Penjajah Israel Menutup Pintu Masuk Utama Desa al-Lubban al-Sharqiya di Selatan Nablus

Ket. Foto: Penjajah Israel Menutup Pintu Masuk Utama Desa al-Lubban al-Sharqiya
Ket. Foto: Penjajah Israel Menutup Pintu Masuk Utama Desa al-Lubban al-Sharqiya Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Penjajah Israel menutup pintu masuk utama Desa al-Lubban al-Sharqiya di sebelah selatan Kota Nablus di Tepi Barat untuk hari kelima berturut-turut.

Menurut sumber, pada hari Rabu malam, tanggal 11 Juni 2025 waktu setempat, yang dilindungi oleh pasukan penjajah Israel menyerbu pintu masuk utama desa dan melakukan ritual Talmud, menghalangi pergerakan masuk dan keluar desa.

Sementara itu, pasukan penjajah Israel menutup gerbang besi di pintu masuk utama desa.

Diketahui pada penjajah Israel mengancam akan menghancurkan lebih dari 20 rumah di desa itu yang terletak di jalan utama yang menghubungkan Nablus dan Ramallah.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Mencabut Pohon Zaitun Milik Seorang Penduduk Desa Oadla Selatan Nablus

Sebelumnya pada hari Minggu malam, 8 Juni 2025, waktu setempat, para penjajah Israel berbagi unggahan di media sosial.

Mereka menyerukan tentara penjajah Israel untuk menghancurkan rumah dan infrastruktur warga Palestina di jalan utama desa itu.

Mereka juga mengumumkan mereka akan melakukan demonstrasi setiap malam pukul 19.30 WIB di pintu masuk utama dan menutup desa sampai pembongkaran dilakukan.

Mereka juga memposting materi daring yang menghasut terhadap penduduk desa, khususnya sekolah-sekolah yang terletak di jalan utama.

Baca Juga:
Tentara Penjajah Israel Terus Memindahkan Paksa Ribuan Warga Palestina dari Wilayah Utara Jalur Gaza

Diketahui selama 12 hari terakhir, para penjajah Israel telah menutup pintu masuk desa sebanyak 7 kali hingga sekarang.

Di sisi lain, seorang warga Palestina pada hari Rabu malam, tanggal 11 Juni 2025 waktu setempat, menderita luka-luka dalam serangan oleh penjajah Israel di dekat Dusun Tawani Masafer Yatta di selatan Kota Hebron, Tepi Barat.

Osama Makhamreh, aktivis setempat, menyatakan kepada media bahwa sekelompok penjajah Israel menyerang seorang penggembala saat dia sedang menggembalakan dombanya di dekat rumahnya di dusun itu yang menimbulkan luka dan memar di sekujur tubuhnya.

“Penggembala itu dievakuasi ke rumah sakit itu,” ujarnya.

Baca Juga:
2 Warga Palestina Menderita Luka-Luka dalam Serangan Penjajah Israel di Desa Osarin Selatan Kota Nablus

Kekerasan yang dilakukan penjajah Israel terhadap warga Palestina dan harta benda mereka merupakan hal yang rutin di Tepi Barat dan jarang dituntut oleh otoritas penjajah Israel. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pasukan Penjajah Israel Mencabut Pohon Zaitun Milik Seorang Penduduk Desa Oadla Selatan Nablus

Pohon zaitun yang merupakan milik seorang penduduk Desa Oadla di selatan Nablus dicabut oleh pasukan pendudukan penjajah Israel.

Tentara Penjajah Israel Terus Memindahkan Paksa Ribuan Warga Palestina dari Wilayah Utara Jalur Gaza

Pemindahan paksa ribuan warga Palestina dari wilayah utara Jalur Gaza terus dilakukan oleh tentara pendudukan penjajah Israel.

2 Warga Palestina Menderita Luka-Luka dalam Serangan Penjajah Israel di Desa Osarin Selatan Kota Nablus

Serangan penjajah Israel di Desa Osarin di sebelah selatan Kota Nablus membuat sebanyak 2 warga Palestina menderita luka-luka.

WHO Umumkan Rumah Sakit Al-Amal di Jalur Gaza Selatan telah Berhenti Beroperasi

Rumah Sakit Al-Amal yang terletak di Khan Younis Jalur Gaza selatan diumumkan oleh Direktur WHO telah berhenti beroperasi.

Pemukim Penjajah Israel Mendirikan Tenda di Tanah Milik Palestina di Desa Usarin Sebelah Selatan Nablus

Di tanah milik Palestina di Desa Usarin yang terletak di sebelah selatan Nablus, pemukim penjajah Israel mendirikan tenda.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;