Rumah Sakit Nasser di Gaza Sebut telah Memasuki Jam-Jam Krusial dan Terakhir Karena Persediaan Bahan Bakar Menipis

Ket. Foto: RS Nasser telah Memasuki Jam-Jam Krusial dan Terakhir
Ket. Foto: RS Nasser telah Memasuki Jam-Jam Krusial dan Terakhir Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Rumah sakit utama di Jalur Gaza selatan, Rumah Sakit Nasser, mengeluarkan peringatan putus asa karena persediaan bahan bakarnya menipis.

Dalam sebuah pernyataan, Rumah Sakit Nasser menyatakan telah memasuki ‘jam-jam krusial dan terakhir’.

“Dengan penghitung bahan bakar yang mendekati nol, para dokter telah memasuki pertempuran untuk menyelamatkan nyawa dalam perlombaan melawan kematian, waktu, dan kegelapan,” ujarnya.

Mereka bekerja di ruang operasi tanpa AC, panas menyengat, wajah mereka berkeringat, tubuh mereka lelah karena lapar dan letih tetapi mata mereka masih menyala dengan harapan dan tekad.

Baca Juga:
Seorang Warga Palestina Terluka dalam Serangan Penjajah Israel di Aqraba Sebelah Selatan Nablus

PBB menyampaikan krisis bahan bakar di Jalur Gaza yang telah disebabkan oleh blokade penjajah Israel telah mencapai ‘titik kritis’ dan membahayakan lebih banyak nyawa.

Tim medis berjuang sampai akhir. Mereka hanya mempunyai hati nurani dan harapan pada mereka yang mendengar panggilan, selamatkan Kompleks Medis Nasser sebelum berubah menjadi kuburan sunyi untuk pasien yang sebenarnya bisa diselamatkan.

Di sisi lain, dalam sebuah pernyataan, Hamas menyatakan pihaknya terus melakukan upaya yang intensif untuk memastikan ‘keberhasilan’ dalam putaran terakhir perundingan gencatan senjata untuk mengakhiri ‘agresi terhadap rakyat kami’.

Mereka menuturkan sebagai bagian dari komitmennya terhadap keberhasilan upaya yang sedang berlangsung, gerakan ini telah menunjukkan fleksibilitas yang dibutuhkan dan menyetujui pembebasan 10 tahunan.

Baca Juga:
10 Warga Palestina Tewas dan Puluhan Lainnya Terluka dalam Serangan Penjajah Israel di Sebelah Barat Khan Younis

Menurut mereka, isu-isu inti masih dalam negosiasi, terutama penarikan pendudukan penjajah Israel dari Jalur Gaza, aliran bantuan, dan penyediaan jaminan nyata untuk gencatan senjata yang permanen.

Hamas menyebutkan meskipun negosiasi mengalami kesulitan karena ‘kekerasn’ penjajah Israel, Hamas terus bekerja ‘dengan tekun dan dengan semangat positif bersama para mediator’.

Di sisi lain, WHO menyatakan telah terjadi lebih dari 600 serangan terhadap fasilitas kesehatan di Jalur Gaza sejak konflik dimulai pada tahun 2023 lalu.

Sektor kesehatan yang terkepung ‘bertekuk lutut’ dengan kekurangan bahan bakar dan pasokan medis yang parah serta terus bertambahnya korban jiwa. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Seorang Warga Palestina Terluka dalam Serangan Penjajah Israel di Aqraba Sebelah Selatan Nablus

Serangan penjajah Israel di Aqraba yang terletak di selatan Kota Nablus di Tepi Barat membuat seorang warga Palestina terluka.

10 Warga Palestina Tewas dan Puluhan Lainnya Terluka dalam Serangan Penjajah Israel di Sebelah Barat Khan Younis

Serangan penjajah Israel di sebelah barat Khan Younis menyebabkan sebanyak 10 warga Palestina meninggal dan puluhan lainnya terluka.

Pasukan Penjajah Israel Mengambil Alih Sebidang Tanah Milik Warga Palestina di Kota al-Khader Selatan Bethlehem

Sebidang tanah milik warga Palestina yang berada di Kota al-Khader di selatan Bethlehem diambil alih oleh pasukan penjajah Israel.

UNRWA Sebut Kehidupan Anak-Anak Gaza Diwarnai Perang dan Kehancuran

Menurut UNRWA, kehidupan anak-anak di Jalur Gaza diwarnai oleh perang dan kehancuran, serta mereka sekitar separuh populasi.

3 Warga Palestina Tewas dalam Pengeboman yang Dilakukan Penjajah Israel di Daerah al-Mawasi

Dalam pengeboman yang dilakukan penjajah Israel di daeral al-Mawasi di Jalur Gaza selatan menyebabkan 3 warga sipil Palestina tewas.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;