Beberapa Warga Sipil Tewas ketika Pesawat Tempur Penjajah Israel Targetkan Berbagai Wilayah di Gaza

Ket. Foto: Serangan Penjajah Israel di Gaza Menyebabkan Beberapa Warga Sipil Palestina Tewas
Ket. Foto: Serangan Penjajah Israel di Gaza Menyebabkan Beberapa Warga Sipil Palestina Tewas Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Beberapa warga sipil Palestina termasuk anak-anak dan wanita tewas dan terluka sejak Rabu dini hari, tanggal 26 Mar 2025 waktu setempat, ketika pesawat tempur penjajah Israel menargetkan berbagai wilayah di Jalur Gaza.

Sumber melaporkan bahwa 8 warga sipil tewas dalam serangan udara penjajah Israel yang menargetkan sebuah rumah milik keluarga al-Najjar di Jabalia yang terletak di Jalur Gaza utara dan warga kesembilan tewas dalam serangan udara di sebuah rumah di Beit Lahia.

Selain itu, beberapa warga Palestina tewas dan lainnya terluka setelah serangan udara penjajah Israel menghantam apartemen tempat tinggal milik keluarga Hussein di kamp pengungsi al-Bureij di Jalur Gaza tengah.

2 warga tewas dan seorang lainnya terluka dalam serangan pesawat tak berawak penjajah Israel yang menargetkan pertemuan warga di pusat Khan Younis di selatan.

Baca Juga:
Pemerintah Penjajah Israel Dilaporkan sedang Mempelajari Rencana Militer untuk Mengambil Alih Gaza

Seorang warga juga terluka oleh tembakan yang ditembakkan oleh penembak jitu di sebelah timur lingkungan Al-Zeitoun di selatan Kota Gaza.

Jumlah korban tewas sejak dimulainya agresi penjajah Israel di Jalur Gaza pada tanggal 7 Oktober 2024 telah meningkat menjadi 50.144.

Lebih dari 113.704 orang juga terluka.

“Sekitar 96 persen air di Jalur Gaza tidak dapat diminum karena runtuhnya infrastruktur total,” ujar Komite Internasional untuk Mendukung Hak-Hak Rakyat Palestina (Hashd).

Baca Juga:
Seorang Pemuda Tewas setelah Pasukan Penjajah Israel Menembaki Sebuah Toko Komersial di Qalqilya

Dalam sebuah makalah kebijakan, mereka mengungkapkan bencana kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya akibat penghancuran infrastruktur air dan sanitasi yang disengaja oleh penjajah Israel dan pencegahan masuknya bahan bakar yang mengakibatkan warga Palestina kehilangan air bersih dan juga layak minum.

Porsi air per kapita harian juga menurun hingga 97 persen, mencapai hanya 3 hingga 15 liter, dibandingkan dengan rata-rata global yang lebih dari 100 liter per hari.

Serangan penjajah Israel terhadap Jalur Gaza menyebabkan kerusakan hampir total pada infrastruktur dan sanitasi dengan 88 persen sumur air rusak. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pemerintah Penjajah Israel Dilaporkan sedang Mempelajari Rencana Militer untuk Mengambil Alih Gaza

Pemerintahan sayap kanan penjajah Israel sedang mempelajari rencana untuk mengambil alih dan memerintah Jalur Gaza.

Seorang Pemuda Tewas setelah Pasukan Penjajah Israel Menembaki Sebuah Toko Komersial di Qalqilya

Seorang pemuda Palestina tewas dibunuh oleh pasukan penjajah Israel sebelum pasukan menyita jasadnya di Kota Qalqilya.

17 Warga Palestina Tewas dan Lainnya Terluka Akibat Pengeboman Rumah dan Tenda Pengungsi di Jalur Gaza

Pengeboman rumah dan tenda pengungsi yang dilakukan oleh penjajah Israel di Jalur Gaza menyebabkan 17 warga Palestina tewas.

3 Masjid Dihancurkan dalam Serangan Udara Penjajah Israel di Khan Younis

Serangan udara yang dilakukan penjajah Israel menghancurkan setidaknya 3 masjid di kota selatan Khan Younis.

Penjajah Israel Membajak Lahan Pertanian di Al-Farisiya Lembah Yordan Utara

Puluhan dunam lahan pertanian milik Palestina di Al-Farisiya yang terletak di Lembah Yordan utara dibajak oleh penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;