Seorang Pekerja Palestina Ditembak dan Terluka oleh Pasukan Penjajah Israel di Dekat Desa Rummaneh Barat Laut Jenin

Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel Menembak Seorang Pekerja Palestina di Barat Laut Jenin
Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel Menembak Seorang Pekerja Palestina di Barat Laut Jenin Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Seorang pekerja Palestina ditembak dan terluka oleh pasukan penjajah Israel pada hari Minggu pagi, tanggal 6 April 2025 waktu setempat, di dekat Desa Rummaneh, barat laut Jenin, saat dia mencoba pergi ke tempat kerjanya di Wilayah 1948.

Sumber-sumber lokal melaporkan tentara penjajah Israel menembaki sekelompok pekerja yang mencoba pergi ke tempat kerja mereka.

“Melukai salah satu dari mereka dengan tembakan langsung di bagian kakinya,” kata mereka.

Dia dipindahkan ke rumah sakit terdekat untuk menjalani perawatan.

Baca Juga:
Sejumlah Warga Palestina Tewas dan Beberapa Lainnya Terluka dalam Serangkaian Serangan Penjajah Israel di Khan Younis

Di sisi lain, seorang pria terluka oleh tembakan penjajah Israel pada Minggu dini hari di dekat tembok apartheid penjajah Israel di dekat Kota Al-Ram di utara Yerusalem yang diduduki.

Hal tersebut menurut sumber keamanan Palestina.

Pekerja dari Kota Kober yang terletak di barat laut Ramallah ditembak di kaki ketika berada di dekat tembok yang memisahkan komunitas Palestina di Tepi Barat dari Yerusalem yang diduduki.

Dia segera dipindahkan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Tutup Jalan Pertanian di Distrik Bethlehem Tepi Barat Selatan

Di sisi lain, juru bicara UNICEF, Kazem Abu Khalaf, pada hari Minggu mengumumkan penutupan sekitar 21 pusat perawatan kekurangan gizi di Jalur Gaza karena dimulainya kembali agresi penjajah Israel dan perintah evakuasi baru-baru ini yang dikeluarkan oleh wilayah tempat pusat-pusat ini beroperasi.

Dalam pernyataan pers, dia menerangkan bahwa UNICEF tengah menunggu laporan dari badan khusus yang bertugas menilai ketahanan pangan di Jalur Gaza untuk menyampaikan temuannya.

Dia menegaskan bahwa penjajah Israel terus memblokir penyeberangan ke Jalur Gaza, mencegah masuknya bantuan kemanusiaan, suplemen gizi, pasokan medis, dan bahan-bahan penting lainnya selama 35 hari berturut-turut.

Sebelumnya, UNICEF menyebutkan lebih dari 1 juta anak di Jalur Gaza telah kehilangan bantuan yang menyelamatkan nyawa selama lebih dari sebulan.

Baca Juga:
Pemukim Penjajah Israel Melepaskan Ternak ke Ladang Pertanian Palestina di Beberapa Wilayah Masafer Yatta

UNICEF mengecam blokade penjajah Israel yang sedang berlangsung, menyebutnya sebagai pelanggaran hukum humaniter internasional dengan konsekuensi yang menghancurkan bagi anak-anak. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Sejumlah Warga Palestina Tewas dan Beberapa Lainnya Terluka dalam Serangkaian Serangan Penjajah Israel di Khan Younis

Serangkaian serangan penjajah Israel di Khan Younis menyebabkan sejumlah warga Palestina tewas dan beberapa lainnya terluka.

Pasukan Penjajah Israel Tutup Jalan Pertanian di Distrik Bethlehem Tepi Barat Selatan

Jalan pertanian di daerah Umm Rukba di distrik Bethlehem yang terletak di Tepi Barat selatan ditutup oleh pasukan penjajah Israel.

Pemukim Penjajah Israel Melepaskan Ternak ke Ladang Pertanian Palestina di Beberapa Wilayah Masafer Yatta

Ternak dilepaskan oleh pemukim penjajah Israel ke ladang pertanian Palestina di beberapa wilayah Masafer Yatta, selatan Hebron.

Anak-Anak Palestina Menderita Kerugian Besar Akibat Agresi Penjajah Israel yang Tidak Kunjung Berhenti di Gaza

Kerugian besar diderita oleh anak-anak Palestina akibat agresi penjajah Israel yang tidak kunjung berhenti di Jalur Gaza, Palestina.

3 Warga Tewas dalam Serangan Udara Penjajah Israel di Timur Kota Gaza

Serangan udara di timur Kota Gaza menewaskan 3 warga Palestina dalam serangan yang menargetkan warga sipil di daerah tersebut.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;