Otoritas Penjajah Israel Menolak untuk Menyerahkan Kendali Penuh atas Masjid Ibrahimi di Hebron

Ket. Foto: Otoritas Penjajah Israel Menolak Menyerahkan Kendali Penuh atas Masjid Ibrahimi
Ket. Foto: Otoritas Penjajah Israel Menolak Menyerahkan Kendali Penuh atas Masjid Ibrahimi Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Mohammad Mustafa Najm, Menteri Wakaf dan Urusan Agama, mengonfirmasi bahwa otoritas penjajah Israel telah menolak untuk menyerahkan kendali penuh atas Masjid Ibrahimi di Hebron.

Itu termasuk dengan halaman-halaman dan bagian-bagiannya sebagaimana kebiasaan selama Lailatul Qadar yang diberkahi.

“Pasukan penjajah Israel telah menolak untuk membuka pintu timur untuk yang keempat kalinya pada bulan Ramadhan ini,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Dia menambahkan pasukan penjajah Israel tetap membiarkan beberapa bagian masjid terbuka untuk umat Islam sementara gagal mengembalikan pengelolaan penuh Masjid Ibrahimi kepada pengurus resminya.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Menembak Seorang Pemuda di Barat Ramallah dan Meninggalkannya Berdarah di Tanah

Otoritas Palestina tidak mengakui kendali masjid sebagai tidak lengkap jika ada bagian-bagian utamanya.

Dia menggambarkan praktik penjajah Israel tersebut sebagai preseden sewenang-wenang dan berbahaya di tempat suci tersebut sekaligus merupakan provokasi yang terang-terangan terhadap perasaan umat Islam, menunjukkan pengabaian terhadap kesucian bulan Ramadhan yang penuh berkah dan Masjid Ibrahimi itu sendiri.

Dia mengajak masyarakat Palestina untuk menuju Masjid Ibrahimi dan menetap di sana guna menegaskan kehadiran Islam Palestina di lokasi tersebut yang dianggapnya sebagai cara yang paling baik untuk menghadapi pasukan penjajah Israel selama masa-masa sulit ini.

Diketahui bahwa penjajah Israel bersenjata menyerang seorang warga negara Palestina dan seorang aktivias di Khirbet al-Farisiyah di Lembah Yordan utara.

Baca Juga:
Beberapa Warga Sipil Tewas ketika Pesawat Tempur Penjajah Israel Targetkan Berbagai Wilayah di Gaza

Sumber-sumber menyampaikan para penjajah Israel menyerbu komunitas Naba’ al-Ghazal kemudian menyerang para korban dan meneror penduduk terutama wanita dan anak-anak.

Salah satu penyerang mengarahkan senjata ke keluarga-keluarga tersebut saat mereka melawan serangan terhadap tenda-tenda mereka.

Selama bertahun-tahun, al-Farisiyah telah mengalami serangan penjajah Israel berulang kali, termasuk dengan penggerebekan tenda, pembatasan terhadap penggembala, upaya pencurian ternak, dan serangan fisik.

Hal tersebut sering kali dilakukan di bawah perlindungan pasukan penjajah Israel. Bulan lalu, para penjajah Israel melancarkan 230 serangan. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pasukan Penjajah Israel Menembak Seorang Pemuda di Barat Ramallah dan Meninggalkannya Berdarah di Tanah

Seorang pemuda Palestina ditembak penjajah Israel di Kota Ni’lin di barat Ramallah yang meninggalkannya berdarah di tanah.

Beberapa Warga Sipil Tewas ketika Pesawat Tempur Penjajah Israel Targetkan Berbagai Wilayah di Gaza

Serangan pesawat tempur penjajah Israel yang menargetkan berbagai wilayah di Gaza menyebabkan beberapa warga sipil tewas.

Pemerintah Penjajah Israel Dilaporkan sedang Mempelajari Rencana Militer untuk Mengambil Alih Gaza

Pemerintahan sayap kanan penjajah Israel sedang mempelajari rencana untuk mengambil alih dan memerintah Jalur Gaza.

Seorang Pemuda Tewas setelah Pasukan Penjajah Israel Menembaki Sebuah Toko Komersial di Qalqilya

Seorang pemuda Palestina tewas dibunuh oleh pasukan penjajah Israel sebelum pasukan menyita jasadnya di Kota Qalqilya.

17 Warga Palestina Tewas dan Lainnya Terluka Akibat Pengeboman Rumah dan Tenda Pengungsi di Jalur Gaza

Pengeboman rumah dan tenda pengungsi yang dilakukan oleh penjajah Israel di Jalur Gaza menyebabkan 17 warga Palestina tewas.

Berita Terkini

wave

10 HP Terbaik yang Akan Hadir di 2026: Spesifikasi, Fitur AI, dan Perbandingan Lengkap

Sedang mencari HP terbaik 2026? Simak daftar 10 smartphone terbaru dari Samsung, Xiaomi, Google, Vivo hingga OPPO lengkap dengan fitur AI

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali


See All
; ;