Pasukan Penjajah Israel Menembak Seorang Pemuda di Barat Ramallah dan Meninggalkannya Berdarah di Tanah

Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel Menembak Seorang Pemuda Palestina di Dekat Ramallah
Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel Menembak Seorang Pemuda Palestina di Dekat Ramallah Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut sumber setempat, pasukan penjajah Israel menembak seorang pemuda Palestina dengan peluru tajam pada Rabu pagi, tanggal 26 Maret 2025 waktu setempat, di Kota Ni’lin yang terletak di sebelah barat Ramallah.

Pasukan penjajah Israel juga meninggalkannya berdarah di tanah dekat koloni ilegal Nili.

“Tentara penjajah Israel menembakkan peluru tajam ke arah pemuda tersebut yang diidentifikasi bernama Yusuf Srour dan melukainya dengan peluru di perut,” ujar sumber.

Para tentara penjajah Israel kemudian menahannya dan membiarkannya berdarah selama lebih dari 2 jam di dekat koloni Nili.

Baca Juga:
Beberapa Warga Sipil Tewas ketika Pesawat Tempur Penjajah Israel Targetkan Berbagai Wilayah di Gaza

Pemuda tersebut kehilangan kesadaran dan kehilangan banyak darah sebelum warga dapat membawanya ke rumah sakit di Ramallah di mana kondisinya dilaporkan kritis.

Di sisi lain, orang-orang yang mengungsi di Jalur Gaza utara mencari daerah manapun yang dapat memberi mereka sedikit rasa aman.

Mereka pindah ke lokasi tenda, daerah yang penuh sesak, mereka pindah ke pusat evakuasi yang hampir runtuh dan sebagian hancur.

Warga Palestina kekurangan kebutuhan paling mendasar untuk bertahan hidup dalam kondisi yang sulit, kelaparan, kehausan, trauma, dan yang paling penting ketakutan terus-menerus akan serangan di tenda-tenda mereka.

Baca Juga:
Pemerintah Penjajah Israel Dilaporkan sedang Mempelajari Rencana Militer untuk Mengambil Alih Gaza

Badan Kemanusiaan PBB (OCHA) menyatakan sistem perawatan Jalur Gaza berada di bawah tekanan yang sangat besar, berjuang untuk menyediakan perawatan yang diperlukan untuk pasien di tengah peningkatan yang tajam jumlah korban, penurunan tajam dalam persediaan medis karena terhentinya masuknya pasokan dan kurangnya peralatan medis, unit darah, dan juga tenaga medis khusus.

OCHA menyebutkan lebih dari separuh rumah sakit yang menerima kasus trauma kini mempunyai tingkat hunian tempat tidur lebih dari 80 persen dan permintaan donor darah terus berlanjut.

“Selain itu, persediaan obat anestesi yang ada menipis bersama dengan persediaan medis utama yang diperlukan untuk persalinan dan melahirkan yang aman,” bunyi laporan tersebut.

OCHA melanjutkan untuk vaksin, stok vaksin Rota tidak ada dan persetujuan pengiriman dari otoritas penjajah Israel sangat diperlukan. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Beberapa Warga Sipil Tewas ketika Pesawat Tempur Penjajah Israel Targetkan Berbagai Wilayah di Gaza

Serangan pesawat tempur penjajah Israel yang menargetkan berbagai wilayah di Gaza menyebabkan beberapa warga sipil tewas.

Pemerintah Penjajah Israel Dilaporkan sedang Mempelajari Rencana Militer untuk Mengambil Alih Gaza

Pemerintahan sayap kanan penjajah Israel sedang mempelajari rencana untuk mengambil alih dan memerintah Jalur Gaza.

Seorang Pemuda Tewas setelah Pasukan Penjajah Israel Menembaki Sebuah Toko Komersial di Qalqilya

Seorang pemuda Palestina tewas dibunuh oleh pasukan penjajah Israel sebelum pasukan menyita jasadnya di Kota Qalqilya.

17 Warga Palestina Tewas dan Lainnya Terluka Akibat Pengeboman Rumah dan Tenda Pengungsi di Jalur Gaza

Pengeboman rumah dan tenda pengungsi yang dilakukan oleh penjajah Israel di Jalur Gaza menyebabkan 17 warga Palestina tewas.

3 Masjid Dihancurkan dalam Serangan Udara Penjajah Israel di Khan Younis

Serangan udara yang dilakukan penjajah Israel menghancurkan setidaknya 3 masjid di kota selatan Khan Younis.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;