Pasukan Penjajah Israel Mencabut Pohon Zaitun Milik Seorang Penduduk Desa Oadla Selatan Nablus

Ket. Foto: Pasukan Pendudukan Penjajah Israel Mencabut Pohon Zaitun Milik Penduduk Desa Oadla di Sebelah Selatan Nablus
Ket. Foto: Pasukan Pendudukan Penjajah Israel Mencabut Pohon Zaitun Milik Penduduk Desa Oadla di Sebelah Selatan Nablus Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pasukan pendudukan penjajah Israel mencabut pohon zaitun milik seorang penduduk Desa Oadla yang terletak di selatan Kota Nablus, Tepi Barat.

Menurut sumber setempat, pasukan penjajah Israel pada hari Rabu malam, tanggal 11 Juni 2025 waktu setempat, mengawal buldozer ke sekitar Jembatan Odala, yang merupakan tempat alat berat itu mencabut pohon zaitun dari sebidang tanah milik penduduk desa.

Pasukan pendudukan juga menyita buldozer milik seorang penduduk Desa Khirbet Yarza di sebelah timur Tubas.

Di sisi lain, pelapor khusus PBB di wilayah Palestina, Francesca Albanese, telah mendesak otoritas Mesir untuk memfasilitasi perjalanan cepat para manusia yang telah meninggalkan segalanya dalam upaya untuk mematahkan pengepungan penjajah Israel terhadap Jalur Gaza.

Baca Juga:
Tentara Penjajah Israel Terus Memindahkan Paksa Ribuan Warga Palestina dari Wilayah Utara Jalur Gaza

Seperti yang dilaporkan sebelumnya, Menteri Pertahanan penjajah Israel meminta Mesir memblokir konvoi darat yang berupaya membawa bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza melalui perbatasan Rafah.

Menteri Pertahanan Israel Katz menyatakan dia berharap Mesir akan mencegah mereka mencapai perbatasan Mesir-penjajah Israel dan tidak mengizinkan mereka melakukan provokasi dan mencoba memasuki Jalur Gaza.

“Semua permintaan untuk mencapai daerah perbatasan dengan Jalur Gaza harus mematuhi prosedur yang ditetapkan termasuk dengan mengajukan permintaan resmi kepada kementerian,” ujarnya.

Pernyataan tersebut tidak menyebutkan secara eksplisit apakah Kairo akan memblokir para aktivis untuk mencapai Jalur Gaza.

Baca Juga:
2 Warga Palestina Menderita Luka-Luka dalam Serangan Penjajah Israel di Desa Osarin Selatan Kota Nablus

Di sisi lain, Dewan Hubungan Amerika-Islam atau CAIR meminta Presiden Donald Trump untuk mengklarifikasi posisinya mengenai pembentukan negara Palestina setelah utusan Amerika Serikat untuk penjajah Israel, Mike Huckabee, menyatakan itu bukan lagi tujuan.

Ketika ditanya dalam wawancara apakah negara Palestina tetap menjadi tujuan kebijakan Amerika Serikat, dia menjawab dia tidak berpikir demikian.

Duta Besar AS merupakan pendukung setia penjajah Israel yang menyebutkan bahwa ‘tidak ada namanya’ pemukiman ilegal penjajah Israel atau Tepi Barat. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Tentara Penjajah Israel Terus Memindahkan Paksa Ribuan Warga Palestina dari Wilayah Utara Jalur Gaza

Pemindahan paksa ribuan warga Palestina dari wilayah utara Jalur Gaza terus dilakukan oleh tentara pendudukan penjajah Israel.

2 Warga Palestina Menderita Luka-Luka dalam Serangan Penjajah Israel di Desa Osarin Selatan Kota Nablus

Serangan penjajah Israel di Desa Osarin di sebelah selatan Kota Nablus membuat sebanyak 2 warga Palestina menderita luka-luka.

WHO Umumkan Rumah Sakit Al-Amal di Jalur Gaza Selatan telah Berhenti Beroperasi

Rumah Sakit Al-Amal yang terletak di Khan Younis Jalur Gaza selatan diumumkan oleh Direktur WHO telah berhenti beroperasi.

Pemukim Penjajah Israel Mendirikan Tenda di Tanah Milik Palestina di Desa Usarin Sebelah Selatan Nablus

Di tanah milik Palestina di Desa Usarin yang terletak di sebelah selatan Nablus, pemukim penjajah Israel mendirikan tenda.

Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Akan Menghancurkan Semua Rumah di Jalur Gaza Utara

Semua rumah dan bangunan tempat tinggal di Jalur Gaza utara dikabarkan akan dihancurkan oleh pasukan penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;