Pasukan Penjajah Israel Menyerang dan Melukai Anak di bawah Umur di Kota Beit Furik

Ket. Foto: Pasukan Pendudukan Menyerang Seorang Anak di bawah Umur di Beit Furik
Ket. Foto: Pasukan Pendudukan Menyerang Seorang Anak di bawah Umur di Beit Furik Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Tentara penjajah Israel pada hari Senin malam, tanggal 22 April 2025 waktu setempat, menyerang seorang anak di bawah umur Palestina di Kota Beit Furik di timur Nablus.

Menurut PRCS atau Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina, seorang anak berusia 15 tahun terluka setelah dipukuli oleh tentara penjajah Israel. Dia kemudian dibawah ke rumah sakit untuk dirawat.

“Pasukan penjajah Israel menyerbu kota itu malam dan menyerbu beberapa lingkungan,” ujar sumber-sumber lokal.

Mereka menambahkan pasukan pendudukan juga menyerang remaja tersebut selama penyerbuan.

Baca Juga:
Penjajah Israel Menyerang Properti Warga Palestina di Daerah Wadi Qana Dekat Kota Deir Istiya

Kota ini sering menjadi sasaran serangan, seringkali memicu bentrokan yang menyebabkan banyak orang terluka.

Di sisi lain, suara pesawat tak berawak penjajah Israel yang menyerang di atas kepala warga Gaza telah meningkat selama beberapa waktu terakhir, yang meningkatkan kewaspadaan mengenai potensi eskalasi serangan di bagian tengah Jalur Gaza.

Terdapat perasaan bahwa situasi semakin memburuk. Penggunaan UAV atau kendaraan udara tak berawak yang membawa bahan peledak untuk menyerang tenda-tenda darurat, termasuk di zona aman al-Mawasi dan Kota Gaza telah meningkat.

Di sisi lain, seorang remaja Palestina oleh peluru tajam penjajah Israel dan beberapa warga lainnya mati lemas pada Senin malam selama serangan militer penjajah Israel di Kota Idhna, sebelah barat Hebron.

Baca Juga:
Kementerian Luar Negeri Palestina Membunyikan Peringatan atas Bencana Kelaparan di Jalur Gaza

Media melaporkan bahwa pasukan penjajah Israel menyerbu Kota Idhna, melepaskan tembakan peluru tajam, granat kejut, dan tabung gas air mata ke arah penduduk.

Akibatnya, seorang anak laki-laki berusia 16 tahun tertembak di perut dan dibawa ke rumah sakit, sementara beberapa lainnya menderita sesak napas dan dirawat di tempat kejadian.

Sementara itu, tentara penjajah Israel menahan seorang pemuda setelah dia terluka, Rincian tentang kondisinya belum dikonfirmasi.

Selain itu, tentara pendudukan penjajah Israel yang ditempatkan di pusat kota juga memaksa pemilik toko untuk menutup bisnis mereka. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Penjajah Israel Menyerang Properti Warga Palestina di Daerah Wadi Qana Dekat Kota Deir Istiya

Properti warga Palestina di daerah Wadi Qana di dekat Kota Deir Istiya di barat laut Salfit diserang oleh para penjajah Israel.

Kementerian Luar Negeri Palestina Membunyikan Peringatan atas Bencana Kelaparan di Jalur Gaza

Peringatan atas bencana kelaparan yang semakin parah terjadi di Jalur Gaza dibunyikan oleh Kementerian Luar Negeri Palestina.

Sebuah Ledakan Terjadi di Kamp Nur Shams saat Penjajah Israel Melanjutkan Operasi di Tepi Barat

Ketika penjajah Israel melanjutkan operasi di Tepi Barat, sebuah ledakan dilaporkan terjadi di Kamp Nur Shams di timur Tulkarm.

Orang-Orang Terbakar Hidup-Hidup di dalam Tenda dalam Serangan Terbaru Penjajah Israel di Gaza

Di antara 34 orang yang tewas dalam serangan terbaru di Jalur Gaza, orang-orang terbakar hidup-hidup di dalam tenda mereka.

Penjajah Israel Menyerang Seorang Penggembala Palestina dan Mencuri 250 Domba di Wadi Qelt Sebelah Barat Jericho

Seorang penggembala Palestina diserang oleh penjajah Israel yang juga mencuri 205 dombanya di Wadi Qelt di sebelah barat Jericho.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;