Serangan Penjajah Israel Tewaskan 14 Warga Palestina di Kamp Pengungsi Nuseirat Jalur Gaza Tengah

Ket. Foto: 14 Warga Palestina Tewas dalam Serangan di Kamp Pengungsi Nuseirat di Gaza Tengah
Ket. Foto: 14 Warga Palestina Tewas dalam Serangan di Kamp Pengungsi Nuseirat di Gaza Tengah Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut sumber setempat, serangan penjajah Israel di kamp pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza tengah menewaskan sebanyak 14 warga sipil Palestina.

Serangan yang terjadi pada hari Rabu malam, tanggal 2 Juli 2025 waktu setempat, itu juga melukai yang lainnya.

“Pesawat nirawak tempur penjajah Israel menargetkan kios Falafel di dekat Rumah Sakit Al-Awda di kamp pengungsi tersebut,” ujar mereka.

Mereka menambahkan ini membuat 5 orang warga sipil Palestina meninggal dan melukai beberapa yang lainnya.

Baca Juga:
Buldozer Milik Penjajah Israel Menghancurkan Sebuah Rumah Milik Warga Palestina di Kota Beit Hanina

Serangan udara pesawat nirawak lainnya juga menargetkan kumpulan warga sipil di depan sebuah sekolah di al-Mukhayyam al-Jadid, yang merupakan perluasan kamp pengungsian.

Serangan tersebut menewaskan 9 orang, termasuk dengan 3 anak di bawah umur dan melukai beberapa warga lainnya.

Pada hari Selasa, tanggal 18 Maret 2025, penjajah Israel secara sepihak mengakhiri gencatan senjata di Jalur Gaza dan melanjutkan agresinya dengan melancarkan gelombang serangan udara berdarah di seluruh Jalur Gaza yang mengakibatkan ratusan warga Palestina tewas.

Menurut sumber medis, jumlah korban yang tewas menca;ai sedikitnya 6.454 orang dengan 22.551 orang terluka.

Baca Juga:
Para Penjajah Israel Membakar Puluhan Dunum Tanah yang Terletak di Desa Duma Selatan Nablus

Dalam 24 jam terakhiir, sebanyak 42 warga Palestina terbunuh termasuk dengan 3 orang yang ditemukan tertimbun di reruntuhan.

Sebanyak 487 korban dirawat di rumah sakit Jalur Gaza. Serangan militer yang diluncurkan penjajah Israel sejak bulan Oktober 2023 telah menewaskan 57.012 warga Palestina dengan mayoritas korbannya adalah wanita dan anak-anak.

134.592 lainnya dilaporkan terluka. Hal ini ditambah dengan sedikitnya 10.000 orang yang tidak diketahui keberadaannya hingga kini dan diduga tewas di bawah reruntuhan rumah mereka di seluruh wilayah Jalur Gaza.

Perang ini juga menyebabkan pengungsian paksa hampir 2 juta orang dari seluruh Jalur Gaza.

Baca Juga:
Penjajah Israel Mendirikan Pos Kolonial Baru di Sebelah Barat Laut Yerikho

Sebagian besar pengungsi dipaksa untuk mengungsi ke Kota Rafah di bagian selatan yang padat penduduknya dalam apa yang telah menjadi eksodus massal terbesar Palestina sejak Nakba tahun 1948. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Buldozer Milik Penjajah Israel Menghancurkan Sebuah Rumah Milik Warga Palestina di Kota Beit Hanina

Sebuah rumah milik warga Palestina yang terletak di Kota Beit Hanina di sebelah utara Yerusalem dihancurkan oleh buldozer penjajah Israel.

Para Penjajah Israel Membakar Puluhan Dunum Tanah yang Terletak di Desa Duma Selatan Nablus

Puluhan dunum tanah yang terletak di Desa Duma di sebelah selatan Nablus dilaporkan dibakar oleh para penjajah Israel.

Penjajah Israel Mendirikan Pos Kolonial Baru di Sebelah Barat Laut Yerikho

Pos kolonial baru didirikan oleh penjajah Israel di daerah Al-Mu’arrajat yang terletak di sebelah barat laut Yerikho, Tepi Barat.

4 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Udara Penjajah Israel di Dekat Menara Shawa dan Hosari di Jalan Al-Wehda Kota Gaza

Serangan udara penjajah Israel di dekat Menara Shawa dan Hosari di Jalan Al-Wehda di Kota Gaza menyebabkan 4 warga Palestina tewas.

Pos Pemeriksaan Militer Jaba di Timur Laut Yerusalem Ditutup Pasukan Penjajah Israel

Pasukan pendudukan penjajah Israel menutup pos pemeriksaan militer Jaba yang terletak di timur laut Yerusalem, mengganggu pergerakan.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;