4 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Udara Penjajah Israel di Dekat Menara Shawa dan Hosari di Jalan Al-Wehda Kota Gaza

Ket. Foto: Sebanyak 4 Warga Sipil Palestina Meninggal dalam Serangan Udara Penjajah Israel di Jalan Al-Wehda Kota Gaza
Ket. Foto: Sebanyak 4 Warga Sipil Palestina Meninggal dalam Serangan Udara Penjajah Israel di Jalan Al-Wehda Kota Gaza Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Sebanyak 4 warga sipil Palestina tewas dalam serangan udara penjajah Israel yang menargetkan sekelompok warga sipil Palestina di dekat Menara Shawa dan Hosari yang terletak di Jalan Al-Wehda di Kota Gaza.

Kejadian tersebut dilaporkan terjadi pada hari Senin malam, tanggal 30 Juni 2025 waktu setempat.

Sebelumnya, pada hari yang sama, sumber-sumber medis melaporkan setidaknya 33 orang termasuk dengan seorang jurnalis tewas dan sekitar 50 orang lainnya terluka.

Menurut mereka, beberapa di antara warga dilaporkan dalam kondisi gawat darurat.

Baca Juga:
Pos Pemeriksaan Militer Jaba di Timur Laut Yerusalem Ditutup Pasukan Penjajah Israel

Mereka menambahkan setelah pesawat tempur milik penjajah Israel mengebom daerah peristirahatan tepi Pantai Al-Baqa di Jalur Gaza.

Dengan terbunuhnya Abu Hatab, jurnalis tersebut, jumlah jurnalis yang terbunuh sejak dimulainya genosida di Jalur Gaza telah meningkat menjadi 227 orang.

Sumber kesehatan di Jalur Gaza menyatakan jumlah korban yang tewas sejak dini hari ini telah melampaui 80, termasuk 57 di Kota Gaza dan wilayah utara Jalur Gaza.

Sejak tanggal 7 Oktober 2023, pasukan penjajah Israel telah melancarkan serangan yang dahsyat di Jalur Gaza yang menyebabkan tewasnya 56.531 warga Palestina dengan mayoritas korban adalah wanita dan anak-anak.

Baca Juga:
Penjajah Israel Serang Beberapa Kendaraan Warga Palestina di Selatan Nablus

Semnatar itu, sebanyak 133.642 lainnya mengalami luka-luka. Hingga kini, jumlah korban masih belum lengkap karena banyak korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan karena tidak dapat diakses oleh kru penyelamat dan juga ambulans.

Di sisi lain, sayap bersenjata Jihad Islam Palestina, Brigade Al-Quds, menyampaikan para pejuangnya telah meledakkan sebuah rumah yang merupakan tempat tentara penjajah Israel berlindung.

“Rumah yang terletak di sebelah timur Khan Younis sebelumnya telah dipasangi bom,” bunyi sebuah pernyataan di Telegram.

Kelompok tersebut menyampaikan para pejuangnya juga menargetkan tim penyelamat penjajah Israel yang datang ke tempat kejadian dengan menggunakan senapan mesin dan granat berpeluncur roket sebelum helikopter turun tangan. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pos Pemeriksaan Militer Jaba di Timur Laut Yerusalem Ditutup Pasukan Penjajah Israel

Pasukan pendudukan penjajah Israel menutup pos pemeriksaan militer Jaba yang terletak di timur laut Yerusalem, mengganggu pergerakan.

Penjajah Israel Serang Beberapa Kendaraan Warga Palestina di Selatan Nablus

Beberapa kendaraan milik warga Palestina di selatan Kota Nablus diserang oleh para penjajah Israel yang menyebabkan kerusakan.

Pasukan Penjajah Israel Perintahkan Penghuni Sebuah Bangunan Perumahan di Jenin untuk Mengungsi

Penghuni sebuah bangunan perumahan di Jenin diperintahkan pasukan penjajah Israel untuk mengungsi paling lambat pada hari Senin pagi.

Penjajah Israel Sita Ratusan Dunum Tanah Palestina dan Beberapa Jalan Utama di Masafer Yatta

Ratusan dunum tanah Palestina dan beberapa jalan utama di Masafer Yatta dilaporkan disita oleh pendudukan penjajah Israel.

Sebanyak 14 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Udara Penjajah Israel yang Targetkan Wilayah di Jabalia dan Khan Younis

Menargetkan wilayah di Jabalia dan Khan Younis di Jalur Gaza, serangn udara penjajah Israel menyebabkan 14 warga Palestina meninggal.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;