Pasukan Penjajah Israel Menyerang Tenda Pengungsian Warga Palestina di Khan Younis

Ket. Foto: Tenda Pengungsian Warga Palestina di Khan Younis Diserang oleh Pasukan Penjajah Israel
Ket. Foto: Tenda Pengungsian Warga Palestina di Khan Younis Diserang oleh Pasukan Penjajah Israel Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Salah satu serangan udara paling baru di Jalur Gaza terjadi di Khan Younis, di mana pasukan penjajah Israel menargetkan sebuah tenda yang menampung warga Palestina yang mengungsi.

Menurut sumber medis, sedikitnya 10 warga Palestina terluka dalam serangan ini dan mereka dipindahkan ke Rumah Sakit Nasser.

“Sebagian besar dari mereka berada dalam situasi kritis,” ujar dokter.

Sebagian besar rumah sakit di Jalur Gaza kewalahan dan terkuras karena tidak ada pasokan medis yang memasuki Jalur Gaza selama lebih dari sebulan sekarang.

Baca Juga:
PBB Sebut Hampir 70 Persen Warga Gaza Kini Berada di bawah Perintah Pengungsian Penjajah Israel

Terjadi pula serangan lain di wilayah barat Khan Younis, di mana sejumlah korban luka dilaporkan dan orang-orang itu telah dipindahkan ke Rumah Sakit Nasser.

Hal ini tidak hanya terjadi di wilayah selatan tetapi juga di wilayah timur Kota Gaza. Di Shujaeya, terjadi penembakan peluru tajam dan lebih banyak rumah penduduk yang menjadi sasaran pasukan penjajah Israel.

Menurut tim pertahanan sipil dan ambulans, mereka menyampaikan bahwa mereka tidak dapat mencapai daerah tersebut sebab quadcopter penjajah Israel menyerang siapa saja yang mendekat.

Bukan hanya serangan udara yang terus berlangsung. Rumah sakit di seluruh Jalur Gaza kewalahan menampung warga Palestina yang terluka dan dokter menyampaikan bahwa ada banyak tantangan dalam merawat mereka.

Baca Juga:
Lebih dari 250 Mantan Anggota Intelijen Mossad Serukan Diakhirinya Perang di Jalur Gaza

Masyarakat Palestina menyampaikan bahwa mereka tidak aman kemana pun mereka pergi karena pasukan penjajah Israel menargetkan berbagai wilayah, bahkan al-Mawasi yang seharusnya menjadi zona kemanusiaan yang aman.

Selain itu, 2 orang tewas dalam serangan penjajah Israel terhadap tenda-tenda penampungan di daerah Beit Lahiya, Jalur Gaza utara.

Para korban kini telah diidentifikasi oleh media lokal Palestina sebagai Mahmoud dan Haitham Hamdan.

Penembakan artileri berat di Kota Gaza dan tembakan terus-menerus dari kendaraan lapis baja penjajah Israel ke arah kota itu.

Baca Juga:
Petugas Medis yang Hilang Dilaporkan Sebenarnya Masih Hidup dan Ditahan oleh Penjajah Israel

Tembakan hebat dari penjajah Israel juga dilaporkan terjadi di selatan Jalur Gaza terhadap rumah-rumah penduduk di Kota Abasan, yang terletak di timur Khan Younis. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

PBB Sebut Hampir 70 Persen Warga Gaza Kini Berada di bawah Perintah Pengungsian Penjajah Israel

Menurut PBB, hampir 70 persen warga Jalur Gaza kini berada di bawah perintah pengungsian pendudukan penjajah Israel.

Lebih dari 250 Mantan Anggota Intelijen Mossad Serukan Diakhirinya Perang di Jalur Gaza

Seruan diakhirnya perang yang hingga kini masih berlangsung di Jalur Gaza dilakukan oleh lebih dari 250 mantan anggota Mossad.

Petugas Medis yang Hilang Dilaporkan Sebenarnya Masih Hidup dan Ditahan oleh Penjajah Israel

Petugas medis Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina yang hilang dikabarkan masih hidup dan ditahan oleh penjajah Israel.

Pasukan Penjajah Israel Menahan 6 Orang selama Serangan di Kota Kobar Barat Laut Ramallah

6 orang ditahan oleh pasukan penjajah Israel selama serangan yang dilakukan di Kota Kobar di sebelah barat laut Ramallah.

Militer Penjajah Israel Tingkatkan Kewaspadaan Keamanan Menjelang Liburan Paskah

Tingkat kewaspadaan ditingkatkan oleh militer penjajah Israel menjelang liburan Paskah menyusul penilaian situasi yang dilakukan.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;