Sebuah Ledakan Terjadi di Kamp Nur Shams saat Penjajah Israel Melanjutkan Operasi di Tepi Barat

Ket. Foto: Sebuah Ledakan Terjadi di Kamp Nur Shams di Tepi Barat
Ket. Foto: Sebuah Ledakan Terjadi di Kamp Nur Shams di Tepi Barat Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Sebuah ledakan dilaporkan terjadi di Kamp Nur Shams yang terletak di timur Tulkarm ketika penjajah Israel melanjutkan operasi militer di Tepi Barat.

Kantor berita Wafa menyampaikan bahwa kebakaran terjadi di sebuah gedung setelah ledakan tersebut tetapi rinciannya masih terbatas karena penjajah Israel telah memaksa penduduk meninggalkan daerah itu.

“Buldozer juga meratakan jalan-jalan di wilayah Jabal al-Nasr kamp dan menyerbu sebuah rumah di dekat Masjid al-Nasr,” kata mereka.

Pasukan penjajah Israel meningkatkan serangan di Tepi Barat setelah kesepakatan gencatan senjata dicapai di Jalur Gaza antara penjajah Israel dan Hamas pada tanggal 17 Januari.

Baca Juga:
Orang-Orang Terbakar Hidup-Hidup di dalam Tenda dalam Serangan Terbaru Penjajah Israel di Gaza

Beberapa kamp pengungsi yang telah digerebek termasuk Jenin, Tulkarm, Far’a dan Arroub yang memaksa sedikitnya 40.000 orang warga Palestina meninggalkan rumah mereka.

Di sisi lain, pemerintah penjajah Israel telah membatalkan visa sekelompok 27 anggota parlemen Prancis berhaluan kiri beberapa hari sebelum mereka dijadwalkan mengunjungi penjajah Israel dan wilayah Palestina dengan menggunakan undang-undang yang memungkinkan pihak berwenang untuk melarang mereka yang dianggap tidak bersahabat dengan penjajah Israel.

Sekelompok anggota parlemen itu menyatakan untuk pertama kalinya, 2 hari sebelum keberangkatan mereka, otoritas penjajah Israel membatalkan visa masuk mereka yang telah disetujui 1 bulan lalu.

“Kami ingin memahami apa yang mengakibatkan keputusan mendadak ini yang menyerupai hukuman kolektif,” sebut mereka.

Baca Juga:
Penjajah Israel Menyerang Seorang Penggembala Palestina dan Mencuri 250 Domba di Wadi Qelt Sebelah Barat Jericho

Kelompok itu menambahkan dengan sengaja mencegah pejabat terpilih dan anggota parlemen bepergian tidak akan tanpa konsekuensi.

Mereka juga meminta Presiden Prancis, Emmanuel Macron, untuk campur tangan.

Sementara itu, aktivis HAM, Adam Shapiro, menyebutkan laporan penjajah Israel tentang eksekusi petugas medis Palestina di Jalur Gaza berupaya untuk hanya menyalahkan 1 orang atas insiden itu, sementara kebijakan sistematis penjajah Israel yang memungkinkan terjadinya hal tersebut tidak tersentuh. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Orang-Orang Terbakar Hidup-Hidup di dalam Tenda dalam Serangan Terbaru Penjajah Israel di Gaza

Di antara 34 orang yang tewas dalam serangan terbaru di Jalur Gaza, orang-orang terbakar hidup-hidup di dalam tenda mereka.

Penjajah Israel Menyerang Seorang Penggembala Palestina dan Mencuri 250 Domba di Wadi Qelt Sebelah Barat Jericho

Seorang penggembala Palestina diserang oleh penjajah Israel yang juga mencuri 205 dombanya di Wadi Qelt di sebelah barat Jericho.

Serangan Mematikan Penjajah Israel Dilaporkan Kembali Menghantam Kota Gaza

Pasukan penjajah Israel kembali melakukan serangan yang mematikan di Kota Gaza yang terletak di utara Jalur Gaza, Palestina.

Pasukan Penjajah Israel Menyerang Tenda Pengungsian Warga Palestina di Khan Younis

Pasukan penjajah Israel menyerang sebuah tenda pengungsian warga Palestina di Khan Younis yang menyebabkan beberapa warga terluka.

PBB Sebut Hampir 70 Persen Warga Gaza Kini Berada di bawah Perintah Pengungsian Penjajah Israel

Menurut PBB, hampir 70 persen warga Jalur Gaza kini berada di bawah perintah pengungsian pendudukan penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;