Sebanyak 11 Warga Palestina Tewas dalam Serangkaian Serangan Udara Penjajah Israel yang Targetkan Berbagai Wilayah di Jalur Gaza

Ket. Foto: 11 Warga Palestina Tewas dalam Serangkaian Serangan Udara di Berbagai Wilayah Jalur Gaza
Ket. Foto: 11 Warga Palestina Tewas dalam Serangkaian Serangan Udara di Berbagai Wilayah Jalur Gaza Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi - Sebanyak 11 warga sipil Palestina meninggal dan beberapa warga lainnya terluka dalam serangkaian serangan udara yang dilakukan penjajah Israel yang menargetkan berbagai wilayah di wilayah Jalur Gaza.

Menurut sumber medis, dalam serangan yang terjadi pada hari Minggu, 13 Juli 2025 waktu setempat, sebanyak 5 orang warga sipil tewas setelah pesawat nirawak yang merupakan milik penjajah Israel menyerang sekelompok warga di kota Az-Zawaida di Jalur Gaza tengah.

Seorang warga sipil Palestina tewas dalam serangan udara di pemukiman Zeitoun di tenggara Kota Gaza.

Dalam serangan mematikan lainnya, 5 anggota keluarga yang sama, termasuk dengan anak-anak, meninggal setelah serangan udara penjajah Israel menghantam sebuah tenda penampungan pengungsi di daerah al-Mawasi, Kota al-Qarara yang terletak di sebelah barat laut Khan Younis.

Baca Juga:
Menag dan Dubes Iran Bahas Kolaborasi Pendidikan dan Persatuan Umat di Tengah Ketegangan Global

Para korban diidentifikasi sebagai jurnalis Hussam Saleh al-Adlouni beserta istrinya, dan ketiga anak mereka.

Sumber-sumber medis mengatakan lebih banyak korban termasuk dengan korban jiwa dan luka-luka dalam serangan penjajah Israel yang menargetkan jalan klinik di daerah al-Hassan al-Banna di lingkungan al-Zeitoun.

Hingga kini, jumlah korban akhir dari serangan tersebut belum diketahui.

Rumah sakit di Jalur Gaza menyampaikan jumlah warga Palestina yang meninggal sejak hari Minggu dini hari telah meningkat menjadi 85 orang.

Baca Juga:
Rumah Sakit Nasser di Gaza Sebut telah Memasuki Jam-Jam Krusial dan Terakhir Karena Persediaan Bahan Bakar Menipis

Itu termasuk dengan 46 orang di Kota Gaza saja sebagai akibat dari pemboman hebat yang dilakukan penjajah Israel yang menargetkan rumah dan tempat perlindungan bagi warga sipil Palestina yang mengungsi.

Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza menyebutkan jumlah total korban tewas sejak perang yang dimulai 7 Oktober 2023 telah meningkat menjadi 58.026 dengan 128.520 orang terluka.

Kementerian Kesehatan mencatat hingga kini masih banyak korban yang terjebak di bawah reruntuhan atau berserakan di jalan-jalan.

Para korban tersebut tidak dapat diakses oleh ambulans dan kru penyelamat karena penembakan tiada henti penjajah Israel dan banyaknya puing-puing reruntuhan. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Menag dan Dubes Iran Bahas Kolaborasi Pendidikan dan Persatuan Umat di Tengah Ketegangan Global

Menag Nasaruddin dan Dubes Iran membahas kerja sama pendidikan serta pentingnya solidaritas antarumat beragama di tengah konflik global.

Rumah Sakit Nasser di Gaza Sebut telah Memasuki Jam-Jam Krusial dan Terakhir Karena Persediaan Bahan Bakar Menipis

Karena persediaan bahan bakar menipis, Rumah Sakit Nasser di Jalur Gaza menyampaikan telah memasuki jam-jam krusial.

Seorang Warga Palestina Terluka dalam Serangan Penjajah Israel di Aqraba Sebelah Selatan Nablus

Serangan penjajah Israel di Aqraba yang terletak di selatan Kota Nablus di Tepi Barat membuat seorang warga Palestina terluka.

10 Warga Palestina Tewas dan Puluhan Lainnya Terluka dalam Serangan Penjajah Israel di Sebelah Barat Khan Younis

Serangan penjajah Israel di sebelah barat Khan Younis menyebabkan sebanyak 10 warga Palestina meninggal dan puluhan lainnya terluka.

Pasukan Penjajah Israel Mengambil Alih Sebidang Tanah Milik Warga Palestina di Kota al-Khader Selatan Bethlehem

Sebidang tanah milik warga Palestina yang berada di Kota al-Khader di selatan Bethlehem diambil alih oleh pasukan penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;