisi lain, Raja Yordania, Abdullah II, menyerukan tindakan internasional segera untuk menghentikan perang genosida yang sedang berlangsung di Jalur Gaza yang telah dilancarkan penjajah Israel selama 16 bulan terakhir.

Dalam panggilan telepon dengan Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, Raja Abdullah menekankan kebutuhan yang mendesak guna menghentikan serangan penjajah Israel terhadap Jalur Gaza dan berkomitmen untuk memulihkan gencatan senjata.

Baca Juga:
5 Anak Palestina Tewas dan Beberapa Lainnya Terluka dalam Serangan Udara Penjajah Israel di Lingkungan al-Tuffah Kota Gaza

Hal tersebut menurut Pengadilan Kerajaan Yordania.

Raja Abdullah juga menyoroti pentingnya melanjutkan bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza untuk meringankan krisis kemanusiaan yang semakin memburuk.

Dia juga menegaskan kembali sikap Yordania terhadap pemindahan warga Palestina dari Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Di sisi lain, seorang analis militer, Elijah Magnier, mengatakan Benjamin Netanyahu berupaya untuk tetap berkuasa setidaknya selama 2 tahun lagi.

Baca Juga:
Penjajah Israel Ledakkan Satu-Satunya Rumah Sakit Khusus Kanker di Jalur Gaza

“Dan inilah sebabnya dia berpindah dari satu perang ke perang lainnya,” ujarnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Wali Kota Metula di Utara Penjajah Israel Meminta Pemerintah untuk Bertindak Tegas setelah Serangan Roket

Pemerintah dan komando militer diminta Wali Kota Metula, penjajah Israel, untuk bertindak tegas setelah serangan roket yang terjadi.

5 Anak Palestina Tewas dan Beberapa Lainnya Terluka dalam Serangan Udara Penjajah Israel di Lingkungan al-Tuffah Kota Gaza

Serangan udara penjajah Israel di lingkungan al-Tuffah, Kota Gaza, menyebabkan 5 orang anak Palestina meninggal dunia.

Penjajah Israel Ledakkan Satu-Satunya Rumah Sakit Khusus Kanker di Jalur Gaza

Satu-satunya rumah sakit khusus kanker di Jalur Gaza diledakkan oleh penjajah Israel dan juga sekolah kedokteran yang bersebelahan.

Pasukan Penjajah Israel Menggerebek Rumah Seorang Warga Yerusalem dan Menjatuhkan Denda

Rumah seorang warga Yerusalem dan putranya digerebek oleh pasukan penjajah Israel yang juga menjatuhkan denda kepada mereka.

Serangan Penjajah Israel di Gaza Menewaskan Lebih dari 70 Orang Termasuk Seorang Bayi yang Baru Lahir

Lebih dari 70 warga Palestina tewas dalam serangan terbaru penjajah Israel di Jalur Gaza termasuk dengan seorang bayi yang baru lahir.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;