Penjajah Israel Mengganggu Lalu Lintas dan Menyerang Kendaraan Palestina di Persimpangan Dekat Deir Ballut

Ket. Foto: Penjajah Israel Mengganggu Lalu Lintas di Persimpangan Dekat Deir Ballut
Ket. Foto: Penjajah Israel Mengganggu Lalu Lintas di Persimpangan Dekat Deir Ballut Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Penjajah Israel mengganggu lalu lintas dan menyerang kendaraan Palestina pada hari Senin, tanggal 21 April 2025 waktu setempat, di persimpangan dekat Kota Deir Ballut, sebelah barat Salfit.

Menurut sumber-sumber lokal, para pemukim berkumpul di persimpangan Deir Ballut di bawah perlindungan pasukan penjajah Israel.

Selain itu, militer penjajah Israel juga menutup gerbang besi menuju Desa Rafat di dekatnya, menghalangi pergerakan penduduk dan menghambat perjalanan antara kedua kota itu.

Beberapa penjajah Israel juga menyerang mobil-mobil Palestina tetapi tidak ada korban luka yang dilaporkan.

Baca Juga:
Sekelompok Penjajah Israel Ekstremis Menyerbu Komunitas Badui Arab al-Malihat di Barat Laut Jericho

Di sisi lain, juru bicara militer penjajah Israe, Effie Defrin, menyampaikan militer akan mengejar Hamas di mana pun mereka berada, baik di utara Jalur Gaza, di selatan Jalur Gaza, maupun di luar Jalur Gaza.

“Kami beroperasi di Jalur Gaza utara dan Jalur Gaza selatan. Kami telah memutus wilayah Khan Younis dari wilayah Rafah,” ujarnya dalam sebuah pernyataan yang disampaikan dari zona penyangga antara 2 kota yang disebut penjajah Israel sebagai Koridor Morag.

Dia menambahkan tujuan operasi ini adalah untuk meningkatkan tekanan pada Hamas agar para sandera dapat pulang dan menghancurkan rezim Hamas, sayap militer Hamas, militer serta pemerintahnya.

Dia menyatakan bahwa ‘ambiguitas’ seputar operasi penjajah Israel di Jalur Gaza adalah bagian dari strategi untuk terus mengejutkan Hamas dan bahwa tentara akan membuka lebih banyak front di wilayah Jalur Gaza lainnya sekarang setelah mereka menyelesaikan zona penyangga di selatn.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Menyerang dan Melukai Anak di bawah Umur di Kota Beit Furik

Di sisi lain, Kantor Media Pemerintah Gaza telah memperingatkan warga Palestina terhadap ‘kampanye jahat’ yang mengusulkan mereka dapat mengungsi dari Jalur Gaza melalui Bandara Ramon penjajah Israel dan pindah ke negara lain di seluruh dunia.

Disebutkan bahwa informasi yang menyesatkan itu dibagikan oleh akun-akun media sosial palsu dan menuduh penjajah Israel menyebarkan ‘propaganda beracun’ untuk merusak ‘keteguhan rakyat Palestina’. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Sekelompok Penjajah Israel Ekstremis Menyerbu Komunitas Badui Arab al-Malihat di Barat Laut Jericho

Komunitas Badui Arab al-Malihat yang terletak di barat laut Jericho diserbu oleh sekelompok penjajah Israel ekstremis.

Pasukan Penjajah Israel Menyerang dan Melukai Anak di bawah Umur di Kota Beit Furik

Seorang anak di bawah umur diserang dan dilukai oleh pasukan penjajah Israel selama serangan yang dilakukan di Kota Beit Furik.

Penjajah Israel Menyerang Properti Warga Palestina di Daerah Wadi Qana Dekat Kota Deir Istiya

Properti warga Palestina di daerah Wadi Qana di dekat Kota Deir Istiya di barat laut Salfit diserang oleh para penjajah Israel.

Kementerian Luar Negeri Palestina Membunyikan Peringatan atas Bencana Kelaparan di Jalur Gaza

Peringatan atas bencana kelaparan yang semakin parah terjadi di Jalur Gaza dibunyikan oleh Kementerian Luar Negeri Palestina.

Sebuah Ledakan Terjadi di Kamp Nur Shams saat Penjajah Israel Melanjutkan Operasi di Tepi Barat

Ketika penjajah Israel melanjutkan operasi di Tepi Barat, sebuah ledakan dilaporkan terjadi di Kamp Nur Shams di timur Tulkarm.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;