Beberapa Warga Palestina Mengalami Luka-Luka dalam Serangan Tentara Penjajah Israel di Kota Beit Fajjar

Ket. Foto: Sejumlah Warga Palestina Terluka dalam Serangan Tentara Penjajah Israel di Kota Beit Fajjar
Ket. Foto: Sejumlah Warga Palestina Terluka dalam Serangan Tentara Penjajah Israel di Kota Beit Fajjar Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Beberapa warga Palestina pada hari Rabu, tanggal 23 April 2025 waktu setempat, mengalami luka-luka dalam serangan tentara penjajah Israel di Kota Beit Fajjar di selatan Kota Bethlehem di Tepi Barat.

Sumber mengatakan pasukan penjajah Israel menerobos masuk ke kota dan menyebar di beberapa lingkungan.

“Mereka secara fisik menyerang beberapa penduduk,” ujarnya.

Di antara korban adalah Ahmad Mohammad Deiriyya berusia 14 tahun yang mengalami memar di sekujur tubuh dan juga luka di bagian kepala.

Baca Juga:
Seorang Anak Laki-Laki Palestina Tewas setelah Ditembak Pasukan Penjajah Israel di Kota Yamoun

Pasukan penjajah Israel seringkali menyerbu rumah-rumah warga Palestina hampir setiap hari di seluruh Tepi Barat dengan dalih mencari warga Palestina yang ‘dicari’, yang memicu bentrokan dengan warga.

Penggerebekan ini dilakukan tanpa perlu surat perintah penggeledahan, kapan pun dan di mana pun militer memilih sesuai dengan kewenangannya yang sewenang-wenang.

Diketahui bahwa berdasarkan hukum militer penjajah Israel, komanda angkatan darat mempunyai kewenangan penuh atas eksekutif, legislatif, dan yudikatif atas 3 juta warga Palestina yang tinggal di Tepi Barat.

Warga Palestina tidak mempunyai suara dalam bagaimana kewenangan ini dijalankan.

Baca Juga:
Serangan Udara Penjajah Israel Tewaskan 2 Warga Sipil Palestina dan Melukai yang Lainnya di Deir al-Balah

Di sisi lain, seorang juru bicara Kementerian Kesehatan menyampaikan pasien dialisis ginjal di Jalur Gaza kesulitan mendapatkan perawatan.

Dia melanjutkan ratusan orang telah meninggal.

“Lebih dari 400 orang, mewakili 40 persen pasien ginjal di Jalur Gaza, meninggal selama perang karena kurangnya perawatan,” ungkapnya.

Ditambahkan pula bahwa kekurangan peralatan dialisis di Jalur Gaza diperburuk oleh kekurangan obat ginjal.

Baca Juga:
Penjajah Israel Mengganggu Lalu Lintas dan Menyerang Kendaraan Palestina di Persimpangan Dekat Deir Ballut

Warga Palestina di Jalur Gaza menghadapi bencana kemanusiaan yang semakin parah yang diperparah dengan blokade semua pasokan medis dan makanan yang diberlakukan oleh penjajah Israel sejak awal bulan Maret.

Di sisi lain, pertemuan kabinet penjajah Israel memicu perdebatan sengit mengenai distribusi bantuan ke Jalur Gaza.

Menurut media, kata-kata tajam terjadi antara Menteri Keuangan sayap kanan Bezalel Smotrich, Menteri Pertahanan Israel Katz, Kepala Shin Bet Ronen Bar, dan Kepala Staf Militer Eyal Zamir. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Seorang Anak Laki-Laki Palestina Tewas setelah Ditembak Pasukan Penjajah Israel di Kota Yamoun

Pasukan penjajah Israel menembak seorang anak laki-laki Palestina berusia 12 tahun dan menyebabkannya tewas di Kota Yamoun.

Serangan Udara Penjajah Israel Tewaskan 2 Warga Sipil Palestina dan Melukai yang Lainnya di Deir al-Balah

2 warga sipil Palestina tewas dan yang lainnya terluka dalam serangan udara yang dilakukan oleh penjajah Israel di Deir al-Balah.

Penjajah Israel Mengganggu Lalu Lintas dan Menyerang Kendaraan Palestina di Persimpangan Dekat Deir Ballut

Lalu lintas diganggu dan penjajah Israel juga menyerang kendaraan Palestina di persimpangan dekat Kota Deir Ballut.

Sekelompok Penjajah Israel Ekstremis Menyerbu Komunitas Badui Arab al-Malihat di Barat Laut Jericho

Komunitas Badui Arab al-Malihat yang terletak di barat laut Jericho diserbu oleh sekelompok penjajah Israel ekstremis.

Pasukan Penjajah Israel Menyerang dan Melukai Anak di bawah Umur di Kota Beit Furik

Seorang anak di bawah umur diserang dan dilukai oleh pasukan penjajah Israel selama serangan yang dilakukan di Kota Beit Furik.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;