4 Warga Palestina Tewas dan yang Lainnya Terluka Akibat Serangan Penjajah Israel di Kamp Pengungsi Nuseirat Gaza Tengah

Ket. Foto: Sebanyak 4 Warga Palestina Meninggal Akibat Serangan Penjajah Israel di Kamp Pengungsi Nuseirat
Ket. Foto: Sebanyak 4 Warga Palestina Meninggal Akibat Serangan Penjajah Israel di Kamp Pengungsi Nuseirat Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi - Sebanyak 4 warga Palestina meninggal dan beberapa orang lainnya terluka setelah pasukan penjajah Israel menyerang tenda duka di kamp pengungsi Nuseirat yang diketahui terletak di Jalur Gaza bagian tengah.

Menurut sumber, dalam peristiwa yang terjadi pada hari Rabu, tanggal 16 Juli 2025 waktu setempat, serangan tersebut menghantam tenda duka di Jalan Al-Ishreen di kamp pengungsi Nuseirat yang menyebabkan tewasnya 4 warga Palestina dan melukai beberapa orang lainnya.

Pada hari yang sama, sebanyak 10 warga Palestina meninggal dan yang lainnya juga mengalami luka-luka di Jalur Gaza.

“Serangan penjajah Israel menargetkan Abu al-Arif di Jalur Gaza selatan,” katanya.

Baca Juga:
PBB telah Meningkatkan Kewaspadaan atas Lonjakan Pengungsian Massal di Tepi Barat

Dia menambahkan daerah lain yang menjadi target serangan adalah al-Mazra’a di Deir al-Balah di jalur selatan.

Kedua peristiwa tersebut menewaskan 7 warga Palestina meninggal dan melukai 17 orang lainnya termasuk dengan anak-anak.

Pengeboman penjajah Israel menargetkan kamp pengungsi al-Bureij di jalur tengah yang menewaskan 3 warga Palestina dengan beberapa orang terluka.

Sementara itu, 2 warga Palestina meninggal karena luka yang dideritanya setelah diserang di daerah As-Sudaniya di sebelah barat laut Jalur Gaza.

Baca Juga:
UNRWA Perkirakan Penjajah Israel telah Membunuh Anak-Anak Setara dengan 1 Kelas Penuh Setiap Hari

Di sisi lain, mantan Perdana Menteri penjajah Israel, Ehud Olmert, mengatakan respons militer penjajah Israel setelah serangan yang dipimpin Hamas pada bulan Oktober 2023 ‘tidak dapat dihindari dan tidak dapat dielakkan’ tetapi telah tiba waktunya untuk mengakhiri perang yang terjadi di wilayah Jalur Gaza.

Dia mengatakan ini memerlukan reaksi yang segera dan juga sangat tegas yang harus pihak penjajah Israel ambil.

Dia menyatakan saat penjajah Israel memulainya, komunitas internasional hampir secara keseluruhan mendukungnya.

Dia menyebutkan hal ini terjadi 22 bulan yang lalu dan ‘sejak saat itu banyak hal yang telah terjadi’.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Terus Meratakan Tanah di Khirbet Ibziq sebagai Bagian dari Upaya Membangun Jalan Militer

Menurutnya, yang perlu dilakukan saat ini adalah mengakhiri perang dan membawa kembali semua sandera kemudian membentuk pasukan keamanan sementara atau internasional yang akan mengambil alih kendali praktis atas Jalur Gaza. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

PBB telah Meningkatkan Kewaspadaan atas Lonjakan Pengungsian Massal di Tepi Barat

Kewaspadaan ditingkatkan oleh PBB atas lonjakan pengungsian massal di Tepi Barat yang digambarkan paling parah sejak hampir 6 dekade lalu.

UNRWA Perkirakan Penjajah Israel telah Membunuh Anak-Anak Setara dengan 1 Kelas Penuh Setiap Hari

Sejak perang dimulai, menurut UNRWA, penjajah Israel telah membunuh anak-anak yang jumlahnya setara dengan 1 kelas penuh setiap hari.

Pasukan Penjajah Israel Terus Meratakan Tanah di Khirbet Ibziq sebagai Bagian dari Upaya Membangun Jalan Militer

Sebagai bagian dari upaya untuk membangun jalan militer, pasukan penjajah Israel terus meratakan tanah di Khirbet Ibziq.

Seorang Pemuda Palestina dari Desa Al-Lubban ash-Sharqiya Selatan Nablus Ditahan Pasukan Penjajah Israel

Pasukan penjajah Israel menahan seorang pemuda dari Desa Al-Lubban ash-Sharqiya di sebelah selatan Nablus yang terletak di Tepi Barat.

Sebanyak 11 Warga Palestina Tewas dalam Serangkaian Serangan Udara Penjajah Israel yang Targetkan Berbagai Wilayah di Jalur Gaza

Serangkaian serangan udara yang menargetkan berbagai wilayah di Jalur Gaza menyebabkan sebanyak 11 warga Palestina meninggal.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;