UNICEF Sebut Anak-Anak Palestina di Jalur Gaza Tidak Dapat Divaksinasi Karena Perang

Ket. Foto: Anak-Anak Gaza Tidak Dapat Divaksinasi Karena Pemboman
Ket. Foto: Anak-Anak Gaza Tidak Dapat Divaksinasi Karena Pemboman Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – UNICEF mengatakan anak-anak Palestina di Jalur Gaza tidak dapat divaksinasi karena pemboman, pengungsian, dan blokade bantuan kemanusiaan.

Minggu lalu, Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan bahwa program vaksin polio telah ditangguhkan.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina, Khalil Deqran, memperingatkan bahwa jika vaksin polio tidak segera tiba, pihak berwenang bersiap menghadapi ‘bencana nyata’.

“Anak-anak dan pasien tidak boleh digunakan sebagai kartu pemerasan politik,” ujarnya.

Baca Juga:
Lebih dari 65 Ribu Kasus Malnutrisi Akut Terjadi di Kalangan Anak-Anak Gaza

Di sisi lain, Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, telah mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri Palestina, Mohammed Mustafa, di London.

Dalam sebuah pernyataan yang tidak menyertakan kata ‘penjajah Israel’, kantor perdana menteri Inggris menyampaikan Starmer mengatakan kepada Mustafa bahwa Inggris tidak mendukung dimulainya kembali permusuhan di Jalur Gaza yang tidak menguntungkan siapapun.

“Dia melanjutkan Inggris akan terus mendesak agar gencatan senjata dikembalikan sebagai langkah pertama menuju perdamaian abadi dan juga menegaskan kembali bahwa pengembalian bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza sangat penting,” bunyi pernyataan tersebut.

Pemerintah Inggris menghadapi seruan untuk menangguhkan bantuannya kepada penjajah Israel, termasuk transfer senjata, di tengah perang Jalur Gaza.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Menyerang Seorang Pemuda Palestina selama Serangan Militer di Kota Turmus Aya

Pada bulan Januari, BPC atau Komite Palestina Inggris menyatakan kolaborasi militer Inggris dengan penjajah Israel selama serangannya ke Jalur Gaza serta dukungannya melalui penyediaan senjata, bantuan logistik, dan intervensi militer langsung di Yaman, dapat merupakan pelanggaran hukum internasional.

Sementara itu, Mesir telah mengatakan kepada Mahkamah Internasional bahwa penjajah Israel tetap terikat oleh kewajibannya berdasarkan hukum humaniter internasional dan hukum hak asasi manusia internasional selama pendudukannya atas wilayah Palestina berlanjut.

Ketika ICJ mendengarkan argumen dari PBB dan pihak lain tentang kewajiban penjajah Israel sebagai kekuatan pendudukan, asisten menteri luar negeri Mesir, Hatem Kamaleddin Abdelkader, menuduh penjajah melakukan ‘pengepungan brutal’ terhadap warga sipil dan menyebutnya sebagai ‘babak terbaru dalam persenjataan sistematis penjajah Israel terhadap bantuan kemanusiaan’. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Lebih dari 65 Ribu Kasus Malnutrisi Akut Terjadi di Kalangan Anak-Anak Gaza

Menurut Kantor Media Pemerintah Gaza, terjadi lebih dari 65 ribu kasus malnutrisi akut di kalangan anak-anak di Jalur Gaza.

Pasukan Penjajah Israel Menyerang Seorang Pemuda Palestina selama Serangan Militer di Kota Turmus Aya

Seorang pemuda Palestina diserang oleh pasukan penjajah Israel selama serangan militer di Kota Turmus Aya di sebelah timur laut Ramallah.

Pasukan Penjajah Israel Menculik Seorang Warga Palestina dari Kota al-Ram Sebelah Utara Yerusalem

Seorang warga Palestina dari Kota al-Ram yang terletak di sebelah utara Yerusalem diculik oleh pasukan khusus penjajah Israel.

9 Warga Sipil Palestina Tewas dalam Serangan Udara Penjajah Israel di Khan Younis dan Kota Gaza

Serangan udara penjajah Israel yang menargetkan Khan Younis dan Kota Gaza menyebabkan 9 warga sipil Palestina dilaporkan tewas.

Beberapa Warga Palestina Mengalami Luka-Luka dalam Serangan Tentara Penjajah Israel di Kota Beit Fajjar

Serangan tentara penjajah Israel di Kota Beit Fajjar menyebabkan beberapa warga Palestina mengalami luka-luka.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;